Gubernur Jawa Barat idwan Kamil mengungkapkan apa yang menjadi ujian hidup terbesar yang pernah beliau alami. Dalam salah satu podcast Friends of Merry Riana, ia terlihat menangis dan terharu ketika mengingat anak laki-laki, mendiang Eril yang harus pergi terlebih dahulu.
"Tidak ada ujian hidup yang lebih besar kecuali ditinggal duluan," ujar Ridwan Kamil dengan suara pelan dan menahan haru.
BACA JUGA: Soroti Foto Bareng Bos TV, Rudy Salim Malah Salfok Lihat Senyum Lesti Kejora: Kek Tertekan Ya?
"Karena gini, kalau kita ditinggal orang tua, sedih, tapi mental kita siap. Karena mereka lebih tua, mereka lebih (lama) hidup di dunia. Kalau kita ditinggal oleh pasangan, suami ditinggal oleh istri, istri ditinggal suami, juga sedih banget, cuman kita juga udah siap. One day, oje of us will passed away lebih duluan," jelas Ridwan Kamil seraya menghapus air mata dengan tisu.
"Tapi kalo ditinggal anak mah Mbak, aduh, nggak masuk ke akal manusia. Kalo pakai logika ya, kan saya lahir duluan, harusnya saya yang meninggal duluan, atau Nu Lia duluan, kenapa Eril duluan?" lanjut Pak Ridwan Kamil.
Potongan video yang diunggah oleh akun instagram @lambegosiip pada Selasa (24/01/2023) ini telah disukai oleh lebih daridari tiga ribu likes dan mendapat komentar beragam dari warganet.
"Memang mengikhlaskan itu berat Pak, gak semudah orang bilang sabar ya Pak, yang ikhlas ya Pak... Tapi kita yang menjalaninya berat gak semudah mengucapkan sabar dan ikhlas... Tapi balik lagi ini kodarullah dari Allah... Umur gak ada yang tau, gak muda gak tua kalo Allah berkehendak ya kita sebagai umat bisa apa... Kan kita cuma makhluk Allah yang hanya menjalankan perintah Allah... Al-Fatihah buat Eril insyaallah Husnul Khatimah ditempatkan dengan orang-orang beriman di sisi Allah SWT. amin allahuma amin," tulis pemilik akun @devini*** menuliskan do'anya.
BACA JUGA: CEK FAKTA: Kamar Ferry Irawan Digeledah, Bukti Kekejamannya Terungkap, Benarkah?
"Gak ada sebutan untuk orang tua yang ditinggal anaknya," ujar pemilik akun @hennab***.
"Aku ngerasa anak cuma sekolah SMP siang aja berasa sepi di rumah. Apalagi ini ditinggal selamanya," komentar pemilik akun @norant*** mengungkapkan perasaannya.
"Sama Pak, saya ngebayangin aja udah jadi ketakutan yang luar biasa, pernah mimpi anak meninggal jatoh ke jurang aja nangisnya sampe dua harian... Ya Allah gak bakalan kuat kalo anak-anak meninggal duluan, do'anya selalu gitu... Ya Allah panjangkan umur anak-anak dan lindungi mereka... Pengen sama-sama sampai saya menutup mata," tulis pemilik akun @anggie*** menuliskan pengalaman dan harapannya.
Baca Juga
-
Ulasan 'Kapan Kau Bilang Wo Ai Ni?' : Jodoh Ada di Tangan Ibu dan Camer
-
Anak Bebas Main di Luar Seharian, Ini 5 Sunscreen yang Siap Melindungi!
-
Gak Nyangka! 5 HP Samsung Harga 3 Jutaan Ini Sudah Dapat RAM 8GB dan Memori 256GB
-
5 HP RAM 12 GB Terbaik, Multitasking Anti-Lemot Cocok untuk Content Creator
-
5 Buku Rekomendasi Wonwoo SEVENTEEN, Ada yang Sudah Kamu Baca?
Artikel Terkait
-
Rekam Jejak Ridwan Kamil Vs Gibran, Digadang-gadang Berpotensi Maju Pilgub DKI
-
Tangis Ridwan Kamil Mengingat Eril: Saya yang Lahir Duluan, Harusnya Saya yang Meninggal Duluan
-
Curhatan Ridwan Kamil Ditinggal Eril, Harusnya Saya Meninggal Duluan
-
Ridwan Kamil Menangis, Sebut Kematian Eril Jadi Cobaan Hidup Terberat
News
-
Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern
-
Merawat Syiar Islam Berkemajuan: Peringatan 666 Tahun Islam Masuk Papua di Fakfak
-
Ancaman El Nino 2026: Luas Area Terindikasi Terbakar Capai Tiga Kali Lipat Daratan Jakarta
-
Pariwisata Maju, Lalu Lintas Mundur: Sisi Gelap di Balik Viralnya Situ Kamojing Cikampek
-
Garam Palungan Desa Les: Menjaga Warisan Leluhur di Bawah Matahari Bali Utara
Terkini
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam