Belum lama ini media sosial dibikin heboh dengan surat edaran dari Ketua Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Surat edaran tersebut menjadi perbincangan hangat publik lantaran ditujukan untuk mahasiswa yang memiliki bau badan.
Melansir dari unggahan Instagram infobandaaceh, surat edaran itu dibuat karena banyaknya dosen yang mengeluh mengendus bau badan tak sedap dari mahasiswa. Apalagi pada saat asistensi, dosen merasa tak nyaman dengan bau badan mahasiswanya.
Untuk mengatasi keluhan dosen serta demi kebaikan kegiatan pembelajaran, Ketua Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh mengeluarkan surat edaran untuk seluruh mahasiswa. Surat edaran dengan nomor B/885/UN11.1.4/4/LL/2022: berisikan himbauan sekaligus tutorial merawat tubuh supaya meminimalisir bau badan.
Untuk itu, perlu mahasiswa membaca panduan untuk mengurangi bau badan berikut ini.
Panduan mengurangi bau badan:
1. Mandi secara teratur
2. Gunakan sabun antibakteri
3. Keringkan badan dengan baik
4. Pilih pakaian sejuk
5. Ganti baju dan pakaian dalam secara teratur
6. Kurangi makan minyak dan bawang
Yang perlu diperhatikan, ketiak yang merupakan area yang paling berkeringat yang menyebabkan bau badan harus dirawat dengan memperhatikan hal berikut:
7. Gunakan antiperspirant
8. Gunakan daun sirih
9. Gunakan cuka apel
10. Gunakan baking soda
11. Gunakan jus lemon
12. Tea tree oil
13. Hindari pemakaian deodoran berlebihan, karena akan membuat bau badan lebih terasa
14. Hentikan kebiasaan merokok karena itu dapat menambah aroma bau badan
"Mohon peringatan ini diperhatikan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jurusan sangat mengharapkan mahasiswa harus memperhatikan kebersihan dan aroma tubuh ketika proses kegiatan belajar di kampus." penutup surat edaran.
Netizen mendukung kebijakan ketua jurusan yang tegas memberikan surat edaran supaya mahasiswanya menjaga kebersihan tubuh.
"Dosen yang sangat perhatian pada mahasiswa/i nya" komentar netizen dengan emoji jempol.
"Menurut saya aturan seperti ini bagus sih. Mengajak hidup bersih karena bau badan itu bau banget," ujar yang lain.
"Good, demi kenyamanan semua," imbuh lainnya.
Baca Juga
-
Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak
-
Tren Renting Generation: Mengapa Anak Muda Pilih Sewa Dibanding Setor KPR?
-
Sinopsis Akka, Series Kriminal India Terbaru Radhika Apte di Netflix
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
-
Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi
Artikel Terkait
News
-
Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan
-
Buruh Perempuan Sawit Menanggung Beban Berlapis di Balik Asap Karhutla
-
SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026
-
Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?
Terkini
-
Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak
-
Tren Renting Generation: Mengapa Anak Muda Pilih Sewa Dibanding Setor KPR?
-
Sinopsis Akka, Series Kriminal India Terbaru Radhika Apte di Netflix
-
Jadwal dan Prediksi Liga Champions: Misi Bangkit Barcelona hingga Manchester United
-
Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi