Membaca novel adalah salah salah satu kegiatan favorit untuk mengisi waktu luang sekaligus menghibur diri, jalan cerita dalam novel terkadang bisa membawa pembaca hingga merasakan emosi yang mendalam dan mengalihkan pikiran yang sedang lelah.
Novel yang berkisah tentang percintaan dan bernafaskan islami mendapat tempat tersendiri di hati banyak penggemar. Berikut ini adalah 4 rekomendasi novel islami yang bisa anda masukkan ke dalam daftar bacaan:
1. Ayat-ayat Cinta karya Habiburrahman El-Shirazy
Kisah cinta segitiga antara Fahri, Aisyah, dan Maria ini telah mencuri hati banyak pembaca karena ceritanya yang menguras emosi dan perasaan. Berlatar tempat di Kairo, Mesir, Fahri harus berjuang untuk menuntaskan pendidikannya di Al-Azhar sekaligus menjalani kisah cinta yang cukup pelik.
Ia berada diantara wanita-wanita yang berusaha untuk bisa menjadi pendampingnya. Ujian terberat Fahri adalah ketika harus memilih untuk mempertahankan rumah tangganya bersama Aisyah atau menolong sahabatnya Maria yang sedang sakit keras dengan menikahinya.
2. Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya Hamka.
Zainuddin adalah seorang pemuda yang menginginkan Hayati, seorang perempuan cantik jelita yang telah dijodohkan oleh keluarganya dengan orang kaya bernama Aziz. Sakit hati karena merasa dikhianati oleh Hayati, Zainuddin pergi merantau.
Pada suatu ketika Aziz meninggal dan Hayati meminta maaf pada Zainuddin dan ingin kembali bersatu dengannya, namun Zainuddin menolak dan memulangkan Hayati dengan Kapal Van Der Wijck. Naas, kapal tersebut tenggelam dan Hayati meninggal dunia dalam insiden tersebut.
3. 99 Cahaya di Langit Eropa karya Hanum Salsabila Rais dan Rangga Almahendra
Novel ini diadaptasi dari kisah nyata sang penulis yakni Hanum dan Rangga, saat mereka hidup di Eropa karena Rangga yang sedang menyelesaikan studi S3-nya. Eropa memberi pelajaran yang amat berharga bagi Hanum dan imannya, ia menemukan banyak jejak islam di benua biru tersebut.
Sekaligus menguji kegigihan iman Rangga yang harus tetap bisa bergaul dengan teman-temannya yang non-musli. Perjalanan mereka dapat menjadi inspirasi bagi pasangan-pasangan juga pembelajaran agama bagi para muslim.
4. Assalamualaikum Beijing karya Asma Nadia
Berkisah tentang seorang penulis bernama Asmara yang sedang melakukan perjalanan ke Beijing, China. Selain menyusui alamnya yang indah, Asma juga terjebak cinta rumit dengan seorang permuda atheis bernama Zhong Wen.
Zhong Wen sendiri juga jatuh cinta pada Asma dan belajar islam darinya, meskipun sempat melalui ujian yang pelik, namun akhirnya mereka bisa menikah dan Zhong Wen menjadi seorang mualaf.
Baca Juga
-
Jadwal F1 GP China 2026: Apakah Kemenangan Mercedes Berlanjut ke Shanghai?
-
F1 GP Australia 2026: Duo Mercedes Raih Podium usai Duel dengan Ferrari
-
Target Hanya 5 Besar, Raul Fernandez Raih Podium Ganda di GP Thailand 2026
-
4 Tips Jalani Ramadan versi Slow Living: Kurangi Drama, Perbanyak Makna
-
Kontrak Joan Mir-Luca Marini Habis Tahun Ini, Siapa Opsi Penggantinya?
Artikel Terkait
-
Mustasyar PBNU Doakan Prabowo: Program Makan Bergizi Gratis Banyak Manfaatnya
-
Novel Jangan Bercerai, Bunda: Sebuah Cermin Retak Rumah Tangga
-
Belajar dari Era Peter Withe, Hamka Hamzah Pasang Harapan Besar ke John Herdman di Timnas Indonesia
-
Terbukti di Kanada, John Herdman Dianggap Newbe Latih Timnas Indonesia di Asia Tenggara
-
Legenda Timnas Indonesia Harap Tak Ada yang Recoki John Herdman
Ulasan
-
Berpayung Tuhan: Ketika Penyesalan Datang Setelah Semuanya Terlambat
-
Film Palestine 36: Kisah tentang Humanisme di Balik Perlawanan Berdarah!
-
Film Sirat: Meniti Jalan Sunyi yang Mengaduk-aduk Emosi Lewat Visual
-
Digarap 5 Tahun, Pelangi di Mars Jadi Film Sci-Fi Indonesia yang Dinanti
-
Menemukan Kembali Arah Hidup di Novel Antara Berjuang dan Menyerah 2
Terkini
-
4 HP Baterai 7000 mAh Rilis Tahun 2026 yang Wajib Dilirik, Awet Seharian!
-
Sampah Bantargebang Memakan Korban: Jangan Sampai Kita Jadi 'Target' Berikutnya Gara-Gara Plastik
-
Ramadan Tanpa Kalap: Konsumsi Rasional, Ibadah Maksimal
-
Iran Resmi Mundur, Indonesia Sebaiknya Tak Ambil Kesempatan Meski Ada Peluang untuk Gantikan
-
Ramadan dan Ujian Konsumsi: Antara Kebutuhan atau Keinginan