Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Dito Ariotedjo melaunching bulan pemuda dan kick off Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2023 di Kemenpora, pada hari Minggu (1/10/2023) lalu.
Melalui unggahan akun Instagram @kemenpora, momen itu dibagikan dan sekaligus Menpora Dito melaunching logo Hari Sumpah Pemuda ke-95.
Dari keterangan unggahan tersebut, diketahui ada hal menarik saat launching logo tersebut. Menpora Dito mengumpamakan makna dari logo Hari Sumpah Pemuda tahun ini dengan lima anggota Power Rangers.
Kelima anggota Power Rangers tersebut memiliki keahlian dan karakter yang berbeda tapi siap menghadapi musuh bersama. Yang dapat diartikan, gotong royong dan tolong menolong adalah kekuatan super untuk menghadapi berbagai ancaman bagi bangsa dan negara.
“Ada lima anggota Power Rangers, yakni Ranger Merah si pemberani, Ranger Biru si genius, Ranger Kuning si kreatif, Ranger Hijau si optimis, dan Ranger Pink si romantis,” ujar Dito, seperti dilansir dari Instagram @kemenpora, pada Rabu (4/10/2023).
“Setiap anggota Power Ranger memiliki keahlian, karakter serta kepentingan yang berbeda,” lanjutnya.
Dito mengumpamakan dalam film Power Rangers pada akhir episode, akan muncul monster yang menjadi raksasa. Ketika menghadapi musuh yang lebih besar, maka kelima Power Ranger itu bersatu menjadi robot raksasa, bernama Megazord.
“Dari power Ranger kita bisa petik pelajaran, bahwa gotong royong dan tolong menolong adalah kekuatan super untuk menjadi bangsa yang siap menghadapi berbagai ancaman monster, seperti kemiskinan hingga kebodohan, baik di tingkat lokal, nasional hingga internasional,” ucapnya.
Dito mengungkapkan, Oktober bulannya pemuda, khususnya pada 28 Oktober yang merupakan momen sumpah pemuda. Sumpah pemuda diperingati untuk mengenang perjuangan seluruh elemen pemuda di masa lalu yang telah berhasil memberikan masa depan yang lebih baik untuk hari ini.
Lebih lanjut, Dito mengajak seluruh stakeholder untuk gotong royong menjelang Peringatan Hari Sumpah Pemuda. Sontak unggahan Instagram @kemenporan tersebut tak lepas komentar dari warganet. Berikut beberapa komentar netizen yang bisa dilihat.
“Gak ada inspirasi yang lebih lokal dan membanggakan apa pak, kok sampai import power rangers, gawe ngakak saja bapak ini,” tulis akun @sam*****.
“Kenapa power rangers? Kenapa gak pake hero Indonesia aja banyak kok,” timpal yang lainnya.
“Mending pake tokoh perwayangan, daripada superhero asing,” sahut netizen lain di kolom komentar.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital
-
Niat Jahat yang Tidak Sampai: Ketika Hukum Tidak Selalu Perlu Ikut Panik
-
Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Adalah Kebohongan Terbesar yang Kita Percaya
-
Menonton Sirkus Kemiskinan: Sisi Gelap Konten Sedekah di Media Sosial
Artikel Terkait
-
Usai Namanya Disebut Terima Rp27 M, Menpora Dito Akan Dihadirkan di Sidang Korupsi BTS 11 Oktober
-
PDIP Sebut Reshuffle di Akhir Masa Kepemimpinan Jokowi Kurang Kondusif, Kecuali Ada Menteri Terjerat Kasus Hukum
-
Disebut Terima Duit Rp27 Miliar, Begini Nasib Menpora Dito Ariotedjo di Kasus Korupsi BTS Johnny Plate Dkk
-
Tanggapi Isu Bakal Direshuffle Jokowi, Menpora Dito: Jabatan Kapan Saja Bisa Diambil
-
Jokowi Mengrnyitkan Dahi Dengar Isu Mentan dan Menpora Bakal Direshuffle Pekan Ini
News
-
Bukan Konten Joget, 4 Bocah Ini Pilih Bersihkan Selokan hingga Dijuluki Pandawara Cilik
-
Ilmuwan Temukan Spons Laut yang Bisa Bersihkan Pelabuhan Tercemar
-
Hidup Berpindah Mengikuti Hutan: Perjuangan Punan Batu Benau-Sajau Mempertahankan Ruang Hidup
-
Naik Transportasi Umum, Langkah Sederhana yang Bisa Bikin Kota Lebih Nyaman
-
Mengapa Transportasi Umum Adalah Jawaban Buat Bumi Kita
Terkini
-
Keajaiban Membaca dalam When You Love a Book Karya Kaz Windness
-
4 Body Lotion Ringan dan Menyejukkan, Penyelamat Saat Cuaca Terik!
-
Dari Contekan ke Korupsi: Benang Merah yang Sering Kita Abaikan
-
Review Drama Kingdom, Melawan Teror Zombi di Tengah Intrik Politik Joseon
-
Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Ketetapan Pajak, Agensi Beri Tanggapan