Dengan tujuan menambah jiwa sosial dan peduli terhadap kesusahan sesama, utamanya kepada korban bencana erupsi gunung Semeru Lumajang, kumpulan mahasiswa Jember Utara tergerak dalam menggalang donasi untuk meringankan beban korban yang juga untuk membantu memenuhi kebutuhan yang diperlukan oleh korban yang terdampak.
Gerakan Peduli Semeru merupakan perkumpulan mahasiswa Jember wilayah utara yang tergabung dari beberapa universitas negeri maupun swasta yang ada di Kabupaten Jember, yaitu Universitas Jember (Unej), Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Universitas Islam Jember (UIJ), Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, Universitas PGRI Argopuro (UNIPAR) Jember, Universitas Terbuka (UT) Jember, STIE Mandala Jember dan STIS Nurul Qarnain Jember, melaksanakan kegiatan penggalangan donasi yang akan didistribusikan kepada korban dampak bencana Semeru.
Pergerakan yang diketuai oleh Riky Efendi, mahasiswa Universitas PGRI Argopuro Jember Jurusan Pendidikan Ekonomi, ini mulai turun jalan sejak tanggal 19 Desember 2021. Penggalangan donasi direncanakan selama dua pekan dengan turun jalan dan door to door di kecamatan yang mudah dijangkau. Kecamatan yang selama ini sudah tersentuh antara lain Kecamatan Tamanan, Sukowono, Kalisat, Arjasa, Mayang, Sumberjambe dan Ledokombo.
Jadwal penggalangan donasi yang diikuti oleh 104 mahasiswa itu hingga tanggal 2 Januari 2022 dan akan diserahkan sendiri oleh mereka secara langsung kepada korban bencana Semeru pada tanggal 9 Januari 2022.
M. Najmul Huda selaku penanggung jawab pergerakan ini berharap para mahasiswa mudah terketuk hatinya untuk mengulurkan tangan dalam menolong dan membantu orang lain saat tertimpa musibah atau bencana. Dengan begitu, jiwa sosial nanti akan tertanam dalam diri mereka.
“Yang telah mahasiswa Jember Utara lakukan ini adalah wujud implementasi dari hadis Nabi yang berbunyi: ‘Allah akan menolong seorang hamba, jika hambaNya tersebut menolong saudaranya’,” kata M. Najmul Huda kepada 104 mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Peduli Semeru tersebut, sebelum turun ke lapangan.
Riky Efendi beserta teman-temannya bertekad akan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan dengan upaya maksimal. Usaha yang telah dia lakukan, semoga menjadi amal ibadah dan mampu meringankan beban korban terdampak Semeru.
“Ini merupakan bentuk peduli kami kepada mereka para korban erupsi Semeru, sebab mereka adalah saudara-saudara kami yang butuh bantuan kami,” katanya.
Baca Juga
-
OPPO Reno16 Pro 5G Hadir dengan Dimensity 8550 SUPER, Seberapa Menarik?
-
Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati
-
Jutaan Buku Dihancurkan, AI Bertambah Pintar: Haruskah Kita Merayakannya?
-
Merdeka Bukan Sekadar Bebas: Menyelami Makna Kemerdekaan Lewat Novel Karya Putu Wijaya
-
5 HP Paling Hot Agustus 2026: Vivo, Honor, Google, Oppo, hingga Poco Siap Sikat Pasar!
Artikel Terkait
-
Erupsi Gunung Semeru di Lumajang, FPRB Bantul: Masyarakat Belum Mau Direlokasi
-
WVI Hadirkan Mobil Sahabat Anak ke Posko Pengungsian Erupsi Semeru
-
Sempat Bikin Heboh, Begini Nasib Baliho Puan Maharani di Tangan Satpol PP Setempat
-
Tak Ada Izin, Baliho Puan Maharani di Semeru Diturunkan Satpol PP
-
Bantu Korban Erupsi Semeru, Divisi 4x4 Rescue dari Komunitas Otomotif DIY ke Lumajang
News
-
Kembangkan Literasi Digital Siswa, Dosen UNP Kediri Ciptakan Model Belajar Berbasis AR dan AI
-
Menumbuhkan Rimba Bawah Laut: Perjuangan Sunyi Nyoman Nadiana dari Desa Les
-
Di Tangan Nyoman Nadiana, Tradisi Garam Desa Les Terus Hidup dan Lekat dengan Masyarakat
-
Kasus Pertanahan Capai 56.844, Mengapa Masyarakat Perlu Melek Soal Tanah?
-
Dari Kemiren untuk Kemiren: Kiprah Kang Edai Bersama Astra
Terkini
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan
-
HUT ke-81 RI dan Kebebasan Digital: Saatnya Merdeka dari Scroll Tanpa Henti
-
4 Facial Wash Anti-Aging Rawat Elastisitas Kulit, Harga Murah Rp30 Ribuan