Kabar duka datang dari dunia sepak bola, pemain legendaris Jerman di era 60 sampai 70 an, Gerd Muller, tutup usia Minggu (15/8/2021) waktu setempat. Berpulangnya Gerd Muller tersebut dikonfirmasi langsung oleh klub asal Jerman yaitu Bayern Munchen melalui pernyataan di website resmi mereka.
Gerd Muller berpulang di usianya yang 75 tahun. Belum diketahui sampai saat ini apa yang menjadi penyebab pemain legendaris ini meninggal.
Namun, kabar ini menjadi duka tersendiri di dunia sepak bola. Presiden Bayern Munchen, Herbert Hainer, dan CEO The Bavarian (julukan Bayern Munchen) serta Legenda Timnas Jerman maupun Bayern Munchen lainnya yaitu Oliver Kahn, tak mampu menutupi kesedihannya akan berpulangnya sang legenda sepakbola tersebut.
Gerd Muller dikenal dunia sebagai salah satu striker terhebat dalam sejarah berkat rekor produktifnya bersama Bayern Munchen dan tim nasional Jerman. Gerd Muller dinobatkan sebagai Pemain Terbaik dunia pada tahun1970 (Ballon d'Or).
Di Timnas Jerman, Gerd Muller mencetak gol untuk tim nasional dalam 62 pertandingan, membantu mereka memenangkan Kejuaraan Eropa pada tahun 1972 dan Piala Dunia pada tahun 1974, di kala namanya masih Jerman Barat. Gerd Muller berada di urutan ke 21 dalam daftar pencetak gol internasional terbanyak sepanjang masa.
Pria yang dikenal sebagai Der Bomber (julukan Gerd Muller) itu mencetak 566 gol dalam 607 pertandingan kompetitif untuk klub.
Untuk Bayern Munchen, ia memenangkan empat gelar Bundesliga (1968–69, 1971–72, 1972–73, 1973–74), tiga Piala Eropa (1973–74, 1974–75, 1975–76), 4 kali DFB Pokal (1965–66, 1966–67, 1968–69, 1970–71), dan satu medali Piala Winners Eropa (1966–67).
Selama kariernya, Gerd Muller bermain untuk Bayern Munchen pada tahun 1964 sampai 1979, tampil sebanyak 453 dan mencetak 398 gol.
Gerd Muller juga masih memegang rekor gol terbanyak di Bundesliga hingga saat ini dengan 365 gol dan tujuh kali meraih gelar top skor (1967, 1969, 1970, 1972, 1973, 1974, 1978).
Gerd Muller salah satu striker terbaik dunia dan di kagumi di Jerman, setelah kepergiaanya membuat masyarakat Jerman mengalami kesedihannya tersendiri dan duka yang mendalam.
Sumber : https://fcbayern.com/en
Baca Juga
-
Penyerang MU Mason Greenwood Bebas Atas Tuduhan Tindakan Asusila
-
Joao Cancelo Sepakat Berlabuh Ke Bayern Munchen dengan Status Pinjaman
-
Timo Werner Resmi Balik Lagi ke RB Leipzig
-
Chelsea Lepas Andreas Christensen, Barcelona Siap Menampung
-
Tinggalkan Arsenal, Alexandre Lacazette Resmi Kembali ke Olympique Lyon
Artikel Terkait
News
-
Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern
-
Merawat Syiar Islam Berkemajuan: Peringatan 666 Tahun Islam Masuk Papua di Fakfak
-
Ancaman El Nino 2026: Luas Area Terindikasi Terbakar Capai Tiga Kali Lipat Daratan Jakarta
-
Pariwisata Maju, Lalu Lintas Mundur: Sisi Gelap di Balik Viralnya Situ Kamojing Cikampek
-
Garam Palungan Desa Les: Menjaga Warisan Leluhur di Bawah Matahari Bali Utara
Terkini
-
Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga
-
4 Ide OOTD Y2K Revival Style ala Natty KISS OF LIFE, Timeless dan Stylish!
-
Merdeka dari Gaya Hidup Konsumtif: Gen Z Siap Tinggalkan Budaya Checkout?
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Review Drama You Are My Hero, Misi Kemanusiaan dan Perjalanan Asmara