The Reds Liverpool kembali menorehkan hasil manis pada matchday keempat gelaran Liga Champions Eropa musim ini. menjamu wakil Spanyol, Atletico Madrid di Anfield, Mohammed Salah dan kolega berhasil memulangkan tim tamu dengan tangan kosong, selepas mengandaskan perlawanan mereka dengan skor meyakinkan, dua gol tanpa balas. Menyadur dari laman uefa, dua gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh Diogo Jota pada menit ke-13 dan Sadio Mane pada menit ke-21.
Mengulas pertandingan yang mempertemukan antara raksasa Inggris dan Spanyol ini tentu sebuah hal yang menyenangkan. Pasalnya, terdapat fakta-fakta menarik yang meliputi kemenangan The Reds atas sang lawan, yang juga merupakan jawara Liga Spanyol musim lalu. Ingin tahu lebih jelasnya? Mari kita bahas bersama fakta-fakta di balik kemenangan Liverpool vs Atletico Madrid di matchday keempat Liga Champions Eropa.
1. Back-to-back Kemenangan bagi The Reds
Kembali mengalahkan Atletico Madrid pada matchday keempat Liga Champions mencatatkan rekor back-to-back kemenangan bagi The Reds. Artinya, dalam dua laga terakhir, baik laga kandang ataupun tandang menghadapi Atletico Madrid, Liverpool berhasil mengunci kemenangan dari sang lawan. Sebelumnya, pada matchday ketiga UCL lalu, Liverpool juga berhasil menang dengan skor tipis 3-2 saat bersua Atletico di markas sang lawan.
2. Penentu Kelolosan ke Babak 16 Besar Liga Champions
Kemenangan atas Atletico Madrid tak hanya bermakna tiga poin bagi Liverpool, tetapi juga menentukan kelolosan mereka ke babak 16 besar Liga Champions musim ini. dengan 12 poin dari 4 laga yang telah dijalani, Liverpool memastikan satu tiket babak gugur karena peringkat kedua di grup B, FC Porto baru mengemas 5 poin dari 4 laga yang mereka jalani. Itu artinya, Liverpool sudah tak mungkin lagi tergeser oleh para pesaing lainnya di grup yang sama.
3. Sudah Tidak Mungkin Tergeser dari Puncak Klasemen
Tak hanya lolos ke babak 16 besar, Liverpool juga memastikan diri lolos dengan predikat sebagai jawara grup. Pasalnya, dengan 12 poin yang mereka miliki, anak asuh Jurgen Klopp tersebut sudah tak mungkin tergeser dari pucuk klasemen karena tim terdekat dengan mereka, FC Porto baru memiliki 5 poin. Dengan dual aga tersisa dan poin maksimal 6 yang dapat diraih, maka Porto hanya akan mengoleksi 11 poin, dan masih berada di bawah capaian poin yang dimiliki Liverpool.
4. Menjadi Tim Inggris Pertama yang Lolos ke 16 Besar
Dari empat wakil inggris yang berlaga di Liga Champions musim ini, baru Liverpool yang memastikan tiket lolos ke babak 16 besar gelara. Tiga tim lainnya, yakni Chelsea, Manchester City, dan juga Manchester United masih harus menunggu hingga matchday selanjutnya untuk menentukan mereka lolos atau tidak dari babak grup masing-masing.
Nah, itulah 4 fakta di balik kemenangan Liverpool vs Atletico Madrid di matchday keempat liga Champions Eropa. Selamat untuk Liverpool dan para pendukungnya!
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
Ulasan
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar
-
The House with Nobody in It: Rumah Kosong yang Ternyata Tidak Sepi
-
Ulasan The Detective Is Already Dead Vol 1-4: Dialog Menggigit, Eksekusi Plot Bikin Menjerit
Terkini
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia
-
Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan