Pemerintah melalui Kementerian ESDM secara resmi telah merilis regulasi terkait distribusi Alat Memasak Listrik (AML) atau penanak nasi kepada masyarakat.
Melansir dari suara.com, berdasarkan ketentuan yang tertera dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 11 Tahun 2023 mengenai Penyediaan Alat Memasak Berbasis Listrik bagi Rumah Tangga, pemerintah menyebut kalau kebijakan itu bertujuan untuk memastikan ketersediaan akses terhadap energi bersih yang terjangkau, handal, dan berkelanjutan.
Selain itu, tujuan yang lainnya juga guna mengurangi ketergantungan impor LPG untuk keperluan memasak serta meningkatkan konsumsi listrik per individu.
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, menyebutkan kalau program itu difokuskan untuk mempromosikan penggunaan sumber energi yang bersih dan meningkatkan pemanfaatan listrik.
Adapun Alat Memasak Berbasis Listrik (AML) yang dimaksud digunakan untuk keperluan memasak, menghangatkan makanan, dan mengukus makanan dengan kapasitas antara 1,8 hingga 2,2 liter. AMR akan diberikan kepada pelanggan PLN dengan kategori daya 450 VA, 900 VA, dan 1.300 VA.
Mendagri Ajak Masyarakat Tinggalkan Nasi
Di samping itu, dari beberapa hari yang lalu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnivan mengajak masyarakat untuk mencari sumber karbohidrat selain dari beras atau melakukan diversifikasi pangan.
Upaya itu dilakukan sebagai respons terhadap kenaikan harga beras akibat berkurangnya stok akibat fenomena EL Nino.
Menurut Tito, ada banyak alternatif sumber karbohidrat selain beras yang tersedia di Indonesia. Terlebih dari itu, Tito berpendapat beras memiliki kandungan gula tinggi yang berpotensi menyebabkan diabetes jika dikonsumsi berlebihan.
“Kita tau berapa jenis beras mengandung banyak sekali gula, ngga bagus, bisa menjadi sumber penyakit diabetes militus, gula,” kata Tito, pada Kamis (5/10/2023) lalu, seperti dikutip dari suara.com.
Kabar itu juga diunggah melalui akun Instagram @frix.id, pemerintah bagikan rice cooker gratis, saat Mendagri ajak tinggalkan nasi. Sontak saja unggahan tersebut tak lepas komentar dari warganet. Berikut beberapa komentar netizen yang dapat dilihat.
“Gausah pak sayang uangnya nanti takut dikorupsi oknum, lagian kita juga mampu beli rice cooker mah, yang gak mampu itu beli berasnya,” tulis akun @irf***.
“Agak ngeri kalau tiba-tiba dikasih gratis tau-tau bulan depan ada kejutan, listrik naik, BBM naik, segala naik, madep,” sahut yang lain.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Laki-Laki Tidak Boleh Nangis? Siapa Sih yang Buat Aturan Aneh Itu?
-
Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital
-
Niat Jahat yang Tidak Sampai: Ketika Hukum Tidak Selalu Perlu Ikut Panik
-
Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Adalah Kebohongan Terbesar yang Kita Percaya
Artikel Terkait
-
Kemarau Panjang di Kota Depok, Wali Kota: Hujan Buatan Kewenangan Pemerintah Pusat
-
Dicopot Tito Karnavian Gegara Inflasi Tinggi, Pj Wali Kota Cimahi Beri Resppon Tak Terduga
-
Cara Dapat Rice Cooker Gratis dari Pemerintah, Siap Dibagikan Tahun Ini
-
27 Hektare Padi Gagal Panen, Bupati Bogor Minta Warganya Makan Singkong
-
Heboh Pemerintah Mau Bagi-bagi Rice Cooker Gratis, Susi Pudjiastuti Geram Langsung 'Turun Gunung'
News
-
Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati
-
BERDAYA UPN Veteran Jakarta: Membekali Anak Bantargebang Membayangkan Masa Depan
-
Mengenal Kind Pace, Ruang bagi Perempuan untuk Berlari dan Saling Terhubung
-
Merah Putih Berkibar di 4 Negara, WNI Ikut Doakan Korban Gempa NTT
-
PATRIBERA 2026 Hadirkan AHY hingga Diskoria, Warnai Langkah Awal Mahasiswa Baru UPNVJ
Terkini
-
5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan
-
Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Pulang dan Kisah Eksil yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai