Kesal teman satu kelompok tidak kerjakan tugas, seorang mahasiswa kirimkan email berisi umpatan kepadanya. Rasa kesal pasti dirasakan apabila ada anggota kelompok yang tidak mau mengerjakan tugas.
Padahal tugas kelompok diberikan tidak lain untuk meringankan mahasiswa secara individu. Namun, dimana saja kampusnya pasti ada satu atau dua orang mahasiswa yang masa bodoh dengan tugasnya.
Melansir dari World Of Buzz, seorang mahasiswa kesal dengan teman satu kelompoknya yang tidak mau mengerjakan tugas, Senin (28/03/2022). Untuk melampiaskan kemarahannya kepada teman satu kelompok yang bersangkutan dia memutuskan mengirimkan email.
Mahasiswa ini mengirimkan email berisi pesan penuh umpatan kepada teman satu kelompok yang enggan mengerjakan tugas. Dia mengawali pesan email tersebut dengan memanggil temannya menggunakan sebuah kata umpatan.
"Oi f*cker, saya telah mengirimi Anda lebih dari cukup email untuk membuat Anda melakukan tugas sialan yang hanya membutuhkan waktu 45 menit untuk saya selesaikan," tulis mahasiswa itu mengawali pesannya.
Tidak sampai di situ, mahasiswa ini menuliskan email dengan menggunakan kata yang dicetak tebal, digarisbawahi, dan dicetak miring. Tulisan demikian memberikan penekanan makna dari pesan yang ingin disampaikan.
Saking kesalnya tugas kelompok yang waktu pengerjaannya dua bulan lalu tak disentuh temannya. Pada akhirnya mahasiswa tersebut juga memberi ancaman jika temannya itu tidak kunjung mengerjakan tugas kelompok bagiannya. Maka dia akan melaporkan hal tersebut kepada profesor yang memberikan tugas.
"Aku akan mengecewakanmu kawan, aku tidak akan ragu untuk memberitahu profesor bahwa kamu telah melakukan semua tugas kelompok ini," ancamnya.
Hingga artikel ini disusun, foto tangkapan layar berisi email mahasiswa tersebut telah mendapatkan 2,1 ribu suka dan 2ribu bagikan. Warganet pun tak ketinggalan untuk memberikan tanggapan terhadap unggahan mahasiswa ini.
Ada warganet yang kecewa sebab baru mengetahui cara menyadarkan teman satu kelompok melalui kiriman email semacam ini.
"Haiya why did you post it after my last sem, too late (Haiya mengapa kamu baru mengunggahnya sekarang setelah ujian akhir, terlambat sekali)" kata seorang warganet.
Tak sedikit warganet terinspirasi untuk melakukan hal serupa dengan mahasiswa itu jika ada teman satu kelompok yang tidak bekerja.
"Just in case day we will use this (Hanya dimasalah ini suatu hari kita bisa memakainya)" ucap warganet.
"Can try this (Dapat mencoba ini)" ujar yang lain.
"Let's roast them like this (Mari kita marahi mereka seperti ini)" timpal lainnya.
Baca Juga
-
Bye Kusam dan PIH! 4 Moisturizer Alpha Arbutin Cuma di Bawah Rp50 Ribuan
-
Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan
-
Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?
-
Dari Tagar ke Aksi Nyata: Bukti Gen Z Vocal Awasi Isu Negara, Bukan FOMO!
-
The Old Money Rules: Pelajaran Finansial dari Para Konglomerat
Artikel Terkait
News
-
Sebut Mirip Orba, Pakar UGM Kritik Pemasangan Kawat Berduri di Jogja
-
Krisis Sampah Perkotaan, Mengapa Perempuan Jadi yang Paling Terdampak?
-
Dari Masjid Ke Masjid, Menyusuri Jejak Sejarah di Sudut Jakarta
-
Lewat Sanggar Belajar, UPNVJ Dampingi Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
-
Dugaan Penyadapan Ilegal Prabowo: Fakta, Pelaku, dan Misteri di Baliknya
Terkini
-
Bye Kusam dan PIH! 4 Moisturizer Alpha Arbutin Cuma di Bawah Rp50 Ribuan
-
Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan
-
Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?
-
Dari Tagar ke Aksi Nyata: Bukti Gen Z Vocal Awasi Isu Negara, Bukan FOMO!
-
The Old Money Rules: Pelajaran Finansial dari Para Konglomerat