Jurnalis Fristian Griec menjadi salah satu awak media yang meliput persidangan kasus kopi sianida pada 2016 lalu. Ia mengaku juga kenal dekat dengan Jessica Wongso sebagai terpidana pembunuh Wayan Mirna Salihin dalam kasus tersebut.
Menariknya, Fristian Griec melihat sosok Jessica Wongso berbeda. Ia tidak bisa mengatakan apabila Jessica memiliki kepribadian ganda seperti pernyataan beberapa pihak.
"Kamu menemukan kalau dia punya kepribadian ganda gitu," tanya Feni Rose dalam kanal YouTubenya dikutip pada Senin (16/10/2023).
"Saya nggak berani bilang begitu karena kalau kepribadian ganda itu harus psikolog atau psikiater yang bilang," jawab Fristian Griec.
Jurnalis ini menjelaskan tentang sosok Jessica Wongso di matanya memiliki sifat manja. Hal itu diketahuinya sejak dekat dengan Jessica.
Kedekatan mereka mulai terjalin saat Jessica Wongso memberikan Fristian secarik kertas berisi pujian outfit yang dikenakannya pada sidang 2016 lalu.
"Konteks saya mengatakan di dokumenter itu kalau saya menemukan sesuatu yang beda dari apa yang digambarkan psikolog yang meriksa dia itu. Itu dalam konteks bahwa saya punya kesempatan untuk dekat dengan dia," tutur Fristian.
"Saya menjadi orang yang punya dasar mengatakan kenapa Jessica itu manja," sambungnya.
Fristian Griec juga melihat Jessica Wongso sama seperti tahanan lain ketika berada di penjara.
"Tahu dari interaksi-interaksi. Bahkan saya ikut ke rutan untuk bisa melihat Jessica interaksi sama mamanya, interaksi sama sesama teman-teman di Rutan," ungkapnya.
Bahkan diungkapkan sang jurnalis jika Jessica Wongso pernah melontarkan candaan tentang kasus kopi sianida.
"'Fris Fris ini temanku yang itu nonton kamu'. Ternyata kan di koridor (penjara) ada televisi. 'Kok bisa disiarin kayak gitu ya sidang aku?'. 'Iya Jes, ini jadi atensi publik. Kamu sadar nggak sih?'. 'Ya nggak kan aku ada di dalam'," cerita Fristian tentang obrolannya dengan Jessica.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?
Artikel Terkait
-
Dewan Pers: Perpol Polri Soal Jurnalis Asing Bertentangan dengan UU Pers dan Penyiaran
-
Kapolri Bantah Isu Jurnalis Asing Wajib Punya Surat Keterangan untuk Meliput di Indonesia
-
Tim Kuasa Hukum Juwita Minta Penyidik Lakukan Tes DNA Guna Mengetahui Sperma di Rahim Jenazah
-
Kronologi Pemerkosaan Jurnalis Juwita Sebelum Dibunuh, Terduga Pelaku Anggota TNI AL
-
Daihatsu Xenia Jadi Barang Bukti Pembunuhan Wartawan di Banjarbaru
News
-
Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini, Hadirkan Hadiah Menarik dan Seru
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
Bukan Hanya Kembali Suci, Ternyata Begini Arti Idulfitri Menurut Pendapat Ulama
-
Contoh Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa yang Menyentuh dan Memotivasi
-
Hikmat, Jamaah Surau Nurul Hidayah Adakan Syukuran Ramadhan
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?