Lebaran Idul Fitri 2022 tinggal beberapa saat lagi. Sudah banyak warga yang mulai membuat aneka kue yang merupakan hidangan khas Lebaran sambil menunggu pengumuman penetapan 1 Syawal.
Nenden Hasanah (42) misalnya, warga Kampung Wargaluyu RT 02/RW 11, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ini masih semangat membuat kue untuk Lebaran Idul Fitri bersama keluarganya sembari menunggu sidang isbat berlangsung.
Ia menilai, kue lebaran merupakan hidangan wajib disediakan di atas meja saat Idul Fitri 2022 tiba. Seperti kue nastar, kastengel, putri salju, sampai aneka manisan lainnya.
“Sekarang lebarannya beda seperti tahun lalu. Kalau tahun lalu dilarang mudik, sekarang banyak yang datang ke rumah karena mudik, jadi hidangan juga harus banyak ,” ujar Nenden, Minggu (1/5/2022).
Nenden mengaku kini membuat hidangan lebih banyak dari biasanya, sebab kumpul keluarga sudah semakin longgar setelah masa kelam Covid-19.
Tahun lalu, Nenden mengaku tidak banyak membuat kue lebaran. Mengingat mudik masih dibatasi sehingga tidak banyak keluarga yang berkunjung ke rumah.
“Karena banyak saudara yang datang jadinya kan harus lebih meriah, sambil menunggu pengumuman, takutnya kalau diumumkan lebaran besok tanpa persiapan jadi ribet. Ini seperti mengingatkan ke masa lebaran jauh sebelum Covid melanda,” jelasnya.
Ia menjelaskan, tradisi membuat kue harus tetap lestari. Sebab, terdapat makna berharga di dalamnya. Selain melatih kekompakan keluarga, momen berkumpul itulah yang sulit didapat di tempat lain.
“Momen berkumpul ketika membuat kue itu pastinya sangat berharga, apalagi bisa mengajarkan anak membuat kue. Sebab, menambah kualitas dalam keharmonisan keluarga. Kami setiap tahun pasti seperti ini,” jelas dia.
Sama halnya dengan Ningsih (67), warga Desa Nagrak, Cianjur lainnya ini membuat banyak menu makanan berat. Mulai dari opor ayam sampai rendang.
“Karena pengumuman isbat kan masih belum dilakukan. Jadi untuk jaga-jaga hidangannya dibuat mulai sekarang,” sebutnya.
Ia pun mengatakan, jelang Lebaran tahun ini banyak yang menyuguhkan menu masakan Lebaran. Namun, ia memilih untuk membeli daripada membuat.
“Kalau kue banyaknya beli. Paling yang buat itu nastar, karena memang harus khas rasanya dan kalau beli rasanya pasti beda,” tukas dia.
Baca Juga
-
Wajib Tahu! 5 Buah yang Bisa Menurunkan Kolesterol dalam Tubuh
-
Makin Sehat! Ini 6 Manfaat Tidur Siang bagi Tubuh
-
6 Manfaat Makan Cokelat bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Cegah Kanker!
-
Jangan Malas-malasan! Ini 5 Cara Kembali Produktif setelah Libur Lebaran
-
4 Cara Ampuh Menurunkan Tensi Darah agar Kembali Normal
Artikel Terkait
-
Mengenal Post Holiday Blues, Sering Terjadi Usai Libur Lebaran dan Ketahui Cara Mengatasinya!
-
Antisipasi Macet Parah! Korlantas Polri Tambah Personel di Titik Rawan Arus Balik Lebaran 2025
-
5 Film yang Tayang Lebaran Bersaing Ketat, Pabrik Gula Masih Memimpin
-
Kapan Libur Lebaran 2025 Berakhir? Cek Jadwal Sekolah dan Pekerja di Sini!
-
Liga Film Lebaran Geger! 'Pabrik Gula' Tak Terbendung, Norma Terpeleset?
News
-
Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini, Hadirkan Hadiah Menarik dan Seru
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa yang Menyentuh dan Memotivasi
-
Hikmat, Jamaah Surau Nurul Hidayah Adakan Syukuran Ramadhan
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?