Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) menggegerkan dunia maya, dalam unggahan twitter milik @BEMUI_Official terkait poster 'The King of Lip Service'. Poster itu ditujukan kepada Presiden Indonesia, Joko Widodo.
Melalui beberapa poster yang diunggahnya, BEM UI menyoroti pernyataan Jokowi pada media beberapa tahun belakangan. Diawali dengan poster 'Demo Dulu Direpresi Kemudian' mengenai kangen didemo. Kala itu Presiden Jokowi membuat pernyataan ia rindu didemo, karena menurutnya pemerintah itu perlu dikontrol. Tetapi faktanya, banyak pendemo yang mengalami tidak kekerasan oleh aparat.
Diposter selanjutnya 'UU ITE: Revisi Untuk Merepresi(?)'. BEM UI membahas tentang pernyataan Jokowi yang ingin merevisi UU ITE bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Namun faktanya, bukannya memerikan jaminan berdemokrasi, rencana revisi kian merepresi kebebasan berekspresi dengan ditambahkannya sederet pasal karet.
Kemudian, pernyataan Jokowi dalam mengumbar janji perkuat KPK pun disoroti oleh BEM UI. Pasalnya Jokowi pernah mengatakan untuk menambahkan penyidik KPK agar menjadi institusi yang begitu kuat. Namun kenyataanya, mulai dari revisi UU KPK, penetapan kontroversi Ketua KPK Firli Bahuri, perubahan status kepegawain menjadi ASN, hingga kasus TWK.
Lalu, BEM UI pun menyinggung polemik tentang UU Cipta Kerja, yang kian hari menjadi polemik yang memanas.
"Jokowi kerap kali mengobral janji manisnya, tetapi realitanya sering kali juga tak selara. Katanya begini, faktanya begitu," tulis BEM UI melalui akun twitternya @BEMUI_Official.
Dalam posternya pun, BEM UI membuat pernyataan tentang rakyat menggugat, presiden mencegat.
"Semua menindikasikan bahwa perkataan yang dilontarkan tidak lebih dari sekadar bentuk 'lip service' semata," sambungnya.
Dilaman akhirnya, BEM UI pun membagikan referensi sumber berita saat Presiden Jokowi menyatakan pernyataannya kepada media.
BEM UI mengakhiri captionnya dengan "Berhenti membual, rakya sudah mual!,"
Baca Juga
-
Turnamen di Bali, 5 Pemain Bulu Tangkis Luar Negeri Banjir Hadiah dari Fans Asal Indonesia
-
Jelang Turnamen, 5 Pemain Bulu Tangkis Ini Memboyong Keluarga ke Bali
-
3 Durasi Permainan Terlama di Thomas Uber Cup 2020, Ada Jonatan Christie
-
Tajir Melintir, 4 Bisnis Arief Muhammad dari Makanan hingga Properti
-
Profil Fajar Alfian dan Rian Ardianto, Pebulu Tangkis Berprestasi yang Tak Dikenal Menpora
Artikel Terkait
-
Dukung BEM UI Kritik Jokowi, PAN: Kampus Tempat Adu Gagasan, Bukan Pembungkaman!
-
Alissa Wahid Sentil Rektorat Panggil BEM UI: Kalau Dulu Begini, Tak Akan Ada Reformasi
-
Viral Cowok Nangis Diduga Hadiri Nikahan Mantan, Ternyata Dijebak Masuk Kamar Mandi
-
Makin Panas! BEM UI Serang Buzzer Pro Jokowi: Berani di Sosmed, Takut Turun ke Jalan
-
BEM UI Kritik Telak Jokowi, Istana: Aktivitas Mahasiswa jadi Tanggung Jawab Pimpinan UI
News
-
Dolar AS Menguat, Haruskah Kita Mulai Mengencangkan Ikat Pinggang Sekarang?
-
Menjaga Nostalgia, Merangkul Semua: Upaya Orutaku Club Agar Tetap Inklusif
-
Pelajar SMP Indonesia Juara ESD Symposium di Malaysia, Kalahkan Peserta SMA dari Berbagai Negara
-
Transformasi Manajemen Masjid: Dosen UNY Latih Takmir di Klaten Bangun Ekosistem yang Solutif
-
Kisah di Balik Angka 8%: Saat Suara Driver Ojol Akhirnya Didengar Istana
Terkini
-
Runtuhnya Republik Marilah Cerita Sebelum Fajar Tiba
-
Misteri Lagu Favorit: Mengapa Kita Tidak Pernah Bosan Memutar Musik yang Sama?
-
PLN Bilang Tarif Listrik Tak Naik, Lalu Kenapa Tagihan Kita Meledak?
-
Laga Argentina vs Yordania: Saat Magis Lionel Messi Diuji Tembok Rapat 5 Bek
-
Teriak Demokrasi, tapi yang Beda Pendapat Dicap Buzzer: Sehat?