Jessica Kumala Wongso sempat dikabarkan di Australia bekerja di bidang farmasi. Kabar tersebut membuat banyak yang mengaitkan pekerjaan Jessica dengan kasus kopi sianida menewaskan Wayan Mirna Salihin.
Pengacara Jessica Wongso, Otto Hasibuan membantah kabar bahwa kliennya bekerja di bidang farmasi.
BACA JUGA: Bukan Cuma Kamaruddin Simanjuntak, 70 Ribu Pengacara Bakal Pasang Badan Bela Jessica Wongso
"Perlu saya katakan, ada orang bilang dia kerja di farmasi, dan karena dia kerja di farmasi wah dia tahu soal sianida, itu bohong," kata Otto Hasibuan dalam tayangan YouTube Intens Investigasi dikutip pada Senin (16/10/2023).
Otto Hasibuan menjelaskan jika Jessica Wongso bekerja di perusahaan ambulans sebagai desain grafis.
"Dia kerja di perusahaan ambulans sebagai desain grafis, jauh banget dengan farmasi," ucapnya.
Pengacara kondang ini merasa heran dengan orang yang tega melontarkan tudingan tersebut. Hal itu membuat Otto kasihan dengan nasib Jessica Wongso harus dipenjara hingga menerima hujatan.
"Kok tega-teganya anda bilang itu kerja di farmasi, dari mana? Jadi saya pikir kasihan banget Jessica ini, sudah dihukum 7 tahun, masih dihujat lagi," tutur Otto Hasibuan.
Latar belakang Jessica Wongso lainnya yang salah tersebar ke publik yakni mengenai keluarga. Kabar bahwa Jessica Wongso berasal dari keluarga konglomerat ternyata tidak benar.
Jurnalis TV Fristian Griec yang kenal dekat dengan keluarga Jessica Wongso menyebut mereka adalah orang sederhana.
"Saya setiap hari lihat om dan tante gitu ya jauh dari penampilan kalau orang mempersepsikan tuh dia orang kaya banget," kata Fristian Griec dalam tayangan FYP Trans7.
"Jadi orang sederhana, yang saya lihat setiap hari ya. Itu saya lihat orang sederhana banget," imbuhnya.
Sama seperti Fristian, Otto Hasibuan juga menuturkan kalau keluarga Jessica Wongso tidak kaya raya sebagaimana yang ditudingkan.
"Jessica itu bukan keluarga mampu, di tengah juga mungkin tidak," katanya.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Membaca di Ruang Publik: Gerakan Senyap Membiasakan Membaca di Mana Saja
-
Merawat Budaya, Menggerakkan Ekonomi: Perjalanan Kemiren Bersama Astra
-
Persebaya vs Penang FC Jadi Ajang Rotasi Pemain, Apa Target Bernardo Tavares?
-
Novel Celebrity Wedding, Pernikahan Kontrak Antara Akuntan Publik dan Musisi
-
1000x Ghea Indrawari, Lagu yang Bikin Saya Berhenti Membandingkan Cinta
Artikel Terkait
News
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi
-
Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin
-
Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah
-
Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra
-
Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI
Terkini
-
Membaca di Ruang Publik: Gerakan Senyap Membiasakan Membaca di Mana Saja
-
Merawat Budaya, Menggerakkan Ekonomi: Perjalanan Kemiren Bersama Astra
-
Persebaya vs Penang FC Jadi Ajang Rotasi Pemain, Apa Target Bernardo Tavares?
-
Novel Celebrity Wedding, Pernikahan Kontrak Antara Akuntan Publik dan Musisi
-
1000x Ghea Indrawari, Lagu yang Bikin Saya Berhenti Membandingkan Cinta