Seiring dengan terus meningkatnya penularan Covid-19, guna meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Inisiatif Terprogram Dari Rumah (KKN MIT DR) Ke-XII UIN Walisongo Semarang dari kelompok 2 membagikan masker dan Hand Sanitizer untuk warga yang membutuhkan. Pembagian masker dan hand sanitizer dilakukan di sepanjang jalan Ngaliyan menuju ke arah Mijen, Kota Semarang.
Kegiatan pembagian dilangsungkan Senin (16/08/2021) sekira pukul 02.00 WIB. Sasaran pembagian diberikan kepada orang yang membantu menyeberang jalan, tukang parkir, penjual asongan, dan tukang ojek.
Menurut Mustofa selaku koordinator kelompok 2 KKN memberikan alasan mengenai sasaran pembagian, “Pemberian ini diharapkan guna meningkatkan kesadaran mereka (tukang parkir, penjual asongan, dan tukang ojek) agar selalu sadar untuk menerapkan protokol kesehatan.” Ujarnya.
Mengenai realitas di masyarakat, orang yang tidak mengenakan masker bukan karena tidak ingin mematuhi protokol kesehatan akan tetapi ada juga karena kekurangan atau tidak mampu, hal tersebut disampaikan Mustofa ketika melihat seorang yang kekurangan tidak memakai masker.
“Di Lapangan ketika membagikan masker, ada seorang Ibu beserta anak-anaknya yang sedang menunggu suami bekerja menjadi tukang parkir, ketika diberikan masker dan Hand Sanitizer langsung dipakai (sebelumnya tidak memakai masker) muncul rasa kebahagiaan di hatinya ketika dibantu” sambung Mustofa.
Kegiatan ini dilakukan oleh beberapa mahasiswa dari kelompok 2 KKN, Mustofa, Rois, Linda, Faqih, dan Dicky.
Terdapat puluhan Masker dan Hand Sanitizer yang dibagikan kepada warga, setiap warga diberikan 5 masker yang dibungkus dengan plastik dan satu hand sanitizer yang ada stiker KKN MIT DR UIN Walisongo Semarang. Tagline di dalam stiker ada keterangan "Urip Sehat, Corona Minggat" dan juga informasi cara penggunaan Hand Sanitizer yang benar.
Sebelumnya, masker dibungkus oleh Niken (Sekretaris Kelompok 2 KKN) di rumahnya sedangkan untuk desain stiker dibuat oleh Mustofa.
Semua saling berkerja sama untuk menebar manfaat untuk sesama. Semoga aksi sosial ini guna menyadarkan masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dengan aksi yang nyata, bisa semakin genjar dilakukan supaya pandemi covid -19 ini bisa segera hilang sehingga aktivitas bisa berjalan normal.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Viral Polisi Suruh Pendemo Tolak UU TNI Cap Jari dan Foto, Publik Murka: Mereka Penjahat?
-
Demo Tolak UU TNI, Mahasiswi Ini Skakmat Annisa Mahesa: Diskusi Baik-baik Mau Didengar?
-
Pendaftaran UTBK Ditutup, Peserta Diminta Cek Kembali Lokasi Ujian dan Syarat Pembayaran
-
Aksi Tolak UU TNI di Jakarta Berakhir Ricuh
-
Massa Pendemo Tolak UU TNI di DPR Dipukul Mundur Aparat, Satu Motor Ludes Terbakar!
Release
-
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ikut Serta dalam Kegiatan Posyandu
-
Bantu Program Sekolah Kampung, KKN UIN Walisongo Gagas Model Pembelajaran Baru
-
Gowes dan Tanam: Aksi Nyata Menjaga Bumi ala Pencinta Alam UIN Jakarta
-
Ekspor Indonesia Alami Penurunan, Akibat Pandemi Covid-19?
-
Komunikasi Publik dalam Pemilu Lahirkan Pemilih Cerdas dan Berdaulat
Terkini
-
Tampil Gacor di Timnas Indonesia, Ole Romeny Sebut Ada Andil dari Patrick Kluivert
-
'Weak Hero Class 2' Tayang April, Kelanjutan Kisah Yeon Si Eun di SMA Baru!
-
Spider-Man: Brand New Day, Jembatan Multiverse MCU ke Avengers: Doomsday
-
First Impressions Drama 'Korea The Divorce Insurance', Worth It Gak Sih?
-
Resmi! PSSI Umumkan Skuad Timnas Indonesia Untuk Piala Asia U-17 2025