Pada tanggal 16 Juli 2024, kelompok 8 KKM Universitas Bina Bangsa (UNIBA) yang sedang mengabdi di kelurahan Pancalaksana melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Al-Badar yang dikabarkan mengalami musibah kebakaran.
Kabar tersebut disampaikan oleh bapak Sadeli, Lurah Pancalaksana. Kebakaran tersebut terjadi pada tanggal 14 Juli 2024, malam hari ba’da isya. Pesantren yang baru berdiri selama satu tahun itu berada di kp. Cibeo Cibodas, Kel. Pancalaksana, Kec. Curug. Pendiri pesantren, Bapak Hisni, menerangkan bahwa “tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, kejadian kebakaran ini diduga akibat arus pendek listrik yang telah menghanguskan 4 kamar asrama para santri yang dihuni oleh 2 orang per kamar”.
Dengan arahan Dosen Pembimbing Lapangan, Rani Septiani Sukandar, M.Si. kepada koordinator Bidang Keagamaan yaitu Putri, Yayat dan Linna. Seluruh mahasiswa KKM Kelompok 8 UNIBA yang diketuai oleh Ilham, melakukan open donasi yang dibuka selama kurang lebih 2 minggu. Pada hari Jum'at, 2 Agustus 2024, donasi diserahkan kepada Pondok Pesantren Al Badar.
Donasi ini merupakan bagian dari upaya komunitas lokal dan beberapa donatur untuk membantu memfasilitasi dan mendukung pendidikan serta kesejahteraan santri di pondok pesantren tersebut.
Penyerahan donasi dilakukan secara sederhana yang dihadiri oleh perwakilan mahasiswa KKM dan pemilik pondok pesantren. Pihak pondok pesantren menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diterima, yang akan digunakan untuk peningkatan fasilitas belajar, perbaikan asrama santri, serta kebutuhan operasional lainnya.
Dengan adanya donasi ini, diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi para santri dalam menuntut ilmu dan mencapai prestasi yang lebih baik. Pesantren ini terus berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang berakhlak mulia dan berpengetahuan luas.
Aksi sosial seperti ini menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap pendidikan dan pengembangan karakter anak bangsa. Semoga sinergi antara donatur dan lembaga pendidikan seperti Pondok Pesantren Al Badar terus terjalin untuk masa depan yang lebih baik.
(Putri Dwi Andiny dan Fina Nurul Amanah)
Baca Juga
Artikel Terkait
News
-
Bukan Sekadar Melindungi Rakyat, Ini Alasan Pemerintah Menahan Kenaikan BBM
-
STY Hadir! Intip Keseruan Pacuan Kuda Triple Crown 2026 di Jogja Bareng 12 Ribu Penonton
-
Yoursay Class: Tak Sekadar Curhat, Ini Cara Menulis Opini Personal yang Relatable dan Berdampak
-
Soleh Solihun Akhirnya Kasih Standing Ovation untuk 2 Peserta Indonesian Idol
-
Kaget Pas Lagi Jalan? Drama Baliho "Aku Harus Mati" yang Berujung Turun Panggung
Terkini
-
Efek Domino Plastik yang Menyentuh Semua Sektor, Pertanian Juga Kena lho!
-
Dilema Sunyi Generasi UMR: Kerja Demi Hidup atau Hidup Demi Kerja?
-
Perpustakaan Tubuh yang Diam-Diam Membusuk
-
Sinopsis Gold Land, Park Bo Young Terlibat Kasus Emas dan Pengkhianatan
-
Realitas Pahit di Balik Gaji UMR: Saat Hidup Hemat Menjadi Cara Bertahan