Pakar hukum Alvin Lim angkat bicara tentang kasus dugaan korupsi timah sebesar Rp271 triliun yang melibatkan suami Sandra Dewi, Harvey Moeis dan Helena Lim.
Alvin Lim mengatakan kasus korupsi ini menggunakan modus lama dalam mengambil uang pemerintah.
"Ini modus yang udah lama terjadi, uang mereka bisa jadi crazy rich, bisa jadi kaya ya karena gemplang uang pemerintah, korupsi dari situ gratifikasi Rp271 triliun," kata Alvin Lim dalam tayangan kanal YouTube Intens Investigasi dikutip pada Sabtu (30/3/2024).
Menurutnya, kejaksaan agung dalam memproses kasus tersebut tidak hanya pada pidana tipikor tetapi juga pidana pencucian uang. Jika menggunakan pidana pencucian uang maka pemerintah bisa menyita aset-aset milik Harvey Moeis.
"Makanya nggak heran Harvey Moeis itu belikan anaknya privat jet. Ini seharusnya kejaksaan jangan hanya berhenti di pidana tipikor. Tapi dia harus masuk ke pidana pencucian uang TPPU-nya," ungkap Alvin Lim.
"Dengan pencucian uang kejaksaan bisa mengambil dan memulihkan kerugian negara karena Rp271 triliun loh. Itu dia bisa menyita aset-aset milik Harvey Moeis yang sudah mengalir ke pribadi dia dan juga Sandra Dewi," sambungnya.
Alvin Lim menilai bahwa Sandra Dewi dan anak-anaknya bisa hidup mewah selama ini dari uang hasil korupsi yang dilakukan Harvey Moeis. Oleh sebab itu, uang yang mengalir ke mereka harus disita agar negara dan masyarakat tidak rugi.
"Jadi Sandra Dewi itu sama anaknya bisa menikmati hidup mewah itu dari hasil korupsi suaminya. Mengalir uangnya ke meraka dan ini yang harus disita," tutur Alvin Lim.
"Jangan sampai negara ini rugi, masyarakat ini rugi dipakai oleh golongan-golongan yang hidup dari hasil korupsi." tandasnya.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah
-
Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?
-
Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra
-
Sinopsis Coyote vs. Acme, Debut dengan Skor Tinggi dan Tuai Pujian Kritikus
-
Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik
Artikel Terkait
News
-
Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah
-
Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra
-
Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI
-
Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
Terkini
-
Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?
-
Sinopsis Coyote vs. Acme, Debut dengan Skor Tinggi dan Tuai Pujian Kritikus
-
Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik
-
Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?
-
Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!