Kegiatan camping yang diadakan oleh KKN Moderasi Beragama Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang Posko 12, bekerja sama dengan Koramil Gunungpati dan School of Life, telah berhasil diselenggarakan pada tanggal 16-17 Juli 2024.
Acara ini dilaksanakan di Balai RW 5, Jatisari, Pongangan, Gunungpati, Semarang dengan tujuan utama untuk mempererat hubungan antarwarga serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan.
Lebih dari 50 peserta yang merupakan anak-anak turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka mengikuti serangkaian kegiatan mulai dari mendirikan tenda bersama, menanam bersama, jalan sehat, hingga berbagai permainan dan pentas seni yang menghibur.
Dalam sambutannya, koordinator KKN MB UIN Walisongo Posko 12 menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar untuk hiburan semata, namun juga sebagai wujud nyata dari komitmen untuk menjaga alam sekitar dan meningkatkan rasa solidaritas di antara masyarakat Jatisari.
"Saya mewakili teman-teman mahasiswa KKN, Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang diberikan oleh semua pihak dalam mendukung acara ini. Kolaborasi antara KKN, School of Life, dan Koramil GunungPati merupakan kunci utama dalam meraih kesuksesan kegiatan ini, dan kami sangat mengapresiasi kontribusi mereka," ujar koordinator dalam keterangannya.
Tujuan dari diadakannya camping adalah membantu dalam membangun kerja sama dan persatuan di antara peserta, untuk mengenal lingkungan dan alam, untuk melatih kemandirian, tanggung jawab, kerja sama, empati dan disiplin dan untuk memupuk keberanian mempimpin dan dipimpin.
Para peserta merasa gembira dengan acara ini karena mereka mendapatkan pengalaman baru dalam berinteraksi sosial dan belajar tentang pentingnya keberlanjutan lingkungan.
Mereka berharap ke depannya kegiatan serupa dapat diadakan secara berkelanjutan, sehingga dapat memperkuat rasa persatuan dan kesadaran lingkungan di Jatisari serta memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat lokal.
Acara ditutup dengan penuh antusiasme melalui pembagian door prize kepada peserta yang berhasil meraih kemenangan dalam berbagai permainan dan pentas seni. Moment ini tidak hanya menyemarakkan suasana, tetapi juga menjadi penghargaan atas partisipasi dan dedikasi mereka selama acara berlangsung.
Artikel Terkait
-
Tak Berhenti di Penggeledahan, KPK Dalami Dugaan Korupsi di Pemkot Semarang
-
Kejanggalan Wali Kota Semarang, Bagi-bagi 177 Unit Honda Vario ke Lurah, Anggarannya Rp8M tapi.....
-
KPK: Penggeledahan Di Semarang Masih Berlangsung
-
Soal Kabar Walkot Semarang Mbak Ita jadi Tersangka KPK, PDIP: Ada Operasi Politik Berbungkus Hukum
-
Dugaan Miring PDIP Usai Mbak Ita Dan Suami Jadi Tersangka KPK
News
-
Gara-Gara Potongan Video, Kebijakan Bupati Sumba Jadi "Gorengan" Panas Medsos
-
Pelecehan Kok Dibilang Fetish? Mengenal Rage Bait, Konten Sampah yang Hobi Makan Korban
-
Overtourism Bahayakan Lingkungan? Ketika Jejak Karbonmu Lebih Berat dari Koper
-
Harapan di Phoenix Library: Ketika Kertas Lebih Galak daripada Rudal
-
Mohon Maaf Lahir Batin ke Tetangga Udah, ke Diri Sendiri Kapan?
Terkini
-
Trip Singkat 4 Jam di Blitar: Dari Rumah Masa Kecil Bung Karno Sampai "Umrah" Singkat
-
Meneladani Adab Berutang yang Kian Terlupa di Novel Kembara Rindu
-
Saat Pengkhianatan Dibalas dengan Rencana Cerdas: Ulasan Novel The Camarro
-
Puasa Seharusnya Sederhana, Kenapa Konsumsi Justru Meningkat?
-
Serial Thailand Girl From Nowhere Dapat Remake Jepang untuk Pertama Kali