Sekalipun sudah mendapat Surat Edaran mengenai aktivitas warung makan, kedai, kafe atau restoran selama menjalani ibadah di bulan Ramadan, namun masih saja terdapat pemilik kedai yang tidak mengindahkan imbauan tersebut, bahkan dijumpai sedang membuka kedai dan melayani beberapa pelanggan.
Seperti pada tayangan video yang diunggah oleh pemilik akun Instagram @mood.jakarta, pada Rabu (29/3/2023), tampak tim Satpol PP Kota Pekanbaru menindak tegas dengan menyita sepuluh kursi besi milik Kedai Oma di Mal Pekanbaru yang tetap nekat buka dan melayani pelanggan di siang hari bulan Ramadan.
Sanksi ini diambil oleh Satpol PP Kota Pekanbaru setelah mendapat laporan bahwa terdapat kafe yang masih nekat buka pada siang hari di bulan Ramadan.
Padahal seperti dilansir dari beberapa sumber, pemerintah Kota Pekanbaru telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 11 Tahun 2023 tentang Pedoman Aktivitas pada Bulan Suci Ramadan 1444 H / 2023 M.
Di dalam Surat Edaran tersebut terdapat delapan poin penting yang telah diatur. Salah satunya berkenaan dengan kedai, rumah makan dan hiburan umum yang diminta untuk tutup sementara selama bulan Ramadan.
Sedangkan bagi restoran atau rumah makan non muslim jika tetap ingin beroperasi di siang hari bulan Ramadan, mereka telah diatur agar memasang spanduk yang bertuliskan rumah makan bagi pelanggan non muslim.
Pemasangan spanduk tersebut harus berdasarkan izin dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Pekanbaru (DPMPTSP) Kota Pekanbaru.
"Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru memberikan sanksi berupa penyitaan 10 kursi besi milik Kedai Oma di Mal Pekanbaru Jalan Jenderal Sudirman, Senin (27 Maret 2023)," keterangan dalam caption video ini.
Video tersebut kini telah viral di media sosial dan mendapat 1.866 komentar dari warganet.
Komentar warganet ada yang pro terhadap tindakan tegas Satpol PP, terdapat pula yang kontra. Bahkan, salah satu warganet menulis komentar yang menggelitik perut.
"Apa susahnya sih makan di rumah masing-masing kalau tidak puasa? Atau bawa makanan dari rumah lah kalau memang tidak puasa. Hargai orang yang berpuasa," tulis @asepwa***
"Saya seorang muslim, tapi saya tidak setuju dengan tindakan aparat seperti ini. Puasa itu ibadah antara pribadi seorang muslim dengan Allah. Muslim yang dewasa seharusnya sudah paham dengan kewajiban puasa Ramadan. Jadi tidak perlu intervensi dari aparat," ujar @arif***
"Mungkin di kantor Satpol PP Pekanbaru ini kekurangan kursi. Mungkin itu lagi nyumbang kursi untuk kantor Satpol PP Pekanbaru. Positive thinking saja," gumam @fikhi***
Baca Juga
-
Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?
-
Buku Islam & Kebangsaan: Menemukan Wajah Islam dalam Rumah Kebangsaan
-
Samsung Galaxy S26 FE Hadir di Indonesia, Teman Andalan Anak Muda Wujudkan Ide Kreatif
-
Islam & Lingkungan: Jangan Sampai Keserakahan Manusia Merusak Rumah Bersama
-
Vivo V80 Lite 5G Meluncur, Tawarkan Baterai 10.000 mAh dan Kamera Sony 50MP
Artikel Terkait
-
Viral TKW di Hongkong Damprat Oknum Bea Cukai: Gamis Rp 200 Ribu Didenda Rp 9 Juta
-
Lokasi Cocok Bukber Bulan Puasa, Coba Jajal Mie Pangsit Ayam Gumik di Kota Pekanbaru, Rasakan Sensasinya
-
Indah Permatasari Bilang Ampun Setelah Video yang Dikira Balas Nursyah Viral di Medsos
-
Pacaran di Bulan Ramadan Apakah Puasa Kita Sah? Ustadz Abdul Somad Menjawab dengan Kalimat Bijak Ini
-
Nora Alexandra Curhat Difitnah Oleh Manusia yang Lebih Jahat dari Setan
News
-
Vredeburg Game On, Arena Edukasi Anak Panti oleh Loka Bestari
-
Jalan Sore Pukul Panci, Suara Ibu Indonesia Protes MBG di Jogja
-
Belum Wisuda, Puluhan Lulusan MMTC Yogyakarta Sudah Terserap Dunia Kerja
-
Bakar Semangat Juang, Plt Ketum PPAD Turun Langsung Kawal Atlet Golf di Surabaya
-
Jangan Asal Viral! Peringatan Keras Komdigi untuk Para Kreator Konten di Era AI
Terkini
-
Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?
-
Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?
-
Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang
-
Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang