Di ajang kejuaraan Sudiman Cup, Indonesia dan Denmark bak musuh bubuyatan. Tahun ini, Indonesia vs Denmark kembali dipertemukan, berikut head to head-nya.
17 kali Sudirman Cup digelar, 15 kali pertemuan telah dipertandingkan Indonesia vs Denmark. Indonesia berhasil unggul 9-5 atas Denmark, tiga pertemuan terakhir berakhir dengan skor 3-2. Baik kemenangan direbut oleh Indonesia maupun Denmark.
Tahun 2015, Indonesia berhasil rebut kemangan dengan 3-2. Di tahun 2017 pun Indonesia berhasil menang atas Denmark. Namun, Indonesia tetap gagal melaju pada fase grup. Berbeda dengan 2017, Indonesia justru kalah dari Denmark 2-3, tetapi berhasil melaju ke babak perempat final.
Berikut line up pertandingan yang akan dipertandingkan:
- Ganda Putra: Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo vs Mads Pieler Kolding/Frederik Sogaard
- Tunggal Putri: Putri Kusuma Wardani vs Mia Blichfeldt
- Tunggal Putra: Anthony Ginting vs Anders Antonsen
- Ganda Putri: Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs Maiken Fruegaard/Sara Thygesen
- Ganda Campuran: Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti vs Mathias Thyrri/Amalie Magelund
Berikut head to head para pemainnya:
- Pasangan ganda putra Marcus/Kevin belum pernah bertemu dengan Mads/Frederik. Namun, sebelum Mads berpasangan dengan Frederik, Kevin/Marcus beberapa kali bertemu dengan Mads Kolding. Mads merupakan salah satu pemain Denmark yang sering membuat Kevin emosi di lapangan.
- Putri Kusuma Wardani turun perdana di Sudirman Cup, begitupun dengan pertemuannya dengan Mia. Putri sebelumnya pernah bertemu dengan pemain Denmark lainnya, yakni Line di final Spain Master 2021. Pertemuan tersebut menghasilkan kemenangan untuk Putri.
- Anthony Ginting berhasil kalahkan Anders Antonsen dengan mengantongi 4-0.
- Greysia/Apriani, peraih emas Olimpiade Tokyo 2020 berhasil rebut kemenangan sempurna 6-0 melawan Maiken/Sara.
- Praveen/Melati pun harus bertemu Mathias/Amalie untuk pertama kalinya.
Berikut hasil head to head Indonesia vs Denmark selama 14 kali
- 1993: Indonesia 3-2 Denmark
- 1995: Indonesia 3-2 Denmark
- 1997: Indonesia 2-3 Denmark
- 2001: Indonesia 3-2 Denmark
- 2003: Indonesia 1-4 Denmark
- 2007: Indonesia 4-1 Denmark
- 2015: Indonesia 3-2 Denmark
- 2017: Indonesia 3-2 Denmark
- 2019: Indonesia 2-3 Denmark
Pertemuan ini menjadi perebutan untuk posisi juara grup. Posisi grup akan berpengaruh dengan pertemuan lawannya di perempat final.
Hingga artikel ini ditulis, Kevin/Marcus membawa Indonesia sementara unggul dari Denmark di ajang Piala Sudirman 2021.
Tag
Baca Juga
-
Turnamen di Bali, 5 Pemain Bulu Tangkis Luar Negeri Banjir Hadiah dari Fans Asal Indonesia
-
Jelang Turnamen, 5 Pemain Bulu Tangkis Ini Memboyong Keluarga ke Bali
-
3 Durasi Permainan Terlama di Thomas Uber Cup 2020, Ada Jonatan Christie
-
Tajir Melintir, 4 Bisnis Arief Muhammad dari Makanan hingga Properti
-
Profil Fajar Alfian dan Rian Ardianto, Pebulu Tangkis Berprestasi yang Tak Dikenal Menpora
Artikel Terkait
-
Gegara Belum Pulih Cedera, Anthony Ginting Harus Absen Lagi dari Badminton Asia Championships 2025
-
Anthony Ginting Ditarik Mundur dari BAC 2025 dan Ajukan Protected Ranking
-
Terhenti di Perempat Final All England, Gregoria Mariska: Saya Kesulitan Mengimbangi Lawan
-
Mengapa All England? Sejarah di Balik Nama Kejuaraan Bulu Tangkis Tertua
-
Hendra Setiawan Siap Debut di All England 2025, Jadi Pelatih Sabar/Reza
News
-
Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini, Hadirkan Hadiah Menarik dan Seru
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa yang Menyentuh dan Memotivasi
-
Hikmat, Jamaah Surau Nurul Hidayah Adakan Syukuran Ramadhan
Terkini
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
4 Ide Outfit Nyaman ala Kim Seon Ho, Simple dan Effortless Chic!
-
Perjalanan Menemukan Kebahagiaan dalam Ulasan Novel The Burnout
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Review The Dreaming Boy is a Realist: Ketika Jaga Jarak Justru Bikin Baper