Reni Komalasari (18 tahun), pendaki Gunung Cikuray yang hilang sejak 20 Desember 2009 hingga sekarang belum juga ditemukan.
Dikabarkan, Reni bersama 12 temannya berangkat dari Cipondoh menuju Garut pada 18 Desember 2009. Pendakian dimulai dari Cigedug. Menurut keterangan, Reni Komalasari mendaki dengan kaus oblong, sweater, sandal jepit swallow, dan tanpa peralatan lengkap. Diketahui, saat mendaki ia sedang demam, belum berpengalaman, namun memaksakan diri mendaki.
"14 tahun hilangnya Reni Komalasari di Gunung Cikuray. Mendaki modal niat, Reni Komalasari menghilang di sekitar puncak bayangan Cikuray pada 2009 dan tidak pernah ditemukan. Banyak cerita para pendaki bertemu sosoknya yang misterius," tulis @creepylogy_ di akun Twitternya pada Sabtu (7/10/2023).
Awalnya, sebab kondisi kurang sehat, Reni sempat menumpang inap di rumah Pak RT setempat, sementara 12 temannya melanjutkan pendakian.
Pada tanggal 19 Desember 2009, Reni ingin menyusul teman-temannya ke puncak gunung. Pak RT sempat melarangnya, namun Reni tetap ngeyel. Akhirnya dengan ditemani Pak RT dan dua warga setempat, Reni mendaki hingga menemui teman-temannya.
Puas menghabiskan waktu di puncak gunung, tanggal 20 Desember 2009 Reni beserta rombongan ingin kembali turun lewat jalur Cilawu. Rombongan kemudian dibagi menjadi dua. Rombongan pertama berjumlah delapan orang berjalan lebih dahulu, sedangkan Reni bersama empat temannya berada di belakangnya.
BACA JUGA: Pedagang Tanah Abang Minta Shopee dan Lazada Ikut Dihapus, Netizen: Gak Setuju Banget!
Saat melintasi jalur menuju Kecamatan Bayongbong, Reni memutuskan berhenti sejenak. Ia beristirahat sambil duduk karena kelelahan dan dehidrasi. Ia mengeluh kehausan, sehingga kelompok Reni berhenti di puncak bayangan yang berjarak 300-an meter dari puncak.
Tiga orang regu Reni memutuskan turun untuk mencari air, sedangkan Reni menunggu bersama Asep Saefulloh (19 tahun). Lima belas menit berlalu, ketiga teman Reni belum kunjung kembali. Kemudian, Asep menyusul ke bawah dan meninggalkan Reni seorang diri.
Saat mereka kembali dari mencari air di bawah, ternyata Reni sudah tidak ada di tempat. Mereka terus mencari, namun tak berhasil. Reni diduga jatuh ke tebing berkedalaman 300 meter, berdasarkan jejak alas kakinya yang ditemukan personel. Namun, setelah disusuri ke bawah, gadis itu tidak juga ditemukan.
Dalam postingannya, @creepylogy_ juga menyertakan tangkapan layar mengenai perjumpaan para pendaki lain dengan sosok Reni.
"Ini yang aku ceritain di pos bayangan itu @yulianiyana. Posisi dia make jaket pink, dan bertopi, nangis minta pulang," ujar @titik_se***.
"Berarti yang kemarin, ini pas banget kemarin. Hari Selasa gua turun ketemu sama cewek. Dia lagi naik gunung, gua ama teman gua turun gunung. Namanya sama, Reni, dia naik tapi sendiri," ungkap @mamahde***.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Satire di Balik Tawa: Membaca Indonesia Lewat Buku Esai Lupa Endonesa
-
5 Pilihan HP Kamera Zoom Terbaik 2026, Bidik Jarak Jauh Tanpa Blur
-
Tren Sujud Freestyle Berujung Petaka: Alarm Keras Dunia Pendidikan
-
Menyusuri Teduh Pantai Cemara di Ujung Selatan Jember
Artikel Terkait
News
-
Bukan Sekadar Objek Politik: Saatnya Anak Muda Jadi Mitra Strategis Kawal Isu Daerah
-
IHR: Perebutan Piala Raja Mangkunegaran dan Laga Krusial Triple Crown di Tegalwaton
-
Berburu Hidden Gem Modest Fashion di Tengah Kota: Last Stock Sale 2026 Resmi Dibuka!
-
Main Karet di GBK Bareng Komunitas Bermain: Nostalgia Seru yang Kadang Terbentur Ribetnya Izin
-
Siap-Siap! Perunggu hingga Kelompok Penerbang Roket Bakal Guncang Depok di The Popstival Vol. 2
Terkini
-
Tak Semua Cinta Bisa Diselamatkan: Tragedi Nara dan Jindo dalam Eye Shadow
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
-
Dosa Lingkungan di Balik Label 'Ramah Bumi' yang Estetik
-
Bawa Identitas Neo! Taeyong NCT Perluas Genre Musik di Comeback Album WYLD
-
Memahami Dunia Anak Spesial: Review Novel Ikan Kecil yang Mengajarkan Empati Tanpa Menggurui