Membicarakan masa depan, tentu tak akan ada satu orang pun yang bisa mengiranya dengan pasti. Selain masih menjadi sebuah misteri, masa depan merupakan sebuah hal yang sangat sulit ditebak karena berhubungan dengan berbagai elemen yang ada di alam.
Maka, akan menjadi sebuah hal yang sangat tak masuk akal jika ada orang yang mampu memastikan apa yang akan terjadi di masa mendatang.
Namun, sebagian besar para ahli bersepakat bahwa masa depan bumi dan manusia, tak akan lebih baik dari masa yang tengah kita jalani saat ini. Itulah yang diangkat menjadi tema utama dalam film produksi China tahun 2019 lalu berjudul The Wandering Earth.
Secara garis besar, film ini menceritakan tentang upaya umat manusia di bumi untuk tetap bertahan hidup di tengah berbagai kondisi alam yang sudah tak ramah lagi.
Film ini mengambil setting di masa depan, ketika matahari tengah sekarat dan semakin membesar. Bumi yang merupakan planet ketiga, akan segera ditelan oleh sang surya yang menggelembung besar menjadi bintang putih raksasa.
Untuk menyelamatkan peradaban manusia, para ilmuwan menyusun sebuah rencana untuk membawa bumi menjauh dari matahari.
Namun, tentu saja hal tersebut bukan perkara yang mudah. Selain harus menggunakan perhitungan yang cermat dan teliti, rencana tersebut juga pasti membuat umat manusia yang tersisa berada dalam bahaya besar.
Untuk merealisasikan rencana tersebut, bumi yang akan dibawa untuk keluar orbit, dipasangi dengan ribuan pendorong raksasa di berbagai belahan dunia.
Hal ini bertujuan agar bumi memiliki tenaga pendorong agar lepas dari orbit dan mengarungi angkasa raya menuju sebuah bintang yang berjarak 4,5 tahun cahaya.
Tentu saja dalam hitungan manusia, ini akan menjadi sebuah perjalanan yang panjang. Karena, setidaknya, mereka akan membutuhkan sekitar 2.500 tahun perjalanan untuk sampai di tujuan tersebut. Akan tetapi, demi kehidupan umat manusia yang lebih baik, mereka pun pada akhirnya harus menempuh jalan tersebut.
Perjalanan bumi mengarungi angkasa tentu saja bukan sebuah perjalanan yang mudah. Selain harus berhadapan dengan kondisi di dalam bumi yang tak bisa diprediksi, mereka juga harus menghadapi situasi sulit yang datang dari benda-benda luar angkasa lainnya.
Seperti ketika harus melewati Jupiter, mereka harus memutar strategi agar tak terjatuh dalam planet raksasa tersebut. Nah, sudah mulai penasaran dengan film ini? Saksikan selengkapnya di film The Wandering Earth ini ya.
Sama seperti film-film yang mengangkat tema kehancuran masa depan, film ini juga dihiasi dengan drama dalam berbagai adegannya. Namun, dari film ini kita setidaknya akan belajar bahwa, bumi ini sangatlah berharga. Sehingga, perlu untuk kita jaga dan lestarikan agar tak terjadi seperti dalam film ini.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka
-
Piala Dunia 2026: Blunder Popovic Bikin Australia Harus Bertarung Keras Hingga Laga Pamungkas
-
Piala Dunia 2026: Tanpa Bantuan AFC, Kualitas Qatar Hanyalah Sekelas Tim Semenjana Asia
-
Piala Dunia 2026: Kemenangan Argentina dan Hat-trick Lionel Messi yang Tak Seharusnya Terjadi
-
Prancis vs Senegal: Tuntasnya Dendam Kekalahan 24 Tahun yang Sempat Bikin FIFA Ubah Regulasi
Artikel Terkait
-
Ngeri-Ngeri Sedap: Film Komedi Keluarga yang Menyentuh Hati
-
Wabah Omicron Mereda, China Mulai Izinkan Warganya Makan di Restoran
-
Pesawat Luar Angkasa Shenzhou-14 Meluncur ke Luar Angkasa Bawa 3 Astronaut China
-
Keadaan Kacau Terlihat di Sambutan Panggung The Roundup, Ada Lempar Slogan
-
Pesawat Intai Australia Dicegat Jet Tempur China di Atas Laut China Selatan
Ulasan
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Review Jodohku Om-Om: Konflik Tak Seberapa dengan Alur Manis bak Stevia
-
Review The Death of Robin Hood: Saat Sang Legenda Menepi di Pulau Terpencil
-
Apakah Semua Orang Berhak Mendapat Kesempatan Kedua? Menakar Film DOSA
Terkini
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Gaya Bahasa Jakselan di Kampus yang Bikin Logika Bahasa Baku Jadi Korban
-
Influencer Digital Hari Ini: Antara Pengaruh dan Tanggung Jawab