M. Reza Sulaiman | Natasha Suhendra
Pengunjung berbelanja dan ngabuburit di mal saat Ramadan. [Suara.com/Alfian Winanto]
Natasha Suhendra

Salah satu momen yang paling memorable dari bulan puasa adalah ngabuburit. Pengertian dari ngabuburit sendiri merujuk pada sebuah tradisi di Indonesia yang merujuk pada kegiatan mengisi waktu luang di sore hari sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Mal Menjadi Tempat Ngabuburit yang Praktis

Menjelang waktu berbuka, banyak masyarakat yang memilih pusat perbelanjaan sebagai tempat untuk menghabiskan waktu ngabuburit. Hal ini karena di dalam mal kita bisa melakukan berbagai aktivitas. Mulai dari sekadar mencuci mata dengan berbagai produk di toko-toko, bermain di area hiburan, hingga menonton bioskop.

Selain itu, mal juga dianggap sebagai tempat yang efisien untuk ngabuburit karena pengunjung bisa langsung mencari tempat makan tanpa harus berpindah lokasi. Bahkan, pengunjung bisa mereservasi tempat untuk berbuka puasa agar tidak kehabisan tempat.

Syifa Rahmawati, salah satu pengunjung mal Central Park, mengatakan bahwa ia suka menghabiskan waktu ngabuburitnya di mal. Dengan ngabuburit di mal, ia bisa melakukan banyak hal sekaligus tanpa berpindah-pindah tempat.

“Pertama, karena bisa cuci mata juga meskipun nggak beli. Terus juga makanan ada tiba-tiba buka puasa dan kalo mau beli barang juga ada,” ujar Syifa.

Jumlah Pengunjung Mal Meningkat Selama Bulan Ramadan

Sementara itu, karyawan di salah satu restoran di mal Central Park, Parman, mengatakan bahwa selama bulan Ramadan jumlah pengunjung biasanya meningkat menjelang waktu berbuka puasa.

"Kalau untuk di restoran kami paling ramai biasanya di hari weekend, kalau selama bulan puasa biasanya di jam buka puasa di jam 17.30,” ujar Parman.

Ramainya pengunjung di mal selama bulan Ramadan juga diperkuat dengan data yang dirilis oleh Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), yang menyatakan bahwa selama masa Ramadan 1447 Hijriah pengunjung mal meningkat hingga 15%.

Cocok untuk Masyarakat di Kota Besar

Dilansir dari Suara.com pada Sabtu (14/3/2026), ngabuburit di mal menjadi salah satu pilihan tempat ngabuburit yang cocok bagi masyarakat di perkotaan karena konsep one-stop destination. Konsep tersebut memungkinkan pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas dalam satu tempat. Selain itu, dengan berada di satu tempat, masyarakat juga dapat menghemat waktu dan tenaga karena tidak perlu berpindah lokasi. Hal ini juga dapat membantu menghindari kemacetan yang biasanya terjadi menjelang waktu berbuka puasa.

Selain itu, kondisi polusi udara di beberapa kota besar juga membuat mal menjadi pilihan tempat ngabuburit yang aman dan nyaman karena berada di tempat yang tertutup dan terhindar dari polusi. Sehingga, aman jika ingin membawa keluarga untuk ngabuburit bersama.

Dengan begitu, tentu saja mal bisa menjadi tempat yang efektif dan ideal untuk melaksanakan ngabuburit. Kalau kalian, apakah akan menjadikan mal sebagai tempat ngabuburit yang ideal?