Cafe kerap kali diidentikkan dengan makanan mahal. Tak hanya itu, cafe juga acap kali disebut sebagai tempat yang nyaman serta indah. Di cafe, orang-orang melakukan berbagai kegiatan baik mengerjakan tugas, selingan rapat, atau bahkan sekadar menghabiskan waktu santai dan mencari suasana baru.
Mayoritas pengunjung cafe adalah anak-anak muda, mulai dari mahasiswa, hingga pekerja kantoran. Untuk yang sudah bekerja dengan penghasilan yang cukup, tentu tidak menjadi masalah jika sering atau berlama-lama di cafe.
Namun, bagi mahasiswa yang tidak semuanya memiliki uang jajan lebih, tentu hal seperti ini sangat merugikan mereka. Mahasiswa cenderung memilih tempat makan yang nyaman, tetapi murah sesuai dengan budget yang mereka punya.
Sumber: dokumen pribadi Fathyah Rahmaniah
Tentunya nongkrong di cafe murah tapi bagus dapat menjadi alternatif bagi mahasiswa atau siapapun yang ingin berhemat, namun tetap mendapat hiburan dengan suasana baru.
Di Yogyakarta, tidak semua tempat makan atau cafe memiliki konsep yang indah tetapi makanan mahal. Layar Sentuh Cafe ini salah satunya, ia menyajikan konsep dengan makanan murah.
Berada di jalan Palem Raya, Tambakan, Sinduharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman ini buka setiap hari dari jam 9.00 pagi - 22.00 malam. Banyak mahasiswa maupun pekerja muda yang memilih tempat ini sebagai spot nongkrong favorit mereka karena menu makanan yang masuk di saku jajan mereka sekaligus tempat yang instagramable.
Layar Sentuh memiliki konsep seperti restoran di Bali dengan nuansa pemandangan sawah. Beberapa interior cafe kental akan nuansa tradisional khas Jawa, interior modern seperti taman dengan kolam kecil, area bawah cafe dengan konsep outdoor, serta indoor cafe yang menyusun konsep dalam rumah kaca.
sumber: dokumen pribadi Fathyah Rahmaniah
Makanan yang ditawarkan pun beragam. Ada makanan tradisional dengan konsep prasmanan seperti sayur lodeh, udang bakar, ikan, ayam dan masih banyak lagi.
Kemudian, ada juga paket yang mematok harga 30.000 rupiah seperti paket ayam penyet + es teh, paket ayam bakar + es teh, serta paket cumi bakar + es teh. Selain itu di Layar Sentuh anda bisa membeli cemilan ringan yang di bandrong seharga mulai dari 9000 rupiah saja seperti satu porsi tempe mendoan, tahu walik, tahu isi, cireng, otak-otak, dan lainnya.
Minuman yang disediakan juga beragam seperti latte, soda gembira, dan sebagiannya yang pastinya dengan harga yang murah dan porsi banyak.
D isini juga anda dapat menikmati suasana pemandangan sawah dengan fasilitas WiFi Cocok sekali untuk yang sedang rapat atau mengerjakan tugas kuliah.
Beberapa tempat duduk berkonsep lesehan dengan sandbag biasanya menjadi spot favorit anak muda di sore hari karena suasana dan udara pemandangan sawah sangat sejuk.
Anda juga bisa berfoto menikmati pemandangan sawah. Layar Sentuh juga terdapat fasilitas musala dan toilet umum yang cukup besar dan bersih, jadi anda tidak perlu khawatir berlama di sana.
sumber: dokumen pribadi Fathyah Rahmaniah
Tag
Baca Juga
-
6 Rekomendasi Film Tentang Perjuangan Atlet Indonesia, Ada Kisah Susi Susanti
-
Syarat Bantuan UKT Rp 2,4 Juta untuk Mahasiswa Mulai September 2021
-
Tren Ikoy-ikoyan Viral di Kalangan Influencer, Tertarik Mencoba?
-
Heboh Harga Laptop Pelajar Kemendikbud Rp 10 Juta Per Unit, Jadi Perdebatan Mahasiswa
-
Cegah Kekerasan Berbasis Gender Online di Media Sosial Selama Pandemi!
Artikel Terkait
Ulasan
-
Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan
-
Review Every Monday Mabel: Ketika Truk Sampah Jadi Hal Terbaik di Dunia
-
Teach You a Lesson: Drama Aksi Sekolah dengan Kritik Pedas Sistem Pendidikan
-
Membaca Ways to Live Forever: Bagaimana Anak Kecil Melihat Sebuah Kematian?
-
Review Evil Dead Burn: Teror Iblis Necronomicon di Rumah Danau Berdarah!
Terkini
-
Literasi Kelas Menengah: Saat Hobi Membaca Menjadi Sebuah Privilege
-
Mengapa Transportasi Umum Jadi Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Sehari-hari di Jakarta
-
Awalnya Skeptis, Pengalaman Naik MRT dan LRT Ternyata Jauh Lebih Nyaman dari Dugaan
-
Kenapa Jadi Pepes di KRL Lebih Baik bagi Lingkungan
-
Produksi XO, Kitty Season 4 Belum Dapat Lampu Hijau, Berakhir Lewat Film?