Sudah kita ketahui bersama, memberikan yang terbaik bagi anaknya memang sudah menjadi naluri dari seorang ibu semenjak dahulu. Apapun akan diberikan oleh seorang ibu agar anak-anaknya selamat dan mendapatkan yang terbaik. Terlebih, jika status hubungan mereka adalah ibu tunggal dan anak tunggal, jalan apapun pasti akan ditempuh demi bisa kembali melihat sang anak baik-baik saja. Dan tampaknya, hal tersebut yang menjadi benang merah dalam film berjudul Seven Days yang diperoduksi oleh Korea Selatan pada tahun 2007 lalu.
Disutradarai oleh Win Shin Yeon, film Seven Days mengisahkan tentang seorang Yoo Ji Yeon (diperankan oleh Kun Yun Jin) pengacara sukses yang hidup berdua saja dengan anak perempuannya yang berusia 7 tahun. Kehidupan mereka berdua terbilang berkecukupan karena latar belakang Ji Yeon tersebut. Suatu hari, sebuah permasalahan timbul. Dalam perlombaan lari antar orang tua, Ji Yeon harus kehilangan sang putri. Di tengah keriuhan tersebut, Ji Yeon yang hampir menjadi juara, mendadak dilanda kecemasan karena kehilangan jejak sang anak. Meski telah mencari ke berbagai penjuru, Ji Yeon tak mampu menemukan sang putri, hingga pada akhirnya sebuah panggilan telepon dari seorang pria misterius masuk kepadanya.
Di ujung kabel, si penelepon menjelaskan bahwa putri Ji Yeong kini tengah berada di tangannya. Si pria misterius tersebut berjanji akan mengembalikan sang putri dengan sebuah kesepakatan, Ji Yeon harus bisa membuktikan ketidakbersalahan seorang tahanan yang didakwa melakukan pembunuhan. Tentu saja Ji Yeon bingung, terlebih lagi, sang pembunuh hanya memberikan tenggat waktu sepekan atau tujuh hari saja.
Demi bisa menyelamatkan sang putri, mau tak mau Ji Yeon harus menerima kesepakatan tersebut, dan memulai penyelidikan terhadap kasus yang dimaksud oleh sang penelepon. Meskipun berat pada awalnya, namun Ji Yeon mulai meyakinkan diri bahwa sang tahanan tidaklah bersalah dan mulai mendalami kasus tersebut. Hingga pada suatu hari, pertemuan dengan sang ibu korban membuat Ji Yeon menyadari penyebab utama mengapa sang anak terjerumus ke dunia gelap dan melakukan kejahatan demi kejahatan. Mampukah Ji Yeon menyelamatkan putrinya? Apa yang akan terjadi dengan si tahanan dan juga pria misterius yang membawa putri Ji Yeon? Semua jawaban, akan teman-teman temukan di film Seven Days.
Dalam film berdurasi 125 menit ini, teman-teman akan diajak untuk berkejaran dengan waktu demi bisa menuntaskan sebuah kasus, sekaligus menyelamatkan putri kesayangan sang tokoh utama.
Baca Juga
-
Otak-atik Skuad Timnas di FIFA Series Tanpa Gelandang Serang: Apa Siasat John Herdman?
-
John Herdman, FIFA Series 2026 dan Lini Tengah Skuat Final yang Tak Lagi Jadi Dapur Pacu Serangan
-
Ironisme Skuat Final FIFA Series 2026: Saat Pemain Paling Menjanjikan Harus Ternafikan
-
Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas
-
Tetapkan Skuat Final, Ini 3 Titik Kelemahan Pasukan Garuda di FIFA Series 2026 Era John Herdman
Artikel Terkait
Ulasan
-
Kebrutalan Era Dinasti Joseon 1506 di Novel A Crane Among Wolves
-
Review Dear X: Senyum Manis Seorang Aktris dengan Sisi Gelap Mematikan
-
Review Novel Kami (Bukan) Fakir Asmara: Tutorial Jadi Badut Hubungan yang Tetap Elegan
-
Ulasan Novel Kerumunan Terakhir, Pudarnya Batas Realitas Kehidupan
-
Surat untuk Masa Mudaku: Film tentang Penerimaan atas Luka Masa Kecil
Terkini
-
Nostalgia Orde Baru: Mengenang Masa Ketika TVRI Jadi Satu-Satunya Jendela Piala Dunia
-
Waspada! 5 Kebiasaan Online Sepele yang Diam-Diam Mengancam Keamanan Data Anda
-
Konten 'Back to Reality' di Media Sosial dan Narasi Kolektif Pasca Lebaran
-
Nonton Tunggu Aku Sukses Nanti: Relatable Sih, tapi Kok Kayak Takut Terlalu Jujur
-
Hijab Takut Berantakan Saat Naik Motor? Ini 3 Helm yang Cocok Dipakai