Sudah menjadi sebuah rahasia umum di dunia ini jika seorang ayah akan selalu memberikan yang terbaik untuk putra-putrinya. Tak hanya itu, siapapun ayah yang ada di dunia ini pasti mengingingkan anak yang mereka miliki tumbuh dengan baik dan mendapatkan pencapaian yang lebih baik dari orang tuanya.
Namun, apa jadinya jika ada seorang anak yang sedari kecil dididik oleh lima orang ayah sekaligus? Tak hanya itu, 5 ayah yang mendidiknya tersebut adalah seorang kriminal kelas tinggi dan menjadi buruan para petugas keamanan.
Film Hwayi a Monster Boy merupakan penggambaran dari fenomena tersebut. Hwayi (diperankan oleh Yeo Jin Goo), semula adalah seorang anak yang diculik oleh lima orang pelaku kriminal yang beralih menjadi ayah angkat dan pada akhirnya mendidiknya hingga dewasa.
Sebagai tim kriminal, kelima ayah angkat Hwayi tentu saja memiliki kemampuan yang berbeda-beda satu sama lain. Seperti contoh Seok Tae (diperankan oleh Kim Yun Seok) adalah sosok pemimpin yang dingin namun kharismatik, kemudian ada Ki Tae (diperankan oleh Cho Jin Woong), yang meskipun gagap namun merupakan seorang pengemudi yang ulung, Jin Sung (diperankan oleh Jang Hyun Sung) adalah seorang mastermind dan perencana yang berkelas, Dong Bum (Kim Sung Kyun) yang seorang eksekutor berdarah dingin, dan Bum Soo, seorang spesialis senjata.
Dibawah asuhan kelima ayah tersebut, Hwayi tumbuh menjadi pemuda cakap yang memiliki kemampuan kriminal yang tak kalah dari mereka. Berada dalam lingkungan yang unik, Hwayi yang memasuki masa sekolah menengah justru tak tertarik dengan pelajaran.
Hwayi ternyata lebih tertarik untuk belajar beradaptasi dengan kehidupan normal yang selama ini tak dia dapatkan di lingkungan keluarganya. Terlebih lagi, di sekolah Hwayi bertemu dengan Yoo Kyung (diperankan oleh Nam Ji Hyun), sosok gadis yang mencuri perhatiannya.
Lambat laun, Hwayi yang merasakan kejanggalan dengan kehidupannya, mulai berontak dan tak menurut pada para ayah. Hingga suatu ketika, saat melakukan sebuah aksi bersama dengan para ayah, Hwayi menemukan sebuah rahasia yang ternyata berhubungan dengan masa lalunya. Dari sinilah pada akhirnya identitas asli dari Hwayi terbongkar.
Lalu, apa yang akan dilakukan oleh Hwayi ya? Siapa sebenarnya dia? Dan mengapa dulu para ayah menculiknya? Semua jawabannya ada di film ini ya teman-teman. Jadi, bisa langsung menyaksikannya di layanan streaming kesayangan masing-masing.
Perlu diingat, film ini mengandung unsur kekerasan dan juga adegan seksual secara eksplisit. Jadi, harap berhati-hati saat menonton ya!
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
5 Film Indonesia Terbaru 2022 yang akan Tayang di Bioskop
-
Viral Driver Ojol Ambil Pesanan Makanan Sambil Bawa 2 Anak, Kerja Kerasnya Bikin Salut
-
Ayah Edy Menjawab: 100 Masalah dan Solusi Tentang Parenting
-
Setelah Serial Disclaimer, Jung Ho Yeon Dapatkan Film Hollywood Pertamanya
-
5 Fakta Kiki Fatmala, Melawan Kanker Paru-Paru Stadium Akhir
Ulasan
-
Ketika Jurnalisme Bertemu Konspirasi Kelas Dunia di Buku The Sky is Falling
-
Bukan Cinta Biasa: Pelajaran Hidup tentang 'Tumbuh Bersama' dari Film Shaka Oh Shaka
-
Novel "Nyala yang Tak Pernah Padam": Saat Luka Tidak Membuatmu Menyerah
-
Cahaya Malam dan Romantisme Muara: Menikmati Denyut Kehidupan di Jembatan Siti Nurbaya
-
Kritik Sosial pada Standar Menantu Ideal di Buku Cinta Laki-Laki Biasa
Terkini
-
Flexible Working Hour dan Batas Hidup Pekerja yang Semakin Kabur
-
Dunia Koas yang Mencekam: Mengapa Gudang Merica Jadi Film Horor Paling Ditunggu di 2026?
-
Membaca di Era Digital: Masih Penting atau Mulai Dilupakan?
-
Sinopsis Nameless, Film Action Thriller Jepang yang Dibintangi Jiro Sato
-
Lonceng Terakhir di Ruang Kelas