Jalan raya sudah ramai dengan pengguna kendaraan para pemudik. Pemudik lebaran tahun ini melonjak dahsyat dari tahun kemarin, sehingga mengakibatkan kemacetan di sebagian kota. Meski demikian, para pemudik diimbau agar tetap jaga keselamatan selama di perjalanan, serta mematuhi aturan berkendara dan tata tertib lalu lintas.
Baru-baru ini telah beredar video viral di media sosial, seperti unggahan di akun Instagram @lamputerangofficial pada Kamis (20/4/2023).
BACA JUGA: Rekam Momen Mudik, Driver Ini Ikut Mewek Gegara Ingat Keluarga: Ya Tuhan Saya Ingin Begini
Dalam tayangan video tersebut, tampak pemudik sedang mengendarai mobil putih dengan membawa sepeda motor ditaruh di atas mobil. Sepeda motor tersebut diselimuti kain serupa jas hujan.
Sontak, video tersebut menjadi perhatian publik. Bahkan, terlihat saat hendak masuk ke gerbang tol, mobil dengan sepeda motor di atasnya itu tidak bisa masuk, lantaran mobil dan muatan di atasnya tersebut melebihi ketinggian 1 meter. Sehingga pengendara mobil tersebut bergeser ke gerbang sebelahnya.
"Tradisi mudik mungkin hanya ada di Indonesia, dan melihat serba serbi keunikan para pemudik mungkin bisa menjadi hiburan bagi kita," tulis keterangan pada video tersebut.
BACA JUGA: Nyesek! Diberi Kue Tetangga, Wanita Ini Malah Difitnah Jual Diri oleh Suami Sendiri
Video ini mencerminkan mudik yang kurang sehat. Mudik dengan model demikian tidak layak ditiru. Sebab, kendaraan yang dikendarai itu bukan mobil angkutan, dan muatannya melebihi kapasitas. Hal tersebut juga membahayakan bagi pengendara lain.
BACA JUGA: Viral Rombongan Siswa SMA Umroh Bareng ke Tanah Suci, Publik: Study Tour Bonus Pahala
Harusnya ia bawa barang sebisanya agar bisa mudik seperti biasanya. Mudik yang tetap menjaga keselamatan umum. Keselamatan pengendara, barang-barang, dan orang lain.
Video pemudik yang dinilai egois ini mendadak viral di media sosial dan dikomentari para netizen.
"Wajib ditilang. Pertama, bukan kendaraan angkutan. Kedua, membahayakan pengguna lain. Ketiga, melebihi kapasitas," tulis @indra*** di kolom komentar.
"Maklum, momen satu tahun sekali, tapi tetap utamakan keselamatan umum. Jangan ceroboh," saran @fanny*** agar tetap jaga keselamatan.
Di antara mereka juga penasaran cara menaikkan motor tersebut ke atas mobil.
"Yang gua heran... Naikin ke atas mobilnya gimana itu, ya?" tanya @syam*** penasaran.
"Gimana cara naikin di atas mobilnya? Dan apa nggak bahaya buat pengendara lainnya?" sambung @nasya***
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko
-
Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian
-
Tecno Spark 50S 5G Resmi Meluncur, Ponsel Terjangkau dengan Fitur FreeLink yang Menarik
-
Huawei FreeClip 2 Dual Color Rilis: TWS Unik dengan Desain Jepit Telinga dan Baterai Awet
-
Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua
Artikel Terkait
-
Bakal Salat Id di Petamburan, Habib Rizieq Rayakan Lebaran Versi Pemerintah
-
6 Potret Gamis Lesti Kejora, Omzet Penjualannya Mencapai Rp5 Juta Per Hari
-
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1444 H atau Hari Raya Idul Fitri 2023 Jatuh pada Sabtu 22 April 2023
-
Tak Ingin Ada Penumpukan Pemudik, Heru Budi Janji Bakal Tambah Bus Cadangan untuk Lebaran Tahun Depan
-
Nasabah BRI Group Menikmati Mudik Gratis Bersama BUMN
News
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?
-
Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!
-
Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026
-
Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026
-
AXIS Nation Cup 2026 Memasuki Puncak, 16 Tim Berebut Gelar Juara di Jakarta
Terkini
-
Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan
-
Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru
-
The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup
-
Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia
-
Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban