Sosok Prof Eddy atau Edward Omar Sharif Hiariej telah ditetapkan sebagai tersangka gratifikasi oleh KPK. Penangkapan Wamenkumham ini sempat dikaitkan publik dengan karma kasus kopi sianida Jessica Wongso.
Seperti diketahui, sebelum ditangkap Prof Eddy wara-wiri di podcast untuk membahas kasus tersebut yang ramai diperbincangkan lagi. Di sisi lain, Edi Darmawan Salihin ayah Mirna mengaku tak kenal dengan Prof Eddy walau yang bersangkutan buka suara soal kasus putrinya.
BACA JUGA: Viral Rumput JIS Kondisinya Memprihatinkan, Erick Thohir Kena Sindir
“Profesor Eddy saya kenal juga enggak. Dia bantu jaksa karena dia kejaksaan, wakil jaksa aguung ya kalau nggak salah dari UGM lagi," kata Edi Darmawan Salihin.
"Dia kesal kenapa mungkin ngelihat kasus ini kok berlarut-larut gitu loh, padahal sudah 7 tahun yang lalu, dibawa-bawa lagi,” sambungnya.
Ayah Mirna enggan mengomentari kasus yang menjerat Prof Eddy lantaran merasa bukan urusannya.
“Ya itu urusannya pak Eddy ya, saya gak kenal sama beliau,” ucapnya.
Meski begitu, ia mengucapkan terima kasih karena ahli hukum tersebut sudah membantunya soal kasus kopi sianida. Hanya saja, ia menyayangkan pernyataan Prof Eddy yang salah sehingga dipersoalkan oleh Otto Hasibuan.
“Saya terima kasih karena dia sudah banyak bantu kan ya ngomongin. Ya tapi ngomongnya salah-salah juga itu yang Pak Otto tangkep tuh, ya maafin lah dia,” ungkap ayah Mirna.
BACA JUGA: Demi Uang 50 Ribu, Alasan Pemuda di Sumbar Melecehkan Al-Quran
Namun, Edi Darmawan memaklumi hal itu karena Prof Eddy tidak seperti dirinya yang terus mengikuti kasus kopi sianida.
“Ya mungkin ada beberapa hal enggak tahu, kan dia enggak ngikutin. Kalau saya kan bapaknya tahu, ngikutin, nempel terus sama kasus ini,” tuturnya.
Menilik dari akun TikTok @lapakpublik yang membagikan ulang video wawancara tersebut, tak sedikit warganet yang mencurigai pernyataan Edi Darmawan. Mereka merasa ayah Mirna berbeda dari sebelumnya yang selalu mengaku kenal dengan orang-orang penting.
"Biasanya kenal semua, tumben sekarang bilang gak kenal," sentil warganet.
"Katanya kenal sama pejabat se-Indonesia Raya (emoji tertawa)" komentar yang lain.
"Tumben gak kenal biasanya kenal dengan semua orang (emoji tertawa)" sahut lainnya.
"Jadi berbalik 360 derajat pura-pura gak kenal. Lama-lama gak kenal juga dengan para bintang yang pernah diabsen sebagai backing dan soulmate," tanggapan warganet lain.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Naturalisasi Pemain Sepak Bola: Proses Kemenangan atau Kesalahan Berulang?
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
-
Membaca di Ruang Publik: Gerakan Senyap Membiasakan Membaca di Mana Saja
-
Merawat Budaya, Menggerakkan Ekonomi: Perjalanan Kemiren Bersama Astra
-
Persebaya vs Penang FC Jadi Ajang Rotasi Pemain, Apa Target Bernardo Tavares?
Artikel Terkait
News
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi
-
Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin
-
Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah
-
Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra
-
Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI
Terkini
-
Naturalisasi Pemain Sepak Bola: Proses Kemenangan atau Kesalahan Berulang?
-
Malam Ini! Arsenal vs Manchester City di Community Shield, Siapa Lebih Unggul?
-
Membaca di Ruang Publik: Gerakan Senyap Membiasakan Membaca di Mana Saja
-
Merawat Budaya, Menggerakkan Ekonomi: Perjalanan Kemiren Bersama Astra
-
Persebaya vs Penang FC Jadi Ajang Rotasi Pemain, Apa Target Bernardo Tavares?