Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) baru-baru ini merilis daftar kosmetik ilegal berbahaya yang banyak ditemukan di marketplace atau online shop (olshop).
Kosmetik ilegal yang beredar di pasaran itu tidak memiliki izin edar dan juga mengandung bahan kimia berbahaya.
Berdasarkan hasil patroli siber BPOM yang dilakukan pada periode Januari hingga September 2023 ada beberapa jenis kosmetik ilegal yang harus diwaspadai.
Berikut adalah 5 kosmetik ilegal berbahaya yang dirilis BPOM seperti dilansir dari laman Instagram resmi @bpom_ri.
BACA JUGA: Tampil Merona, Ini 10 Rekomendasi Lipstik yang Dipakai Para Idol K-Pop
1. Krim HN
Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan oleh BPOM, terdapat 8116 link penjualan yang menjual krim HN. Kosmetik ini termasuk jenis yang paling banyak dijual di olshop.
Krim HN mengandung bahan kimia berbahaya yaitu merkuri. Selain itu kosmetik tersebut juga tidak memiliki izin edar resmi alias ilegal.
2. Krim Diamond
Terdapat 6986 link penjualan yang ditemukan di marketplace yang menjual krim Diamond. Krim kecantikan yang banyak sekali ditemukan di marketplace itu nyatanya juga mengandung bahan merkuri yang jelas berbahaya bagi kulit.
3. Tabita Skincare
Dari penelusuran yang dilakukan BPOM, setidaknya ada 3778 link penjualan skincare dengan merk Tabita yang beredar di marketplace. Dalam skincare merk ini ditemukan kandungan merkuri dan hidrokuinon yang berbahaya bagi kulit.
BACA JUGA: 5 Padu Padan Outfit Celana Jeans ala Minnie (G)I-DLE, Nyaman Buat OOTD!
4. Tati Skincare
Skincare satu ini juga mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi kulit yaitu merkuri, hidrokuinon, dan tretinoin. Di marketplace sendiri ditemukan setidaknya 1791 link penjualan yang menyediakan skincare tersebut.
5. HB Dosting
Di daftar yang terakhir ada produk hand and body lotion dosis tinggi (HB Dosting) yang juga mengandung bahan kimia berbahaya seperti hidrokuinon dan steroid. Ada 1447 link penjualan yang menjual produk tersebut di marketplace.
Ingin menjadi cantik tentunya menjadi dambaan setiap orang. Akan tetapi kita juga perlu waspada dan jeli terhadap produk-produk kosmetik yang kita beli.
Jangan sampai kita abai karena tergiur dengan harga murah yang ditawarkan. Bahan kimia yang terkandung dalam kosmetik ilegal bisa berdampak fatal bagi tubuh.
Dilansir dari Halodoc dan Alodokter, ada beberapa bahaya yang mengintai di balik merkuri, di antaranya menyebabkan kerusakan pada sistem saraf, pencernaan dan ginjal, gangguan sensorik, hingga bisa menyebabkan kanker kulit.
Yuk lebih bijak lagi dalam memilah kosmetik yang aman untuk kulit agar kita bisa terhindari dari penyakit kulit berbahaya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kisah Desa Kemiren Banyuwangi Mendunia Berkat Komitmen Jaga Budaya Lokal
-
No Na Rilis Single Honk! Tampilkan Kearifan Lokal Indonesia, Ada Om Telolet Om!
-
5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor
-
Film Animasi Venom Resmi Dikembangkan, Digarap Sutradara Final Destination: Bloodlines
-
Maling Ayam Dikeroyok hingga Tewas, Mengapa Koruptor Tak Diperlakukan Sama?
Artikel Terkait
-
Waspada!! Satgas PASTI Sebut Iklan Pinjol-Investasi Ilegal Masih Beredar
-
Dukung Kemajuan Dunia Kecantikan Tanah Air, Cosmetic Day Hadirkan Ragam Kosmetik Lokal
-
Ngeri! Jurnalis Ichsan Mokoginta Disiram Air Keras Oleh Orang Tak Dikenal, Diduga Karena Pemberitaan Tambang Ilegal
-
Jangan Dibeli! 5 Skincare Mengandung Zat Kimia Berbahaya Temuan BPOM, Banyak Dijual di Ecommerce
-
Cegah Terjerat Pinjol Ilegal, Pakar Keuangan Bagikan Cara Mudah Atur Gaji dan Pengeluaran
News
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta
-
Mengenal Kimpul, Umbi Lokal Pengganti Nasi yang Sedang Viral Jadi Seblak hingga Tteokbokki
-
Baitul Arqam PWM Papua Barat Tuntas Digelar, Cetak Kader Kokoh Berlandaskan Islam Berkemajuan
-
Mengenal Komunitas Parkour Jakarta: Mengubah Stigma Olahraga Ekstrem Jadi Seni Disiplin Tubuh
Terkini
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit
-
Di Balik Ilusi Media Sosial dan Ekspektasi: Belajar Hadir dan Menerima Jalur Hidup yang Tak Linear
-
Ketika Perjuangan Terasa Disederhanakan dalam Kalimat "Enak, ya, Jadi Kamu"
-
Menemukan Cinta di Jalur Pendakian