Mega bintang Manchester United asal Portugal, Cristiano Ronaldo kembali menjadi aktor protagonist dalam hasil imbang yang diraih oleh Iblis Merah di matchday keempat Liga Champions Eropa grup F, bermain melawan tuan rumah Atalanta, Setan Merah hampir saja tertunduk lesu andaikan sang pemain tak mencetak dua gol dalam pertandingan yang berakhir dengan skor sama kuat 2-2 tersebut.
Sebuah hasil yang patut disyukuri, pasalnya, Setan Merah harus tertinggal dua kali, sebelum pada akhirnya Ronaldo menyelamatkan mereka dengan dua golnya pada menit ke 45+1 dan juga 90+1.
Sontak, hasil ini membuat banyak kalangan bertanya-tanya, bagaimanakah nasib Setan Merah di gelaran Liga Champions Eropa jika taka da sosok Cristiano Ronaldo di dalam skuat? Sebuah pertanyaan yang wajar, mengingat selama ini Setan Merah kerap kali terhindar dari hasil memalukan karena keberadaan sang bomber andalan tersebut.
Jawaban yang paling mungkin dan realistis dari pertayaan tersebut adalah: Setan Merah sudah pasti tersingkir di Liga Champions Eropa musim ini. Iya, pasalnya, poin-poin yang diraih oleh Manchester United, merupakan sumbangan dari sang pemain yang selalu muncul sebagai penyelamat di menit-menit krusial.
Seperti contoh, berdasarkan data dari laman uefa.com, pada matchday pertama melawan BSC Young Boys, Manchester United memang menelan kekalahan dari tim asal Swiss yang bertindak sebagai tuan rumah tersebut. Namun, Ronaldo yang menjalani debut bersama United, mampu bermain baik dan menyumbang satu gol meski gagal membawa pulang poin ke Old Trafford.
Berlanjut di matchday kedua, Ronaldo menjadi penentu Iblis Merah meraup poin sempurna di kandang melalui gol yang dicetaknya pada menit ke 96. Sebuah gol di ujung waktu yang menghadirkan 3 poin bagi tuan rumah, sekaligus membawa United melaju di trek yang sebenarnya.
Berlanjut di matchday ketiga, United bersua dengan wakil Italia, Atalanta di kandang sendiri. Dan lagi-lagi gol Ronaldo pada menit ke 81, membawa tuan rumah berhasil meraup tiga angka setelah sebelumnya harus tertinggal dua gol dalam 30 menit awal pertandingan. Dan terakhir, di matchday keempat melawan Atalanta, Ronaldo kembali menjadi penyelamat dari kekalahan, dan membuat Manchester United pulang dengan berbekal satu poin.
Dari 4 laga yang telah dijalani oleh United, Ronaldo setidaknya telah mencatatkan 5 gol, dan memberikan poin sebanyak 7 yang didapatkan dari dua kali menjadi penentu kemenangan ketika melawan Villareal di matchday kedua dan Atalanta di Matchday ketiga, serta sekali imbang kala melawan Atalanta di matchday keempat ini.
Jika kita melihat perolehan poin Iblis Merah yang saat ini berjumlah 7, maka setidaknya Ronaldo memiliki sumbangsih yang sangat besar pada pencapaian tersebut, jika tak ingin mengatakan itu adalah donasi dari sang pemain sepenuhnya.
Dan jika Manchester United tak memiliki Ronaldo, besar kemungkinan wakil Inggris tersebut akan tersisih di gelaran Liga Champions, dan hanya menjadi tim gurem saja di pentas Eropa.
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
Ulasan
-
Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei
-
Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru
-
The Lament of Autumn: Drama Republik dalam Vibes Love Hate yang Bikin Baper
-
Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita
-
Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender
Terkini
-
Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!
-
5 HP Android dengan Kamera Bagus untuk Kamu yang Mau Mulai Ngonten
-
Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia
-
Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z
-
Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua