Ingat komik Doraemon? Pastilah. Ternyata pencipta Doraemon sudah meninggal dunia. Doraemon diciptakan oleh dua mangaka Jepang yaitu Hiroshi Fujimoto (dengan nama pena Fujiko F. Fujio) dan Motoo Abiko ( bernama pena Fujiko A. Fujio). Keduanya berkolaborasi menciptakan komik sebelum akhirnya berpisah. Hiroshi Fujimoto telah meninggal tahun 1996 lalu. Sementara Motoo Abiko (Fujiko A. Fujio meninggal 7 April 2022.
Fujiko A. Fujio mulai berkari ersebagai mangaka dan sukses. Kesuksesan tidak diraih dengan mudah, tapi dilakukan dengan kerja keras dan kerja cerdas. Berikut karya-karya Abiko atau Fujiko A. Fujio.
- Obake no Q-taro, karya ini merupakan karya bersama Abiko dan Fujimoto dengan nama pena Fujiko Fujio. Manga ini terbit pertama kali tahun 1964.
- Doraemon, karya ini juga karya bersama dan terkenal hingga saat ini. Bahkan generasi awal 1990-an sangat menggemari Doraemon. Doraemon diterbitkan pertama kali 1969 dan langsung populer di kalangan anak-anak Jepang.
- Ninja Cilik Hattori, cerita ini juga terkenal di Indonesia yang bercerita tentang ninja cilik. Ninja Hattori terbit pertama kali tahun 1964.
- Kaibutsu-kun, karya ini terbit pertama kali tahun 1964.
- Warau- Salesman atau The Laughing Salesman, terbit pertama kali 1969.
- Manga Michi, manga ini terbit pertama kali tahun 1977.
- Mataro ga Kuru!!, komik ini terbit tahun 1972.
- Puro Gorufa Saru, komik ini terbit tahun 1974.
- Shadow Shokai Henkirou, manga ini tebrit pertama kali tahun 1976.
- Shonen Jidai, komik khas Jepang ini terbit 1978.
- Teresa Tang, diterbitkan 1964 dan sebagai bacaan dewasa.
- Kuroi Salesman, sama dengan Teresa Tang yang diterbitkan tahun 1964 dan difungsikan sebagai bacaan dewasa.
- Tensi no Tama-chan, karya awal dari Fujiko A. Fujio yang terbit tahun 1951.
Selain karya-karya tersebut, Motoo Abiko juga memperoleh penghargaan dari pemerintah Jepang. Beberapa penghargaan itu yaitu Shogakukan Mangan Award untuk karya Old Song dan Tebukura Tecchan tahun 1963, Kawasaki City's Cultural Prize tahun 1981, Shogakukan Mangan Award untuk karya anak-anak tahun 1982, Film Special Meritorious Prize tahun 1989, Golden Gloss Price tahun 1989, dan The First Tezuka Osamu Cultural Prize Grand Prize tahun 1997.
Demikian sejumlah karya dan peghargaan milik Abiko atau Fujiko A. Fujio. Selamat jalan sang legenda.
Baca Juga
Artikel Terkait
Ulasan
-
Review Buku Adaptasi: Menyikapi Fase Perubahan dalam Kehidupan Umat Manusia
-
The Notebook: Makna Kesetiaan dan Cinta yang Terus Dipilih Setiap Hari
-
Film Reminders of Him, tentang Cinta dan Penebusan Dosa yang Menggelora
-
Aksi Penyamaran di Sekolah: Mengikuti Keseruan The Man from Stone Creek
-
Sajak Rindu: Belajar Memaafkan Masa Lalu dari Perspektif Remaja Bugis
Terkini
-
4 Ide OOTD Soft Girly ala Winter aespa untuk Look Feminin Simpel
-
Tak Perlu Antre! Ini 4 Cara Cek Rest Area yang Tidak Padat saat Mudik
-
Ucapan 'Mohon Maaf Lahir dan Batin' saat Idulfitri: Benarkah Selalu Tulus?
-
5 Tips Perawatan Wajah agar Tetap Lembap dan Fresh saat Mudik
-
7 Drama Park Jin Young yang Wajib Ditonton, Still Shining Jadi yang Terbaru