Seorang anak di Malaysia terekam menganiaya ibu kandungnya. Disinyalir, aksi itu karena korban menolak saat dimintai uang 20 RM atau setara Rp 68 ribu oleh anaknya untuk membeli narkoba.
Seperti dikutip dari laporan Sinar Harian, Senin (27/3/2023), pelaku menampar, memukul, menginjak serta menendang perempuan yang diyakini ibunya. Peristiwa itu terjadi di Kampung Jual Gedok, Tanah Merah.
Berdasarkan keterangan Kepala Kepolisian Daerah Tanah Merah Superintendan Mohd Haki Hasbullah, peristiwa tersebut direkam oleh cucu korban yang tinggal bersebelahan dengan rumah korban.
Tersangka yang berusia 32 tahun itu tinggal berdua bersama ibunya. Disinyalir, peristiwa terjadi di depan pintu rumah mereka. Amarah tersangka berawal karena sang ibu enggan memberikan uang kepadanya.
"Dalam aksinya, tersangka menarik, menampar, menendang dan menginjak kepala korban," ujar Mohd Haki Hasbullah.
Mohd Haki Hasbullah mengatakan tersangka merupakan eks anggota tentara. Namun, pada 2013, tersangka yang merupakan anak ke-empat korban, dipecat. Tidak diketahui alasan pemecatan itu.
Imbuh Mohd Haki Hasbullah, tersangka merupakan pemegang kartu orang kurang upaya (OKU) mental dari Jabatan Kebajikan Masyarakat. Dia diketahui kerap mengamuk meminta uang dari korban.
"Buntut dari penganiayaan tersebut, korban mengalami cedera dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Tanah Merah," kata Mohd Haki Hasbullah.
Dari pemeriksaan awal, tersangka positif menggunakan narkoba berjenis methamphetamine atau sabu. Selain itu, tersangka juga memiliki rekam jejak sebagai pengguna narkoba.
Hingga berita ini disusun, tersangka ditahan dan dijerat pasal kekerasan dalam rumah tangga.
Baca Juga
-
Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat
-
Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi
-
Manga The Bloodthirsty Bride Devours the King Dapat Adaptasi Anime 2027
-
Review Film Apocalypse Z: New World, Sajikan Teror Zombie di Tanah Spanyol!
-
Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak
Artikel Terkait
-
Nggak Terima Ditegur saat Buka Puasa, Anak Ngamuk Pukul Ayahnya Pakai Kursi
-
Kisah Malaysia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 1997, Hancur Lebur, Gugur di Fase Grup
-
64 PMI Ilegal Diamankan di Asahan Usai Pulang dari Malaysia, Nakhoda Ditetapkan Tersangka
-
Sosok Pengemis Indonesia Dapat Rp340 Ribu Sehari Hasil Mengemis di Malaysia
-
Sempat Lumpuh Akibat Prank Tarik Kursi, Artis Cilik Asal Malaysia Putri Rafasya Sudah Bisa Berjalan
News
-
Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan
-
Buruh Perempuan Sawit Menanggung Beban Berlapis di Balik Asap Karhutla
-
SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026
-
Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?
Terkini
-
Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat
-
Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi
-
Manga The Bloodthirsty Bride Devours the King Dapat Adaptasi Anime 2027
-
Review Film Apocalypse Z: New World, Sajikan Teror Zombie di Tanah Spanyol!
-
Ulasan Love in Contract: Menguji Arti Komitmen Lewat Bisnis Nikah Kontrak