Beredar sebuah video dengan narasi yang mengklaim bahwa semua harta kekayaan Ferdy Sambo disita aparat. Video tersebut dibagikan oleh kanal YouTube Benang Merah pada 16 Februari 2023 lalu.
“TAK MAIN MAIN SEMUA HARTA KEKAYAAN FERDY SAMBO DISITA APARAT” narasi judul video.
"TANGIS KELUARGA PECAH SEMUA ASET KEKAYAAN FERDY SAMBO DISITA," bunyi tulisan dalam thumbnail video.
Lantas benarkah jika semua harta kekayaan yang dimiliki mantan Kadiv Propam Polri tersebut disita aparat?
BACA JUGA: Momen Mario Dandy Dibelikan Hadiah Mewah Mamanya Banjir Cibiran: Sumbangan dari Rakyat Indonesia
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran dari Turnbackhoax.id jaringan Suara.com, video berdurasi 8 menit itu berisikan potongan beberapa momen wawancara serta proses persidangan Ferdy Sambo beberapa waktu lalu.
Narasi yang disebutkan sama persis dengan artikel dari nasional.tempo pada 14 Februari 2023 yang berjudul “Divonis Hukuman Mati, Harta Kekayaan Ferdy Sambo di LHKPN Masih Jadi Misteri”.
Faktanya tidak ada penyitaan terhadap harta kekayaan Ferdy Sambo. Terdakwa hukuman mati kasus pembunuhan Brigadir J itu, telah melaporkan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) kepada KPK.
BACA JUGA: Dear David yang Masih Berjuang, Gus Yaqut Bilang "Anak Kader, Anakku Juga, Catat Ini!"
Namun, Sambo tidak melengkapi laporan itu dengan surat kuasa sehingga KPK kesulitan mengklarifikasi harta kekayaannya. Selain itu, wawancara kepada Djoko Sarwoko dalam video tersebut adalah cuplikan tayangan dari kanal YouTube tvOneNews pada 13 Februari 2023.
Djoko Sarwoko selaku mantan Hakim Agung RI periode 2009-2009 menuturkan harapannya majelis hakim supaya menegakkan hukum secara tegas dan adil. Sebab, selama hakim itu mempunyai kepentingan apapun diharapkan putusannya akan memenuhi rasa keadilan.
KESIMPULAN
Video dengan narasi semua harta kekayaan Ferdy Sambo disita aparat adalah salah. Sebab, tidak ada bukti valid mengenai penyitaan harta kekayaan Ferdy Sambo oleh aparat.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital
-
Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala
-
Kesenjangan Harga dan Gaji: Mengapa Makanan di Mal Makin Tak Terjangkau?
Artikel Terkait
News
-
Kemenhub Percepat Dekarbonisasi, LINTAS Jadi Ruang Diskusi Transportasi Berkelanjutan
-
Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran
-
Sudah Saatnya Night Eating Syndrome Menjadi Perhatian Nasional
-
Realita Generasi Bertahan: Gaji Jalan di Tempat, Kebutuhan Lari Kencang
-
Teringat Rekan Kerja Cantik yang Selalu Menunduk: Pahitnya Menjadi Target Catcalling
Terkini
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital
-
Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala
-
Kesenjangan Harga dan Gaji: Mengapa Makanan di Mal Makin Tak Terjangkau?