Kasus penganiayaan Mario Dandy terhadap David yang kini viral di media sosial telah mendapatkan kecaman dari berbagai pihak. Selain itu, kasus tersebut juga mendapatkan atensi dari dua lembaga pemerintah sekaligus.
Ayah Dandy, tersangka dari kasus ini merupakan pejabat di Direktorat Jenderal Pajak di Kementerian Keuangan. Sedangkan ayah David, sang korban adalah pengurus Gerakan Pemuda Ansor yang terhubung ke Menteri Agama.
BACA JUGA: Hilangkan Jejak? Ibu Mario Dandy Diduga Hapus Semua Unggahan di Akun Instagramnya
Dilansir dari suara.com, Ketua GP Ansor DKI Jakarta M. Ainul Yaqin mengatakan jika David memang benar anak pengurus Pimpinan Pusat GP Ansor.
"Mengetahui bahwa anaknya (David) telah menjadi korban pengeroyokan, maka ayah korban, diketahui sebagai pengurus Pimpinan Pusat GP Ansor sesegera mungkin langsung menuju Rumah Sakit Permata Hijau," jelas M Ainul Yaqin.
Dandy melakukan penganiayaan terhadap David berlokasi di komplek Perumahan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
BACA JUGA: Ayah Mario Dandy Diduga Miliki Aset Dimana-mana, Ada Rumah di Jogja Full Fasilitas Mewah
Akibat aksi tersebut, David mengalami luka di wajah bagian kanan, kepala, dan bibir robek. David langsung dibawa ke Rumah Sakit Permata Hijau dalam keadaan tidak sadarkan diri. Kini, kabarnya David sudah sadarkan diri.
Mengetahui hal tersebut, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut membuat sebuah utas di Twitternya. Gus Yaqut juga membagikan foto saat menjenguk David di rumah sakit.
"Anak kader, anakku juga. Catat ini!" tulis Gus Yaqut.
BACA JUGA: Pilunya Bocah Penjual Kue Nangis Sambil Peluk Makam Ayah, Netizen Ramai Tawarkan Bantuan
Kronologi
AG merupakan kekasih dari Dandy melapor jika David telah melakukkan perbuatan yang tidak menyenangkan kepadanya. Lalu AG mengirimkan pesan singkat kepada David, mengatakan jika kartu pelajarnya tertinggal.
David akhirnya membagikan lokasinya dengan fitur shareloc. Tidak lama kemudian Dandy datang membawa temannya dengan menaiki Jeep Rubicon, lalu melakukan pemukulan terhadap David.
Dalam kejadian, si AG yang juga hadir juga mengabadikan penganiayaan tersebut dalam bentuk video.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary Syam Indradi pada Rabu (22/2/2023) menyatakan bahwa Mario Dandy Satriyo sudah ditahan. Ia dijerat pasal 76 c juncto pasal 80 UU Nomor 35/2014 dengan ancaman pidana maksimal lima tahun subsider pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman pidana lima tahun.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield
-
Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit
-
Ulasan Cerpen Lotre dalam Buku Lotre dan Cerita-Cerita Lainnya
-
Rayakan 20 Tahun The Black Parade, MCR Rilis Film Pendek Prelude to The End
-
Review Laut Bercerita: Ketika Luka Sejarah Menolak Tenggelam dalam Ingatan
Artikel Terkait
-
Cerita David, Putra Jonathan Latumahina Memutuskan Mualaf dan Memeluk Agama Islam
-
Tangkap Agnes, Isi Karangan Bunga yang Serbu Polres Jakarta Selatan
-
Video Viral Penganiayaan Oleh Anak Pejabat Pajak pada David Putra Petinggi GP Ansor hingga Koma Beredar di Twitter hingga TikTok
-
Jenguk David di Rumah Sakit, Sri Mulyani: Kita Akan Dukung Penuh Semuanya
-
Baru Tiba di Indonesia, Menkeu Sri Mulyani Langsung Menjenguk David ke Rumah Sakit
News
-
Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?
-
Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!
-
Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026
-
Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026
Terkini
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield
-
Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit
-
Ulasan Cerpen Lotre dalam Buku Lotre dan Cerita-Cerita Lainnya
-
Rayakan 20 Tahun The Black Parade, MCR Rilis Film Pendek Prelude to The End
-
Review Laut Bercerita: Ketika Luka Sejarah Menolak Tenggelam dalam Ingatan