Baru-baru ini istilah KY ramai dibahas di media sosial Twitter hingga TikTok. KY sendiri adalah bahasa gaul yang berasal dari Jepang.
Awal mula istilah KY viral jadi bahan perbincangan setelah cuitan dari akun Twitter @Abet_424 menyindir Jerome Polin lantaran nimbrung meramaikan tren meme hewan Capybara yang dinamai 'masbro'.
BACA JUGA: CEK FAKTA: Hakim Wahyu Dicopot oleh Jokowi karena Tak Becus Urus Ferdy Sambo, Benarkah?
"Sudah waktunya kita berhenti masbro masbro karena jerome dah ikutan, saatnya cari hewan lain ????" cuit akun Twitter @Abet_424.
Warganet pun menyebut Jerome Polin sebagai pria sok asyik. Konten kreator yang sekarang menjadi mahasiswa di Jepang tersebut kemudian dijuluki KY.
“Well.. teman-teman orang Indonesia yang juga tinggal di Jepang banyak yang anti-Jerome. Kebanyakan karena dia dianggap KY terutama saat ngonten di public space. Terus juga sering menggeneralisasi ketika memberi info soal Jepang,” kata @sisthaaaaa dalam cuitannya.
Banyak yang penasaran dengan arti kata KY itu sendiri. KY merupakan singkatan dari Kuuki wo Yomenai.
Huruf K atau Kuuki artinya Udara, sedangkan huruf Y atau Yomenai artinya tidak bisa membaca keadaan.
BACA JUGA: Di Indonesia Dipuja-puja, 3 Fakta Kontroversi Jerome Polin yang Dibenci WNI di Jepang
KY digunakan untuk menyebut seseorang yang tidak dapat membaca suasana dan menyesuaikan diri dengan kondisi sosial. Gampangnya, KY ditujukan kepada orang yang 'polos' atau kurang bergaul sehingga dianggap kesulitan membaca keadaan sekitar.
Jerome Polin sebagai YouTuber kerap membuat konten kegiatan sehari-harinya sendiri di Jepang maupun bersama teman-temannya. Ia dalam membuat konten terutama di area publik dianggap tidak dapat memahami keadaan sekitarnya.
Padahal bagi orang Jepang membaca keadaan sekitar adalah hal yang penting. Sementara, konten yang ditampilkan Jerome justru mengabaikan hal tersebut sehingga dinilai tidak bisa menjaga privasi.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Tutorial Wangi Bunga Sepanjang Hari: Biar Bau Opor Gak Nempel di Baju Lebaran Kamu
-
Sial! Lagu 'So Asu' Naykilla Menjadi Candu yang Menghina Selera Musik Saya
-
Through the Olive Trees: Karya Agung Sinema Iran yang Puitis dan Modern
-
Alami Masalah Vokal, 10CM Kembalikan 100% Uang Penonton Konser di Singapura
-
Review Novel Pion Memorabilia: Bagaimana Bidak Kecil Mengubah Nasib Seorang Anak yang Dianggap Gagal
Artikel Terkait
News
-
Jangan Ada Lagi "Asal Bapak Senang": Menguji Nyali Kejujuran Birokrasi
-
Dia yang Berdehem Tiga Kali
-
Bye-bye Velocity! Mengapa Tren "Natural" D'Masiv Gantikan "Dung Tak Dung" di Momen Ramadan 2026
-
Terhindar dari Macet dan Polusi: Alasan Mal Jadi Tempat Ngabuburit Paling Nyaman
-
Fenomena Shower Thoughts: Kenapa Ide Cemerlang Muncul Pas Lagi Sabunan?
Terkini
-
Tutorial Wangi Bunga Sepanjang Hari: Biar Bau Opor Gak Nempel di Baju Lebaran Kamu
-
Sial! Lagu 'So Asu' Naykilla Menjadi Candu yang Menghina Selera Musik Saya
-
Through the Olive Trees: Karya Agung Sinema Iran yang Puitis dan Modern
-
Alami Masalah Vokal, 10CM Kembalikan 100% Uang Penonton Konser di Singapura
-
Review Novel Pion Memorabilia: Bagaimana Bidak Kecil Mengubah Nasib Seorang Anak yang Dianggap Gagal