Pernah terbayang untuk melakukan sebuah perjalanan melintasi waktu dan kembali pada beberapa abad yang lalu serta bertemu dengan tokoh besar yang tercatat manis dalam lembaran buku sejarah? Pasti akan menjadi sebuah pengalaman yang penuh dengan pemebalajaran hidup ya.
Pasalnya, selain karena berbeda zaman, ketika kembali ke abad-abad yang lampau, tentu norma dan sikap orang-orang yang kita temui akan sangat berbeda dengan orang di zaman sekarang.
Namun, apa yang terjadi jika kita tak hanya kembali ke masa lampau, namun juga menjadi pengganti bagi tokoh besar yang namanya harum dalam buku sejarah? Pasti akan benar-benar merasakan sebuah pengalaman nyata seperti yang tertulis dalam buku sejarah yang kita kenal selama ini ya!
Peristiwa tersebut ternyata dialami oleh seorang siswa menengah bernama Saburo (diperankan oleh Shun Oguri), yang secara tiba-tiba saja mengalami peristiwa kembali ke masa lalu, ketika Jepang masih berada di periode Sengoku sekitar tahun 1549.
Sejatinya, Saburo adalah siswa yang pandai dalam bidang olahraga, namun, di sisi lain, dirinya bukanlah siswa yang pandai dalam bidang akademik.
Saburo yang terjebak di masa lalu, semakin kaget ketika bertemu dengan Oda Nobunaga, salah seorang tokoh yang terkenal dalam sejarah negara Jepang. Sekadar informasi, Oda Nobunaga merupakan salah seorang daimyo alias tuan tanah yang termasuk dalam jejeran 3 tokoh penyatu daratan Jepang, selain Toyotomi Hideyoshi dan Tokugawa Ieyasu.
Dalam berbagai buku sejarah, diceritakan bahwa Oda Nobunaga merupakan sosok yang kejam dan berambisi tinggi dalam penyatuan wilayah-wilayah yang ada di kepulauan Jepang.
Namun, berbeda dengan yang ditemui oleh Saburo. Dirinya mendapati bahwa Oda Nobunaga tidaklah semengerikan yang dituliskan oleh buku-buku sejarah. Ada banyak sisi-sisi lain dari Oda Nobunaga yang sejatinya lebih kalem dan juga welas asih yang tak dituliskan dalam buku-buku sejarah yang dikenalnya. Bahkan yang lebih mengagetkan lagi adalah, ternyata Oda Nobunaga sangat mirip dengan Saburo!
Sebuah hal yang sangat tak terduga. Dan karena hal itulah pada akhirnya Oda Nobunaga meminta Saburo untuk berperan sebagai dirinya, dan melanjutkan cita-cita besarnya untuk menaklukkan seluruh daerah yang ada di Jepang.
Menyadari sisi lain dari Oda Nobunaga yang sama sekali tak ada dalam pikirannya, Saburo yang mulai dekat dengan Oda pun menyanggupi hal tersebut. Dengan dibantu oleh para pengawal dan pasukan Oda, Saburo mulai melancarkan kampanye untuk merebut wilayah-wilayah di Jepang yang belum tunduk di bawah panji-panji klan mereka.
Namun disinilah Saburo merasakan betapa beratnya menjadi pemimpin. Hal-hal yang dulu hanya dia pelajari di buku-buku sejarah, dia rasakan secara nyata, mulai dari peperangan, hingga pengkhianatan yang muncul di kalangan orang-orang kepercayaannya.
Nah, bisakah Saburo menyelesaikan misi menggantikan Oda Nobunaga menyatukan wilayah Jepang? Lalu, bagaimana dia bisa kembali ke masa sekarang? Jawabannya ada di film Nobunaga Concerto yang rilis pada tahun 2016 lalu ini ya teman-teman!
Baca Juga
-
Selaku Bapak-Bapak yang Kerap PP Rembang-Tuban, Saya Menaruh Kejengkelan terhadap Hal-Hal Ini!
-
Cerita Bapak-Bapak PP Rembang-Tuban: Mengapa Saya Selalu Mengelus Dada Setiap Melintas di Jalur Ini?
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
-
Jadi Guru Pembimbing Sekaligus Juri adalah Dilema, Ibarat Sudah Kalah Duluan Sebelum Mulai Lomba
-
Emansipasi atau Eksploitasi? Menggugat Seremonial Tahunan untuk Kartini di Bulan April
Artikel Terkait
-
Coba 3 Hal Ini Saat Berkunjung ke Philadelphia, Muslim Town-nya Amerika!
-
5 Bumbu Dasar di Masakan Jepang yang Menambah Kelezatan
-
SM Entertainment Umumkan SMTOWN LIVE 2022: SMCU Express di Tokyo
-
7 Referensi Beasiswa Buatmu yang Ingin Kuliah di Luar Negeri
-
Ulasan Buku "Ikhtisar Sejarah Sastra Indonesia" Karya Ajip Rosidi
Ulasan
-
Eighty Six: Ketika Manusia Dijadikan Mesin Perang oleh Negaranya Sendiri
-
Di Bawah Hujan 1991: Melankolia dalam Novel Goodbye Fairy
-
Full Daging, Menikmati Sensasi Bakso Autentik ala Cak Wawan di Kota Jambi
-
Masjid Baiturrahman, Tempat Melepas Penat di Tengah Kesibukan Kota Semarang
-
Drama China Love Between Lines: Dimulai dari Permainan, Menjadi Perasaan
Terkini
-
Saat Menabung Terasa Mewah: Bisa Bertahan Hidup Saja Sudah Bentuk Prestasi
-
HYBE Luncurkan Label ABD, Siap Debutkan Girl Group Baru dengan Konsep Fresh
-
Sembari Nunggu My Royal Nemesis, Intip 5 Drama Rom-Com Heo Nam Jun Ini!
-
Ironi Tumpukan Sampah Makanan di Negeri yang Kelaparan
-
Nauelle Patisserie, Keajaiban Rasa Premium yang Lahir dari Dapur Rumahan