Kasus Mario Dandy Satriyo, anak pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo yang menganiaya David hingga koma sedang menjadi sorotan publik. Sikap Mario Dandy sebagai anak pejabat yang kerap pamer harta kekayaan ayahnya tak luput jadi buah bibir.
Bahkan dari kasus Mario Dandy, harta kekayaan Rafael Alun ditaksir senilai Rp 53 miliar diperiksa tim Direktorat Laporan Harta Kekayaan
Penyelenggaraan Negara (LHKPN) KPK karena dianggap janggal. Bak langit bumi dengan Mario Dandy yang suka pamer harta kekayaan ayahnya.
Muhammad Rafdi Marajabessy, putra ketiga Wakil Wali Kota Tidore, Muhammad Sinen justru pilih jadi kuli bangunan ketimbang andalkan jabatan ayahnya. Rafdi tak malu harus bekerja keras kendati dirinya anak dari orang nomor dua yang terhormat di Kota Tidore.
Ia sejak kelas 1 SMA sudah memilih hidup mandiri dengan bekerja sebagai kuli bangunan. Ia mengungkapkan pernah mendapatkan ejekan karena pekerjaannya tersebut.
Rafdi sendiri mengaku tak ingin berpangku tangan kepada ayahnya. Muhammad Sinen memang mendidik anak-anaknya untuk mandiri tanpa membawa-bawa nama besar orangtua.
"Ayah saya mendidik saya, selalu bilang kepada saya, 'Yang wakil walikota itu ayah bukan kamu'," ungkap Rafdi, anak Wakil Walikota Tidore.
BACA JUGA: CEK FAKTA: Tangis Keluarga Pecah Semua Harta Kekayaan Ferdy Sambo Disita Aparat, Benarkah?
"Jadi anak-anak ayah saya harus mencari, mandiri karena jabatan yang dimiliki oleh ayah saya itu tidak selamanya," sambungnya.
Kisah Rafdi anak Wakil Walikota Tidore yang memilih jadi kuli bangunan ketimbang andalkan jabatan orangtua ini membuat publik salut.
"Jujur gue lebih apresiasi dan respect sama anak yang seperti ini. Nggak ngandelin harta orang tua," pujian dari seorang warganet.
"Ini baru definisi gak pernah nyusahin orangtua dan gak tergiur harta orangtua. Gak kaya si itu harta orangtua banyak gayanya. Kalau kata Kasino, 'kaya duit bapaknya halal aja'" tanggapan yang lain.
"Wah bapaknya hebat mendidik Dan membangun mental anaknya, salut pak," kata warganet lainnya.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mampu Bertahan Adalah Prestasi: Mengapa Kita Harus Berhenti Mengejar Puncak yang Salah
-
GTO Kembali! Takashi Sorimachi Jadi Eikichi Onizuka Lagi Setelah 28 Tahun
-
Jadi "Patrick Otak Besar": Strategi Survival Saat Gaji Habis Ditelan Harga Beras
-
Overworked tapi Underpaid: Realita Dunia Kerja yang Diam-diam Dinormalisasi
-
Park Ji Hyun Jadi Idol K-Pop di Film Wild Sing, Intip Detail Karakternya
Artikel Terkait
-
Tak Ingin Maafkan Mario Dandy, Mahfud MD Gebrak Meja di Hadapan Merry Riana
-
KPK Menyatakan Benar, Pemilik Nama di STNK Jeep Wrangler Rubicon yang Dipakai Anak Rafael Alun Trisambodo Bekerja sebagai Cleaning Service
-
Pemilik Rubicon Mario Dandy Ternyata Cleaning Service: Buat Nyambung Hidup, Ahmad Saefudin Masih Ketolong Kiriman Bansos
News
-
Bukan Sekadar Objek Politik: Saatnya Anak Muda Jadi Mitra Strategis Kawal Isu Daerah
-
IHR: Perebutan Piala Raja Mangkunegaran dan Laga Krusial Triple Crown di Tegalwaton
-
Berburu Hidden Gem Modest Fashion di Tengah Kota: Last Stock Sale 2026 Resmi Dibuka!
-
Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin
-
Siap-Siap! Perunggu hingga Kelompok Penerbang Roket Bakal Guncang Depok di The Popstival Vol. 2
Terkini
-
Mampu Bertahan Adalah Prestasi: Mengapa Kita Harus Berhenti Mengejar Puncak yang Salah
-
GTO Kembali! Takashi Sorimachi Jadi Eikichi Onizuka Lagi Setelah 28 Tahun
-
Jadi "Patrick Otak Besar": Strategi Survival Saat Gaji Habis Ditelan Harga Beras
-
Overworked tapi Underpaid: Realita Dunia Kerja yang Diam-diam Dinormalisasi
-
Park Ji Hyun Jadi Idol K-Pop di Film Wild Sing, Intip Detail Karakternya