Sore ini (19/01/2022), saya berkeliling Yogyakarta dari satu sudut ke sudut lainnya. Cuaca mendung tak menyurutkan langkah saya untuk mengunjungi pusat oleh-oleh terkenal di Yogyakarta, yaitu Dagadu Djokdja. Tempat yang mahsyur di kalangan wisatawan ini lokasinya berada di Jalan Gedongkuning Selatan, Nomor 128, Rejowinangun, Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Saya hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk sampai di lokasi. Lokasi Dagadu sendiri berada di tepi jalan raya besar yang sangat ramai. Cukup strategis untuk didatangi para wisatawan. Dagadu memiliki 5 cabang di kota Yogyakarta, karena memang tempat ini sudah sangat terkenal dan sudah menjadi Perseroan Terbatas.
“Pada 9 Januari 1994, Dagadu Djokdja didirikan oleh 25 mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada yang saat itu kebetulan kuliah jurusan arsitektur. Mereka mengambil tema tentang daerah Jogja, karena ingin memperlihatkan sisi-sisi daerah ini di dalam grafis yang bisa dilihat semua orang. Nah, dari situ akhirnya dibikin kaos, mug dan cenderamata lainnya,” ujar Karyawan Dagadu Djokdja, Azzam.
Dagadu Djokdja memilih memproduksi kaos dan cinderamata dengan desain berimajinasikan daerah Yogyakarta, yang kemudian dijual dan dipasarkan. Desain dari Dagadu membuat saya sangat menyukainya. Pasalnya, berisi mengenai sejarah atau apapun yang berkenaan dengan Yogyakarta. Jadi tak hanya sekadar memakai baju, tetapi juga bermakna jika dilihat dari teks yang ada pada desainnya. Desainnya juga sangat khas dan berkarakter, pantas jika orang-orang menyukainya.
Desain yang bervariasi membuat dagadu menjadi kaos yang diingin-inginkan banyak orang sebagai buah tangan. Pengunjung pun memiliki banyak pilihan saat berbelanja.
"Bahan kaosnya awet, gambarnya juga bagus, lucu-lucu,” ujar pengunjung bernama Tiar dari Jawa Barat.
Tak heran jika produk Dagadu ini disukai oleh banyak orang. Sebab bahan dan desainnya sangat memuaskan pembeli. Untuk harganya sendiri sangat terjangkau, bila melihat kualitasnya. Nah, jadi bagaimana teman-teman, menarik bukan? Dagadu Djokdja bisa menjadi pilihan yang tepat untuk membeli buah tangan khas Yogyakarta. Jangan lupa mampir!
Reporter: Arzaki Wahyu Aulia (Peserta Suara Community Batch 1)
Baca Juga
-
Sisi Gelap Sirkus Media di Serial Dokumenter Michael Jackson: The Verdict
-
Memoar Getir Vabyo: Ketika Eksploitasi Kerja Dibungkus Ironi Komedi
-
Masih Hangat!Honor X80 Pro Max Resmi Debut 22 Juni:Usung Baterai 11.000 mAh dan Layar 10.000 Nits
-
Nonton Pee Nak 5: Siap-siap Ketawa di Antara Jump Scare yang Bikin Jantungan!
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
Artikel Terkait
Ulasan
-
Sisi Gelap Sirkus Media di Serial Dokumenter Michael Jackson: The Verdict
-
Memoar Getir Vabyo: Ketika Eksploitasi Kerja Dibungkus Ironi Komedi
-
Demi Krypto dan Cinta: Pengorbanan yang Menjadi Jantung Film Supergirl
-
Nuku: Sultan Pemberontak yang Mengguncang Imperium VOC di Nusantara Timur
-
Novel Delicious Lips: Berawal dari Rasa Turun ke Hati
Terkini
-
Masih Hangat!Honor X80 Pro Max Resmi Debut 22 Juni:Usung Baterai 11.000 mAh dan Layar 10.000 Nits
-
Nonton Pee Nak 5: Siap-siap Ketawa di Antara Jump Scare yang Bikin Jantungan!
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Anti-Apek! 4 Parfum Pria Paling Segar Buat Dipakai Gym dan Olahraga Outdoor
-
Proklamasi di Kedai Kopi: Lahirnya Republik Marilah Cerita