Sekar Anindyah Lamase | Desyta Rina Marta Guritno
Piala Dunia (Instagram/fifaworldcup)
Desyta Rina Marta Guritno

Piala Dunia FIFA 2026 akan segera digelar mulai tanggal 11 Juni-19 Juli 2026. Turnamen 4 tahunan tersebut selalu ditunggu-tunggu karena diikuti oleh tim dan pemain kelas dunia.

Namun, ada yang berbeda dari Piala Dunia 2026 dengan Piala Dunia tahun-tahun sebelumnya, tahun ini ada perubahan aturan yang cukup drastis yang telah disetujui oleh Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional.

Melansir dari laman Sky Sports, berikut adalah 4 perubahan yang akan diterapkan di Piala Dunia 2026.

Format Piala Dunia 2026

1. Jumlah tim diperbanyak: Turnamen tahun ini bakal menampilkan 48 tim, bukan 32 seperti tahun-tahun sebelumnya.

2. Fase grup: Dalam fase grup, negara-negara yang lolos akan dibagi menjadi 12 grup yang masing-masing terdiri dari 4 tim.

3. Fase gugur: Dua tim teratas dari setiap grup ditambah delapan tim peringkat ketiga terbaik melaju ke Babak 32 Besar.

4. Jumlah Pertandingan: Sekarang ada total 104 pertandingan yang dimainkan di sepanjang turnamen Piala Dunia 2026, mulai dari fase grup, 32 besar, 16 besar, 8 besar/perempat final, semi final, dan final.

Aturan Anti-Pemborosan Waktu

1. Pergantian pemain dibatasi hanya 10 detik: Kita sering melihat proses pergantian pemain yang berlangsung lama karena menunggu pemain yang diganti keluar lapangan. Bagi tim lawan, hal ini kadang merugikan karena membuang-buang waktu.

Untuk itu, dalam Piala Dunia 2026 pemain yang diganti harus meninggalkan lapangan dalam waktu 10 detik setelah papan pergantian pemain ditampilkan dan harus keluar melalui garis batas terdekat.

Jika lebih dari 10 detik, maka pemain pengganti diperbolehkan masuk setelah 1 menit dan selama 1 menit tersebut tim yang melakukan pergantian hanya bermain dengan 10 pemain.

2. Memanfaatkan cedera pemain lain untuk konsultasi: Tachtical Timeout kini dilarang. Ketika seorang pemain cedera, pemain lain tidak lagi diizinkan untuk pergi ke tepi lapangan untuk berkonsultasi dengan manajer.

3. Lemparan ke dalam & tendangan gawang: Wasit berwenang untuk memberikan bola kepada lawan jika tendangan gawang atau lemparan ke dalam sengaja ditunda/diperlambat setelah 5 detik.

4. Jeda minum: Pada setiap babak, para pemain diberi jeda waktu selama 3 menit untuk istirahat jika cuaca di sana lembab/panas.

Aturan Kedisiplinan

1. Meninggalkan lapangan: Setiap pemain atau official tim yang meninggalkan lapangan sebagai tindakan protes terhadap keputusan wasit akan dikenai kartu merah. Jika protes tim menyebabkan pertandingan dihentikan, mereka akan dinyatakan kalah.

2. Akumulasi kartu kuning: Akumulasi kartu kuning akan di-reset alias kembali ke-0 saat tim lolos ke fase grup. Hal ini juga akan dilakukan ketika tim lolos ke babak perempat final.

3. Hak kapten: Jika seorang wasit memberi keputusan dan ingin mengajukan protes, hal ini hanya boleh dilakukan oleh kapten saja. Apabila pemain lain ikut protes seperti yang biasa kita lihat, maka berpotensi diberi kartu kuning.

Aturan Baru Video Assistant Referee (VAR)

1. Tendangan Sudut: VAR kini diizinkan untuk digunakan dalam pengambilan keputusan untuk tendangan sudut, VAR bisa membatalkan tendangan sudut jika dirasa keputusan diberikan secara tidak benar. Selain itu, teknologi ini juga akan digunakan untuk keputusan kartu kuning kedua.

Nah, itu tadi 4 perubahan yang diterapkan di Piala Dunia 2026 yang mungkin belum pernah kita temui di kompetisi apapun. Dengan hadirnya sejumlah aturan baru, para tim peserta tentu harus beradaptasi agar tidak mengalami kerugian selama turnamen berlangsung.

Di sisi lain, menarik untuk melihat bagaimana penerapan regulasi-regulasi tersebut di lapangan. Perubahan aturan ini tentunya dilakukan sebagai upaya FIFA untuk membuat pertandingan berjalan lebih adil dan menarik.

Lantas, bagaimana tanggapanmu tentang aturan baru di Piala Dunia 2026 ini?