Hayuning Ratri Hapsari | Kirana Astadewi
Ilustrasi Masjid Baiturrahman (Google Maps/Kukuh Cakra D)
Kirana Astadewi

Berada di sekitar bundaran Simpang Lima, SemarangMasjid Baiturrahman menjadi salah satu masjid yang paling ramai dikunjungi di kota Semarang. Tempatnya yang strategis dan juga nyaman menjadi masjid favorit warga Semarang yang sedang bepergian ke tengah kota, apalagi di sekitar Simpang Lima.

Bangunannya yang modern, tetapi tidak menghilangkan nuansa masjid tradisional menjadi daya tarik Masjid Baiturrahman. Di bagian samping masjidnya terdapat menara masjid. Meskipun penulis belum pernah masuk ke dalamnya, menara tersebut juga menjadi ikon masjid Baiturrahman. Halamannya cukup luas dan berumput. Di tengah halaman juga terdapat air mancur. Di pinggirnya terdapat jejeran bangku yang menghadap ke halaman. Seringkali dijadikan tempat bersantai sebelum atau setelah waktu salat. 

Tempat wudhu dan kamar mandinya pun sangat nyaman, terutama untuk perempuan. Walaupun tempat wudhunya tidak sepenuhnya tertutup, tetapi kamar mandinya sangat aman dan bersih. Sebelum memasuki tempat wudhu, berjejer rak-rak untuk melepas sandal atau sepatu agar tidak berantakan. Di dekat tempat wudhu juga terdapat kolam ikan yang sama sekali tidak menggangu mobilitas jamaah masjid, justru menjadi spot menarik lain tempat tersebut. Terakhir kali penulis pergi ke sana, ada mesin otomatis (vending machine) untuk yang ingin membeli minuman ataupun camilan.

Untuk melaksanakan salat, jamaah perlu naik ke lantai dua dari tempat wudhu. Meskipun begitu jangan khawatir, masjid ini ramah penyandang disabilitas dan orang tua, terutama ketika memasuki waktu salat wajib. Biasanya akan ada penjaga untuk mendampingi jamaah yang akan menggunakan lift. Meskipun demikian, perlu diketahui bahwa lift di masjid Baiturrahman memiliki prioritas karena luas liftnya yang kecil.

Penulis sendiri lebih sering salat di lantai paling atas. Alasannya karena lantai tersebut adalah lantai khusus jemaah perempuan. Jika naiknya dari tempat wudhu, lantai tersebut berada di lantai ketiga. Tempatnya yang adem dan nyaman bikin penulis betah berlama-lama di sana. Selain itu, penulis juga bisa melihat pemandangan sekitar Simpang Lima dari atas. Sering kali ketika penulis mengajak teman penulis yang bukan dari kota besar, mereka sering berdecak kagum melihat city view dari atas sini. Ditambah semilir angin yang membuat Baiturrahman menjadi istirahat tempat favorit di tengah panasnya Kota Semarang. Eits, jangan bersedih hati dulu jika mengunjungi masjid ini ketika malam hari. Pemandangan malam yang dipenuhi gemerlap lampu kota juga tidak kalah indah, kok.

Untuk jamaah atau pengunjung yang ingin mampir ke Masjid Baiturrahman, tidak perlu mengkhawatirkan parkiran. Di dalam masjid ada tempat parkir yang aman, baik untuk motor maupun mobil. Parkir motor ada di samping halaman masjid dan outdoor, jika hujan datang mau tidak mau dapat cuci motor gratis dari alam. Untuk mobil bisa memilih, mau outdoor juga atau masuk ke basement. Penulis belum pernah ke Baiturrahman naik mobil dan parkir di sana jadi penulis kurang bisa menjelaskan bagaimana tempatnya. Namun, penulis cukup yakin parkir mobil di sana aman, sama halnya dengan motor.

Di daerah Simpang Lima banyak sekali pungli dengan modus "Di dalam sudah penuh, parkir di sini saja." Saran yang bisa penulis berikan adalah lihat situasi dan kondisi. Jika saat itu daerah simpang lima tidak ramai sekali, biasanya memang modus. Jika kondisinya begini, lebih baik menerobos masuk saja karena sering kali masih ada tempat yang cukup untuk parkir di dalam dan lebih aman. Tetapi jika memang kondisinya sangat ramai dan padat, bisa jadi Pak Parkir memang jujur di dalam sudah penuh. Jadi percayakan saja pada Pak Parkir dan Tuhan. 

Penulis juga memiliki kesan istimewa dengan masjid tengah kota ini. Setiap kali teman penulis berkunjung ke Kota Semarang, penulis sering mengajak mereka mampir di Masjid Baiturrahman. Entah untuk salat, atau hanya sekadar istirahat sebelum melanjutkan perjalanan berkeliling di Semarang. Terlebih ketika penulis dan teman penulis sedang berada di sekitaran simpang lima, pasti kami selalu mampir ke Baiturrahman. 

Jadi, gimana sobat yoursay? Tertarik mampir ke masjid ini ketika sedang berada di Semarang?

Baca Juga