Antusiasme masyarakat dalam menyambut hari kemerdekaan Indonesia dapat diwujudkan dengan adanya lomba yang diadakan di setiap daerah. Perlombaan tersebut digelar sebagai sarana untuk memeriahkan hari kemerdekaan.
Biasanya, perlombaan tersebut dapat diikuti oleh anak-anak hingga orang dewasa. Mereka semua antusias dalam mengikuti perlombaan yang diadakan di daerah masing-masing. Tidak hanya emak-emak dan anak-anak saja yang ikut bersenang-senang, emak-emak pun tak mau kelewatan.
Di masyarakat Indonesia, emak-emak mendapat julukan sebagai kaum yang paling kuat. Tak jarang kehadiran mereka menjadi momok tertentu di masyarakat. Namun, bagaimana bila emak-emak sebagai kaum terkuat adu kekuatan dengan lomba pukul bantal, pasti seru.
Dalam video yang diunggah oleh akun @ngakaksehat via Instagram, menampilkan dua orang emak-emak yang sedang mengikuti lomba pukul bantal.
Video tersebut menampilkan dua orang ema-emak yang duduk di atas bambu. Lomba tersebut diadakan di atas sungai yang di mana kedua emak-emak tersebut duduk di atas bangku. Terlihat ada dua orang bapak-bapak yang menjadi tumpuan kaki emak-emak tersebut.
Kedua emak-emak tersebut saling adu pukul dengan bantal. Keduanya saling antusias dalam memukul lawannya. Seperti sedang memukul kasur yang dijemur, kedua emak tersebut saling adu pukul dengan mengincar kepala.
Semakin lama, pertarungan kedua emak-emak tersebut semakin intens. Terlihat mereka begitu serius untuk menjatuhkan lawannya. Setelah adu pukul, kedua emak-emak tersebut terlihat kelelahan dan akhirnya beristirahat sambil menatap lawannya.
Potret emak yang berhasil memukul lawannya
Setelah selesai beristirahat sejenak, kedua emak tersebut melanjutkan pertempuran mereka. Setelah emak-emak sebelah kiri memukul lebih dahulu, ternyata pukulannya tepat ke kepala lawannya.
Lawan sebelah kanannya pun jatuh ke sungai. Emak yang memukul tersebut malah ikut kehilangan keseimbangan. Emak tersebut jatuh ke arah bambu sambil berusaha menahan badannya agar tidak jatuh ke sungai.
Namun naas, tubuhnya terguling ke arah bawah bambu dan berakhir jatuh ke sungai. Kedua emak-emak tersebut terlihat bahagia meski keduanya sama-sama jatuh ke sungai.
Video tersebut memberikan pesan kalau emak-emak juga butuh hiburan untuk melepas penat sekaligus ikut merayakan hari kemerdekaan Indonesia. Mungkin buat kedua emak tersebut dapat melepaskan stes mereka dengan saling adu pukul dengan bantal.
Video tersebut mendapatkan beragam komentar dari warganet.
“Mukulnya sambil emosi ingat ketika berebutan gas elpiji,” komentar seorang warganet.
“Ada dendam pribadi kayaknya,” ucap warganet lainnya.
Tag
Baca Juga
-
5 Tips Sederhana agar Kamu Bisa Membaca dengan Fokus, Segera Terapkan!
-
5 Cara agar Orang Lain Betah Ngobrol Sama Kamu, Terapkan!
-
5 Tips agar Kamu Mendapatkan Pasangan yang Berkualitas
-
So Sweet! Tingkah Bule Ini Bikin Warganet Baper saat Makan Mie
-
4 Hal yang Akan Terjadi Ketika Kamu Serius Menggapai Mimpi, Siap Kesepian!
Artikel Terkait
-
Viral Cara Wanita Hindari Pertanyaan 'Kapan Kawin' Saat Lebaran, yang Tanya Kena Mental
-
Viral Video Nenek dan Cucunya Selamat dari Maut usai 15 Jam Terjebak di Reruntuhan Gempa Myanmar
-
Giliran Emak-emak Turun ke Jalan Tolak UU TNI
-
Turun ke Jalan Bareng Mahasiswa, Demo Emak-emak Tolak UU TNI: Kami Tak Ingin Orba Kembali!
-
Ditransfer Uang dari Raffi Ahmad, Nunung Ogah Terima Rumah dari Sule: Gak Mau Repotin Orang
News
-
Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini, Hadirkan Hadiah Menarik dan Seru
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa yang Menyentuh dan Memotivasi
-
Hikmat, Jamaah Surau Nurul Hidayah Adakan Syukuran Ramadhan
Terkini
-
Tragedi di Pesta Pernikahan dalam Novel Something Read, Something Dead
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern