Salah satu momen yang paling memorable dari bulan puasa adalah ngabuburit. Pengertian dari ngabuburit sendiri merujuk pada sebuah tradisi di Indonesia yang merujuk pada kegiatan mengisi waktu luang di sore hari sambil menunggu waktu berbuka puasa.
Mal Menjadi Tempat Ngabuburit yang Praktis
Menjelang waktu berbuka, banyak masyarakat yang memilih pusat perbelanjaan sebagai tempat untuk menghabiskan waktu ngabuburit. Hal ini karena di dalam mal kita bisa melakukan berbagai aktivitas. Mulai dari sekadar mencuci mata dengan berbagai produk di toko-toko, bermain di area hiburan, hingga menonton bioskop.
Selain itu, mal juga dianggap sebagai tempat yang efisien untuk ngabuburit karena pengunjung bisa langsung mencari tempat makan tanpa harus berpindah lokasi. Bahkan, pengunjung bisa mereservasi tempat untuk berbuka puasa agar tidak kehabisan tempat.
Syifa Rahmawati, salah satu pengunjung mal Central Park, mengatakan bahwa ia suka menghabiskan waktu ngabuburitnya di mal. Dengan ngabuburit di mal, ia bisa melakukan banyak hal sekaligus tanpa berpindah-pindah tempat.
“Pertama, karena bisa cuci mata juga meskipun nggak beli. Terus juga makanan ada tiba-tiba buka puasa dan kalo mau beli barang juga ada,” ujar Syifa.
Jumlah Pengunjung Mal Meningkat Selama Bulan Ramadan
Sementara itu, karyawan di salah satu restoran di mal Central Park, Parman, mengatakan bahwa selama bulan Ramadan jumlah pengunjung biasanya meningkat menjelang waktu berbuka puasa.
"Kalau untuk di restoran kami paling ramai biasanya di hari weekend, kalau selama bulan puasa biasanya di jam buka puasa di jam 17.30,” ujar Parman.
Ramainya pengunjung di mal selama bulan Ramadan juga diperkuat dengan data yang dirilis oleh Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), yang menyatakan bahwa selama masa Ramadan 1447 Hijriah pengunjung mal meningkat hingga 15%.
Cocok untuk Masyarakat di Kota Besar
Dilansir dari Suara.com pada Sabtu (14/3/2026), ngabuburit di mal menjadi salah satu pilihan tempat ngabuburit yang cocok bagi masyarakat di perkotaan karena konsep one-stop destination. Konsep tersebut memungkinkan pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas dalam satu tempat. Selain itu, dengan berada di satu tempat, masyarakat juga dapat menghemat waktu dan tenaga karena tidak perlu berpindah lokasi. Hal ini juga dapat membantu menghindari kemacetan yang biasanya terjadi menjelang waktu berbuka puasa.
Selain itu, kondisi polusi udara di beberapa kota besar juga membuat mal menjadi pilihan tempat ngabuburit yang aman dan nyaman karena berada di tempat yang tertutup dan terhindar dari polusi. Sehingga, aman jika ingin membawa keluarga untuk ngabuburit bersama.
Dengan begitu, tentu saja mal bisa menjadi tempat yang efektif dan ideal untuk melaksanakan ngabuburit. Kalau kalian, apakah akan menjadikan mal sebagai tempat ngabuburit yang ideal?
Baca Juga
-
Bukan Situs Ilegal! Ini Deretan Platform Resmi untuk Streaming Piala Dunia 2026
-
Lebih dari Ruang Curhat, Persulungan Hadir sebagai Wadah Belajar dan Bertumbuh bagi Anak Sulung
-
WFC Gak Se-Estetik di Medsos! Tantangan Pekerja Remote Menepis Stigma Negatif
-
25 Tahun Berdiri, Apa Rahasia Komunitas Indo Harry Potter Tetap Eksis di Era Gen Z?
-
Generasi Peduli Iklim, Komunitas yang Ubah Keresahan Jadi Aksi Nyata
Artikel Terkait
-
Psikologi Belanja Lebaran: Beli Baju Baru Hingga Dekorasi Rumah Jadi Alasan Orang Padati Mal
-
Ngabuburit Anti-Mainstream: Mandi Bola dan Pentingnya Penuhi Kebutuhan Bermain Bagi Anak Yatim
-
Bye-Bye Macet! 4 Cara Ngabuburit 'One Stop' di Mal Ini Bikin Ramadan Makin Seru
-
Lebaran 2026: 400 Mal Gelar Diskon 70 Persen, Target Transaksi Tembus Rp53 Triliun
-
Bosan Ngabuburit Cari Takjil? Yoursay Class Ajak Ikut Ngabubuwrite
News
-
6 Poin Kritis dr. Tirta di Tengah Carut-Marut Kebijakan: Dari Pertamax hingga Makan Bergizi Gratis
-
ARTJOG 2026 Angkat Tema Regenerasi, Hadirkan Ruang Bertemunya Beragam Generasi dalam Dunia Seni
-
Dunia di Ambang Batas: Mungkinkah Kita Hidup Berkelanjutan dengan 12 Miliar Orang?
-
Awas! Ancaman Baru Credential Stuffing: Saat Bot AI Menyamar Menjadi Manusia
-
Resmi Naik! Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Terkini
-
Stop Feodal! Dosen Gaul Tak Akan Kehilangan Harga Diri
-
Membongkar Perempuan di Titik Nol: Kisah Nyata yang Lebih Ngilu dari Fiksi
-
Tecno Camon 50 vs Camon 50 Pro 5G: Duel HP Tecno Terbaru 2026, Pilih Mana?
-
Reborn Rookie dan Formula Lama yang Masih Ampuh Memikat Penonton
-
PSSI Lanjutkan Naturalisasi Timnas Indonesia, Pemain Ini Diprediksi Datang!