Tim sinematik siswa MAN 2 Bantul, dipimpin oleh Rofik dan tim, tengah sibuk mempersiapkan film sinematik untuk mengikuti Lomba Expo Nasional MA Plus Keterampilan ke-7. Mengusung tema “Madrasah Activity Goes to World,” film ini diharapkan dapat mengangkat citra madrasah ke kancah internasional.
Dalam beberapa bulan terakhir, Rofik dan timnya telah bekerja keras untuk menyusun konsep, menulis naskah, serta melakukan pengambilan gambar dan pengeditan film. Mereka menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan waktu hingga peralatan, namun semangat dan dedikasi mereka tidak pernah surut.
“Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa madrasah memiliki potensi besar dan bisa bersaing di level internasional,” ujar Rofik, ketua tim sinematik MAN 2 Bantul. “Melalui film ini, kami berusaha menggambarkan berbagai aktivitas dan prestasi yang telah diraih oleh madrasah, serta bagaimana kami berkontribusi positif dalam masyarakat.”
Proses pembuatan film ini melibatkan seluruh anggota tim, mulai dari penulisan skenario, pemilihan lokasi syuting, hingga teknik pengambilan gambar yang estetik. Mereka juga mendapatkan dukungan penuh dari para guru dan staf MAN 2 Bantul, yang selalu siap memberikan bimbingan dan fasilitas yang diperlukan.
“Kerja keras, semangat, kebersamaan, kekuatan, tanggung jawab, kreativitas, dedikasi dan kekompakan tim ini sangat membanggakan,” ungkap Khuza selaku pembimbing. “Mereka tidak hanya mengasah keterampilan sinematik, tetapi juga belajar tentang kerja sama, tanggung jawab, kebersamaan, semangat, pantang menyerah dan kreativitas.”
Film yang dipersiapkan oleh Rofik dan teman-temannya ini diharapkan dapat menginspirasi siswa-siswa madrasah lainnya untuk terus berkarya dan mengembangkan bakat mereka. Dengan tema “Madrasah Activity Goes to World,” mereka berusaha menampilkan bahwa madrasah tidak hanya fokus pada pendidikan agama, tetapi juga mengembangkan berbagai keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Lomba Expo Nasional MA Plus Keterampilan ke-7 ini akan menjadi ajang pembuktian bagi tim sinematik MAN 2 Bantul. Mereka berharap karya mereka dapat meraih penghargaan dan mengharumkan nama madrasah. Terlepas dari hasil yang akan diperoleh, pengalaman ini telah memberikan pelajaran berharga bagi seluruh anggota tim tentang arti kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi.
Dengan semangat dan kerja keras yang telah mereka tunjukkan, tim sinematik MAN 2 Bantul yakin bahwa mereka mampu menghasilkan karya terbaik dan membanggakan. Semoga usaha mereka membuahkan hasil yang gemilang dan semakin menginspirasi generasi muda untuk terus berprestasi.
Baca Juga
-
Gelar Kunjungan Industri, Siswa MAN 2 Bantul Praktik Olah Bandeng Juwana
-
MAN 2 Bantul Terima Wakaf dari Keluarga Almh Hj. Munifah binti Istamar
-
Penyerahan Sertifikat Wakaf kepada Keluarga Hj. Munifah di MAN 2 Bantul
-
Sukseskan SNPDB 2025/2026: Kepala MAN 2 Bantul Ikuti Sosialisasi
-
MAN 2 Bantul Raih Prestasi Gemilang pada Ajang Penghargaan Kemenag Bantul
Artikel Terkait
-
Kegiatan Hari Kedua TOT Prodistik MAN 2 Bantul Bersama ITS Surabaya
-
MAN 2 Bantul Gandeng ITS Surabaya Adakan TOT Calon Instruktur Prodistik
-
Pokemon Run 2024 Sambangi Yogyakarta, Begini Detail Harga Tiketnya!
-
Jogjakarta 90: Event Otomotif Klasik untuk Semua Generasi
-
Angkat Tema Piweling, Yogyakarta Gamelan Festival 2024 Siap Hadirkan Kegiatan-kegiatan Menarik!
News
-
Atasi Ketergantungan Energi Fosil, ITS Kembangkan Pembangkit Hibrida Angin dan Surya
-
From Zero to Hero, Kisah Kang Edai Bawa Budaya Osing Mendunia
-
Menemukan Makna Pulang di Les: Belajar dari Nyoman Nadiana dan Desa Sejahtera Astra
-
Tour de Les dan Perjuangan Bli Nyoman Mengubah Sepinya Bali Utara
-
Edukasi Pencegahan KDRT: FH UNY Gandeng 'Aisyiyah Sewon Utara Perkuat Relasi Keluarga Sakinah
Terkini
-
Ulasan Pramuka: Jejak Langkah Sang Penggalang di Tengah Belantara Sunyi
-
Polemik Hafalan Al-Qur'an dan Hadiah Miras: Ketika Gimik Marketing Menabrak Sakralitas Agama
-
Huawei Pura 90s Series Segera Masuk Indonesia, Bawa Kamera Telephoto 200MP dan AI Canggih
-
Anime Pendek Kaiju No.8 Narumis Week at Work Tayang 5 September
-
Merdeka dari Ekspektasi Orang Lain: Perjalanan Temukan Versi Diri Sendiri