Kuliah Kerja Nyata atau KKN Tematik di Universitas Pendidikan Indonesia Gelombang 2 telah dimulai sejak tanggal 21 Agustus lalu. Kegiatan tersebut dilakukan secara daring, baik itu kegiatan di bidang pendidikan yang dilakukan di sekolah, maupun kegiatan ekonomi yang dilakukan di lingkungan masyarakat.
Jenis atau tema yang dipakai dalam KKN kali ini adalah “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kegiatan Literasi”. Alasan penambahan kata “literasi” dalam tema KKN ini karena keadaan pendidikan Indonesia yang semakin rendah dan saat ini berada di peringkat menghawatirkan.
Indonesia berada di peringkat 72 dari 77 negara untuk skor membaca, peringkat 72 dari 78 negara untuk skor matematika, dan peringkat ke 70 dari 78 negara untuk skor sains.
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Ai Listriyani didampingi oleh dosen pembimbingnya yaitu Hisny Fajrussalam, M.Pd, membuat program kegiatan yang berkaitan dengan tema KKN.
Diusunglah kegiatan yaitu literasi dasar menggunakan teknologi yang sering digunakan anak, seperti smarthphone. Kegiatan tersebut berupa pengenalan tentang bagaimana menumbuhkan minat baca pada anak usia sekolah menggunakan teknologi yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan memanfaatkan gadget, mereka diajak lebih sering menggunakannya untuk belajar dan mencari informasi yang baik, bukan hoaks atau berita bohong. Sasaran utamanya adalah siswa kelas 6 di SDN Cikampek Pusaka 1 yang bertempat di Kecamatan Cikampek Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Di lingkungan sekolah tersebut, tidak banyak siswa yang gemar akan bacaan. Mereka lebih sering menggunakan gawai untuk bermain game. Karena terkendala sarana dan prasarana yang terbatas, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil berjumlah 5-7 orang. Mereka yang rumahnya berdekatan dapat bergabung bersama dengan minimal satu Handphone untuk satu kelompok.
Karena keadaan pandemi yang tidak memungkinkan untuk bertatap muka langsung, pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui video call dan Zoom Meeting di luar jam KBM, selama kurang lebih 2 jam.
Kegiatan ini dilakukan secara berkala selama KKN berlangsung yaitu 2 sampai 3 kali dalam 1 minggu. Tujuannya adalah agar mereka terbiasa membaca setiap harinya, setelah sebelumnya mereka diberikan pemahaman akan pentingnya membaca serta memahami isi teks bacaan. Adapun alur kegiatannya antara lain :
- Pertama, siswa mencari tahu bacaan seperti apa yang mereka sukai atau buku-buku seperti apa yang biasa mereka baca.
- Kedua, mereka diberi laman web dan beberapa aplikasi yang dapat mereka akses untuk mengunduh secara gratis buku-buku yang akan mereka baca.
- Ketiga, mereka harus membaca minimal 1 halaman dalam sehari untuk nantinya didiskusikan bersama dengan semua peserta/siswa.
- Keempat, setelah mereka membaca dan memperoleh banyak informasi, para siswa diminta untuk mengembangkan imajinasi mereka dengan membuat karya sesuai dengan minat dan bakat. Baik itu berupa puisi, pantun, dongeng, cerpen, syair lagu, dan sebagainya.
Karya tulis yang dibuat siswa ini nantinya akan dimuat dalam suatu “Mading Kelas” yang juga berisi informasi terkait dengan literasi dan kegiatan atau program ini. Maka dari itu, mereka harus membuat karya tersebut semenarik mungkin dengan tampilan yang dibuat ala mereka.
Dalam kegiatan ini juga diperkenalkan beberapa aplikasi edukatif untuk sarana penunjang belajar, guna menambah pengetahuan dan wawasan mereka di luar sekolah yaitu rumah. Semua yang dimuat dalam rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa atau peserta dalam meningkatkan literasi dasar yang harus dimiliki, agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman yang semakin maju.
Dengan adanya KKN Tematik Literasi ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan melalui literasi dasar, khususnya di lingkungan SDN Cikampek Pusaka 1, umumnya di masyarakat luas.
Penulis :
Ai Listriyani, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Daerah Purwakarta
Hisny Fajrussalam, S.Pd, M.Pd., Dosen Pembimbing Lapangan Kelompok 59
Tag
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Desak DPR Tak Buru-buru soal RUU KUHAP, Koalisi Masyarakat Sipil Beberkan 9 Poin Catatan Krusial
-
Keluhkan Penjualan Merosot, Pedagang Mainan di Pasar Gembrong: Lebaran Sudah Nggak Berpengaruh
-
7 Manfaat Kesehatan Mengejutkan dari Membaca Buku Setiap Hari
-
Samsung Pamer Deretan Fitur Pintar Galaxy AI di HP Seri A, Setangguh Apa?
-
Bacaan Latin Takbiran Idul Fitri beserta Artinya
Release
-
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ikut Serta dalam Kegiatan Posyandu
-
Bantu Program Sekolah Kampung, KKN UIN Walisongo Gagas Model Pembelajaran Baru
-
Gowes dan Tanam: Aksi Nyata Menjaga Bumi ala Pencinta Alam UIN Jakarta
-
Ekspor Indonesia Alami Penurunan, Akibat Pandemi Covid-19?
-
Komunikasi Publik dalam Pemilu Lahirkan Pemilih Cerdas dan Berdaulat
Terkini
-
Lee Shin Young Akan Bergabung dalam Drama 'The Moon Flows Over the River'
-
Tayang Mei, Bae Doo Na Alami Cinta Tak Terkendali dalam Film Korea Virus
-
Tragedi di Pesta Pernikahan dalam Novel Something Read, Something Dead
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat