Beredar video dengan klaim 8 partai politik bersatu menyiapkan sosok cawapres (calon wakil presiden) Anies Baswedan. Klaim itu beredar di Facebook, dibagikan oleh akun Kurma pada 11 Januari 2023 pukul 19.05.
Dalam video berdurasi 9 menit 26 detik tersebut, terdapat thumbnail yang bernarasi 8 partai bersatu untuk menyiapkan 5 tokoh yang menjadi cawapres Anies.
Tampak parpol seperti Partai Nasdem, Golkar, Gerindra, PKB, Demokrat, PAN, PKS dan PPP dalam video yang bergantian berpidato.
Berikut narasi yang ditulis:
“PDIP Kejang-kejang…
8 PARTAI BERSATU
5 TOKOH KUAT SIAPKAN JADI CAWAPRES ANIES”
Lalu benarkah klaim itu?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran turnbackhoax.id -- Jaringan Suara.com, video dengan klaim 8 partai politik bersatu siapkan cawapres Anies Baswedan itu salah.
Fakatnya, kabar tentang 8 partai tersebut didapatkan video yang identik dengan video di Facebook pada kanal Youtube KOMPASTV 8 Januari 2023 berjudul “[BREAKING NEWS] Ada 8 Parpol Parlemen Tolak Usulan Pemilu Proporsional Tertutup”.
Namun, video sebagaimana tampak dalam klaim, merupakan video yang dipotong menjadi beberapa video, lalu disatukan kembali dengan urutan yang berbeda. Kemudian, ditambahi dengan video yang tidak berhubungan, hal tersebut dilihat urutan perwakilan partai saat berbicara.
Video asli membahas 8 partai politik menolak wacana Pemilu menggunakan metode proporsional tertutup yang diusulkan PDI-P. Serta, tidak ada pembahasan mengenai cawapres yang akan mendampingi Anies Baswedan dalam pertemuan 8 partai politik yang dilaksanakan di Hotel Dharmawangsa pada 8 Januari 2023.
BACA JUGA: CEK FAKTA: Anak Ferdy Sambo Serahkan Bukti yang Selama Ini Disembunyikan Putri Candrawathi, Benarkah?
KESIMPULAN
Dari uraian di atas, video 8 partai politik siapkan cawapres Anies tersebut salah. Konten itu masuk hoaks kategori koneksi yang salah.
Pasalnya, thumbnail pada postingan Facebook tidak sesuai dengan video. Dalam video asli nyatanya tidak ada pembahasan mengenai hal tersebut. Video aslimembahas mengenai 8 partai politik menolak wacana Pemilu menggunakan metode proporsional tertutup.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
"Skripsi yang Baik Adalah Skripsi yang Selesai": Curhat Mantan Mahasiswa Si Paling Perfeksionis
-
Fakta Unik Festival Musik Coachella: dari Menginap Sampai Tiket Rp150 Juta
-
Laris Manis! Konser EXO Planet #6 'EXhOrizon' di Jakarta Resmi Tambah Hari
-
Rahasia The Power of Habit, Mengapa Niat Saja Tidak Cukup untuk Berubah Jadi Lebih Baik?
-
Novel Damar Kambang, Mencari Kebebasan di Balik Tabir Adat
Artikel Terkait
-
Erick Thohir Disebut Jadi Cawapres Pilihan di 2024, Ini Faktor yang Menguatkan
-
Wapres Ma'ruf Amin Diklaim Dukung Muhaimin Iskandar Nyapres, Ini Kata Petinggi PKB
-
CEK FAKTA: Anak Ferdy Sambo Serahkan Ratusan Triliun Uang Hasil Pencucian Uang Putri Candrawathi, Benarkah?
-
'NasDem Lagi Play Victim?' Isu Cabut Dukung Anies Jika Diperintah Jokowi Dimanfaatkan Habis-habisan
News
-
Rahasia The Power of Habit, Mengapa Niat Saja Tidak Cukup untuk Berubah Jadi Lebih Baik?
-
Studi: Perluasan Ruang Hijau Kota Hanya Redam Sebagian Kecil Kenaikan Suhu, Bagaimana Solusinya
-
Harga Beras Bikin Jantungan? Di Penggilingan Turun, Eh di Pasar Malah Melambung!
-
Berkah Pion di Warung Kopi: Ketika Perang di Papan Hitam Putih Ternyata Bisa Lawan Pikun
-
Bukan Sekadar Melindungi Rakyat, Ini Alasan Pemerintah Menahan Kenaikan BBM
Terkini
-
"Skripsi yang Baik Adalah Skripsi yang Selesai": Curhat Mantan Mahasiswa Si Paling Perfeksionis
-
Fakta Unik Festival Musik Coachella: dari Menginap Sampai Tiket Rp150 Juta
-
Laris Manis! Konser EXO Planet #6 'EXhOrizon' di Jakarta Resmi Tambah Hari
-
Novel Damar Kambang, Mencari Kebebasan di Balik Tabir Adat
-
Menanti Debut Tim Geypens di Timnas: Terganjal Polemik Paspor atau Kalah Saing dari Calvin Verdonk?