Memiliki seorang sahabat tentu merupakan salah satu anugerah terindah dalam hidup ini. Bahkan, tak jarang, hubungan seseorang dengan sahabatnya, bisa jauh lebih dekat daripada dengan saudaranya sekalipun. Maka tak ayal, muncul istilah sahabat adalah saudara tanpa pertalian atau hubungan darah. Namun, bagaimana jadinya jika sahabat yang kita miliki, dan kita ketahui karakternya luar dalam, tiba-tiba tiada? Apakah kita harus percaya dengan berita yang beredar? Ataukah mencari kebenaran yang tersembunyi dibalik kematian sahabat kita tersebut?
Alur film My Broken Mariko yang diproduksi oleh negara Jepang ini mengisahkan tentang hal tersebut. Dalam film ini, Tomoyo Shiino (diperankan oleh Mei Nagano) memiliki kemampuan supranatural untuk menembus alam tak kasat mata. Suatu hari, Tomoyo menonton berita di televisi dan mengetahui jika sahabatnya yang bernama Mariko Ikagawa ditemukan tewas dengan cara bunuh diri. Tentu saja hal tersebut membuat Tomoyo kaget bukan kepalang, pasalnya Mariko adalah teman Tomoyo ketika menempuh pendidikan di sekolah menengah yang sama. Dan dari yang diketahui oleh Shino, Mariko Ikagawa seringkali mendapatkan pelecehan oleh ayahnya. Bahkan, hal tersebut terjadi dalam kurun waktu yang lama. Merasa ganjil dengan kematikan Mariko, Tomoyo pun berinisiatif untuk melakukan sebuah penyelidikan mandiri, sekaligus menyelamatkan jiwa Mariko Ikagawa yang dalam pikirannya, masih terombang-ambing tanpa arah dan tujuan yang jelas.
Demi bisa menyelamatkan jiwa sahabatnya, Tomoyo bahkan sampai nekat untuk mencuri abu jenazah Mariko dari keluarganya. Sebuah hal yang tak patut untuk ditiru, namun harus dilakukan olehnya. Sembari mengingat-ingat kenangan tentang sosok Mariko, Tomoyo Shiino melakukan perjalanan bersama dengan abu jenazah Mariko menuju suatu tempat. Kira-kira, kemanakah Tomoyo membawa abu jenazah Mariko? Lantas, apa yang akan dilakukannya kepada abu jenazah Mariko? Apakah usaha yang akan dilakukan Tomoyo lancar? Tentu bejibun pertanyaan tersebut dapat teman-teman temukan jawabannya di film berjudul My Broken Mariko ini ya!
Film yang diangkat dari manga laris ini memang menyentuh sisi sentimentil dari perasaan seorang sahabat yang ditinggalkan pergi oleh orang yang dicintainya. Jadi, sangat bagi teman-teman yang mudah terharu, siapkan tisu ketika menonton film ini ya!
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
Ulasan
-
Episode 3 dan 4 Drama Gold Land Terasa Semakin Gelap dan Mendebarkan
-
Di Balik Sorotan Kamera: Pertarungan Moral dalam Novel Take Four
-
Rewang Sebagai Perekat Hati, Menilik Tradisi Masak Basamo di Muaro Jambi
-
Trauma Masa Kecil dan Topeng Sosial dalam Novel Andreas Kurniawan
-
Seraut Kenangan dalam Secangkir Kopi di Kedai Tempo Doeloe Kalisat Jember
Terkini
-
Pocong yang Membesar sambil Menyeringai Gila di Kebun Pisang
-
Raja Antioksidan! 4 Masker Astaxanthin untuk Lawan Penuaan dan Flek Hitam
-
Teach You a Lesson Rilis Jadwal Tayang, Drama Aksi Terbaru Berlatar Sekolah
-
Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge
-
Bosan Desain TWS Itu-itu Aja? Realme Buds T500 Pro Bawa Desain Kotak Permen