Ayah Mirna, Edi Darmawan Salihin ikut menjadi sorotan usai rilisnya film dokumenter Netflix yang berjudul "Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso".
Sebagai informasi, film dokumentar itu kembali mengulasnya kasus meninggalnya Mirna Salihin yang diracun sianida melalui kopi oleh Jessica Wongso pada tahun 2016.
Edi Darmawan selaku ayah mendiang Mirna pun ikut menjadi salah satu sosok yang muncul dan dimintai keterangannya dalam film dokumenter itu.
Buntut viralnya film itu, segala jejak digital perihal kasus kopi sianida itu kembali muncul. Salah satunya adalah saat Edi Darmawan yang rupanya pernah mendapatkan penghargaan di sebuah acara televisi.
Dalam unggahan video yang beredar, Edi Darmawan memenangkan penghargaan kategori fenomenal pada tahun 2017 setelah kejadian wafatnya mendiang Mirna Salihin.
"Peraih iNews Maker Award 2017 kategori fenomenal diberikan kepada Darmawan Salihin," kata pembaca kategori, dikutip dari akun TikTok @indonesia.netizen pada Sabtu (14/10/2023).
Setelah namanya disebut oleh pembawa acara, Edi Darmawan langsung naik ke panggung dan memberikan sedikit sambutan. Ia mengucapkan terima kasih kepada pihak televisi yakni MNC hingga Hary Tanoesoedibjo.
"Terima kasih kepadan MNC News, khususnya pimpinan tertinggi Pak Hary Tanoe yang hadir di sini," kata Edi Darmawan dalam ucapannya.
Selain itu, Edi Darmawan juga sempat menyebut nama Anies Baswedan yang saat itu hadir sebagai gubernur DKI Jakarta yang baru di acara tersebut.
"Saya lihat juga ada gubernur baru, yang sangat bergembira, Pak Anies, selamat malam. Semuanya VVIP yang tak bisa saya sebutkan satu per satu," pungkasnya.
Sontak unggahan video lawas tersebut langsung menjadi heboh dan beragam tanggapan ditinggalkan warganet di kolom komentar.
"Di luar nalar anj**. Masa ada awardnya," komentar salah satu warganet.
"Anaknya dijadikan alat biar famous (terkenal)," timpal warganet.
"Gue yang amit-amit. Misal anak mati terus jadi nominasi karena kejadian anak meninggal, nggak bakal terima itu award dan nggak bakal datang," imbuh lainnya.
"2016 anaknya meninggal, 2017 dapat award," ujar yang lain.
"Agak lain anj**. Umumnya orang tua nggak mau ingat-ingat kasus anak meninggal. Ini malah take award sambil sambutan," tambah warganet lain.
Baca Juga
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural
-
Refleksi Lagu Runtuh: Ketika "Baik-baik Saja" Jadi Kebohongan Paling Melelahkan
-
Teruntuk Kamu! Lampu Kendaraanmu Terang Banget Kayak Mau Jemput Ajal Saya
-
Hunian di Balik Geligi Elara
-
Momen Haru Irene Red Velvet Raih Kemenangan Solo Perdana, Kalahkan BTS!
Artikel Terkait
-
Ayah Mirna Salihin Bocorkan soal Ferdy Sambo, Detik-Detik Kedekatan Mengejutkan
-
Pengacara Brigadir J: Mirna Salihin Bukan Dibunuh Jessica Wongso, Tapi Tikus
-
Tetap Bela Jessica Wongso, dari Sini Awal Hotman Paris Musuhan dengan Otto Hasibuan
-
Kesaksian Eks Karyawan Edi Darmawan Sebelum Kena PHK Tanpa Pesangon: 3 Bulan Gaji Tersendat
-
Wajah Jessica Wongso Tak Terlihat di Rekaman CCTV Terbaru, Pakar Heran Kenapa Edi Darmawan Begitu Percaya Diri
News
-
Studi: Perluasan Ruang Hijau Kota Hanya Redam Sebagian Kecil Kenaikan Suhu, Bagaimana Solusinya
-
Harga Beras Bikin Jantungan? Di Penggilingan Turun, Eh di Pasar Malah Melambung!
-
Berkah Pion di Warung Kopi: Ketika Perang di Papan Hitam Putih Ternyata Bisa Lawan Pikun
-
Bukan Sekadar Melindungi Rakyat, Ini Alasan Pemerintah Menahan Kenaikan BBM
-
STY Hadir! Intip Keseruan Pacuan Kuda Triple Crown 2026 di Jogja Bareng 12 Ribu Penonton
Terkini
-
Quiet Quitting ala ASN: Pilih Jalan Fungsional Biar Gak Jadi Pejabat Struktural
-
Refleksi Lagu Runtuh: Ketika "Baik-baik Saja" Jadi Kebohongan Paling Melelahkan
-
Teruntuk Kamu! Lampu Kendaraanmu Terang Banget Kayak Mau Jemput Ajal Saya
-
Hunian di Balik Geligi Elara
-
Momen Haru Irene Red Velvet Raih Kemenangan Solo Perdana, Kalahkan BTS!