Laga kedua antara Timnas Indonesia melawan Taiwan malam nanti tampaknya akan kembali menjadi ajang bagi dua pemain eks Asian games 2018 untuk bernostalgia. Dari 29 pemain yang dibawa oleh Shin Tae-yong pada babak play off kualifikasi Piala Asia 2023 ini, dua pemain merupakan alumnus skuat Asian Games yang diselenggarakan di Indonesia pada 2018 lalu.
Mereka adalah sang kapten tim Evan Dimas Darmono, dan penyerang sayap Irfan Samaling Kuming atau yang lebih dikenal dengan nama Irfan Jaya. Menyadur dari laman resmi federasi, pssi.org, baik Evan Dimas maupun Irfan Jaya, masuk dalam 20 daftar pemain Indonesia yang di bawa oleh coach Luis Milla ke ajang Asian Games 2018.
Indonesia yang pada saat itu tergabung di grup A bersama dengan Palestina, Laos, Hongkong dan juga Taiwan, berhasil menjadi pemuncak grup dan melaju ke babak berikutnya.
Istimewanya, kala itu Indonesia berhasil mengandaskan perlawanan Taiwan yang menjadi lawan perdana mereka dengan skor telak 4-0 melalui dua gol Stefano Lilipaly, dan masing-masing sebuah gol dari Alberto Goncalves dan juga Muhammad Hargianto.
Khusus untuk laga melawan Taiwan, tampaknya hal tersebut menjadi momen manis tersendiri bagi Evan Dimas dan juga Irfan Jaya. Pasalnya, kedua pemain eks Timnas Asian Games 2018 tersebut kini juga menjadi bagian dari skuat Indonesia yang tengah berjuang untuk mendapatkan tempat di babak kualifikasi.
Irfan Jaya yang pada Asian Games 2018 lalu menjadi starter, pada leg pertama lalu juga kembali dipercaya oleh Shin Tae-yong untuk menjadi pengisi sebelas pertama timnas Indonesia.
Hasilnya memang belum terlalu kelihatan, karena para pemain Taiwan memperagakan skema parkir bus, sehingga ledakan ekspolisfitas dari Irfan Jaya yang bermain swing dari sayap kanan ke kiri belum terlalu kelihatan.
Berbeda dengan Irfan Jaya, Evan Dimas justru kembali membuat kenangan manis di laga melawan Taiwan. Jika di Asian Games 2018 lalu Evan Dimas tak mampu menciptakan gol meski bermain dengan apik di posisi deep lying playmaker, maka pada 7 Oktober 2021 lalu, Evan Dimas yang berposisi sebagai gelandang serang berhasil mencetak gol melalui akselerasinya di menit ke-51.
Sebuah kenangan manis yang pasti akan selalu teringat, tak hanya oleh Evan Dimas, tetapi juga oleh mereka yang mendukung perjuangan timnas.
Nah, di leg kedua nanti malam, semoga kedua pemain ini kembali mampu menorehkan kenangan manisnya kala memperkuat skuat Garuda melawan Taiwan ya!
Tag
Baca Juga
-
Dean James Masuk Radar Ajax, Persaingan Bek Kiri Skuat Garuda Bakal Kian Berdarah-Darah!
-
John Herdman Mainkan Gaya Kick and Rush, 2 Pemain Ini Berpotensi Dicoret dari Timnas Indonesia!
-
Dikritik Meski Belum Bekerja di Timnas, PSSI dan John Herdman Sudah Berada di Jalur yang Benar?
-
John Herdman Cari Asisten Pelatih Lokal, Meski Layak, Sebaiknya Jangan Nova Arianto!
-
Usung Permainan Intensitas Tinggi, Kepelatihan John Herdman Jadi Akhir Era Pemain Uzur di Timnas?
Artikel Terkait
Ulasan
-
Ulasan Novel Metamorfosa Samsa: Kisah Pria yang Berubah Jadi Serangga
-
Luka Sejarah dalam Perempuan dan Anak-Anaknya
-
Novel Promise: Ternyata Jujur adalah Nama Tengah Cinta
-
Buku Tuhan, Maafkan Masa Laluku: Teguran Keras untuk Kita yang Lalai
-
Film We Bury the Dead: Duka di Tanah Penuh Zombie yang Mengerikan!
Terkini
-
Jogja Jadi Bagian Perjalanan Raissa Anggiani Perkenalkan Album Perdananya
-
Dilema Lamaran ke-100
-
Kierkegaard dan Eksistensialisme: Menemukan Makna Hidup di Dunia yang Berisik
-
Film Anime 100 Meters Tembus Top 10 Global Netflix Kategori Non-Inggris
-
Bosan Gaya Simpel? Intip 4 Look Bold dan Modern dari Bailey ALLDAY PROJECT