Salah satu aplikasi membaca yang gratis dan mudah diakses adalah aplikasi Cabaca. Ada banyak sekali cerita seru dan menarik yang bisa kita baca melalui aplikasi yang satu ini.
Salah satu cerita yang menarik dengan tema dunia perkuliahan adalah As Much As I Love You karya Wulan Kenanga. Penasaran dengan ceritanya? Simak dulu identitas cerita berikut ini.
Judul Cerita: As Much As I Love You
Penulis: Wulan Kenanga
Jumlah Bab: 21 Bab + Epilog
Quotes Favorit:
"Tapi, bukanlah cinta tak melihat siapa dan apa yang lebih pantas? Ia tumbuh dengan sendirinya, tanpa melihat siapa dan apa dia. Cinta ada bukan karena kita sengaja untuk jatuh. Cinta ada karena ia memang ada. Sesederhana itu." -Bil.
Ulasan Lengkap:
Terjebak cinta segitiga? Bil, seorang mahasiswi harus berurusan dengan permasalahan hati di antara dua orang lelaki. Ero dan Noe. Ero adalah tetangga sekaligus sahabat baik Bil, sedangkan Noe adalah senior Bil di kampus yang terkenal senang mempermainkan wanita, tipe-tipe badboy yang punya banyak penggemar.
Menurutku, sikap Bil sangat tidak memiliki pendirian. Ia tidak bisa memutuskan dengan tegas, dan membiarkan berbagai hal terjadi berlarut-larut. Sampai akhirnya, keadaan bertambah runyam dan parah. Di satu sisi, ia sudah menerima Ero sebagai kekasihnya, padahal di sisi lain ia sadar bahwa ia juga mencintai Noe. Di titik ini, jujur aku kasihan dengan Ero.
Mungkin, bagiku penggambaran sikap dari masing-masing tokoh masih kurang 'nendang'. Belum terlalu kuat, jadi kurang memberi kesan tertentu.
Ada beberapa kata atau kalimat yang kurang sesuai dengan PUEBI, agak sedikit mengganggu, tapi tidak terlalu menjadi masalah, ceritanya masih bisa dinikmati. Perubahan perilaku setiap tokoh terasa terlalu dipaksakan, jadi menurutku pribadi, masih ada banyak hal yang sebenarnya bisa dikupas lebih dalam lagi dari cerita ini.
Pesan Moral:
Namun, seperti cerita lainnya, pasti ada beberapa hal yang bisa kita ambil sebagai pesan moral. Melalui cerita ini, aku menangkap pesan bahwa setiap manusia pasti pernah salah. Kita justru bisa bertumbuh dan belajar dari kesalahan itu.
Pesan lain yang bisa kuambil adalah, kita harus bisa menentukan sikap dengan tegas, jangan sampai keadaan semakin keruh hanya karena kita bersikap plin-plan.
Baca Juga
-
Ulasan Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 5: Masalah Baru Datang, Nyonya Beniko Kelabakan!
-
4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!
-
Mengenang Keigo Higashino, 5 Film Adapatasi Ini Suguhkan Premis Unik
-
Putuskan Hengkang dari JYP Entertainment, Jeongyeon: TWICE Pusat Hidup Saya
-
Realita Pejalan Kaki: Fasilitas Tak Mumpuni hingga Stigma Miring Orang Lain
Artikel Terkait
-
Dibanjiri Komentar Negatif, Arya Saloka Bakal Adu Akting Dengan Dian Sastro
-
Ulasan Mencari Jalan ke Hati Bunda: Sayangi Ibu hingga Akhir Waktu
-
Lewat Film Terbaru, Prilly Latuconsina dan Junior Roberts Bakal Wujudkan Mimpi Anak Indonesia
-
4 Risiko Tak Ungkapkan Rasa Cinta pada Orang yang Kamu Suka
-
Pria Ini Merasa Tidak Menarik Gara-Gara Istrinya Memilih Pisah Ranjang setelah Menikah
Ulasan
-
Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Film Na Willa dan Masa Ketika Masalah Terbesar Hanya Tak Bisa Bermain
Terkini
-
Kesaksian Warga Nagekeo Saat Gempa M 7 Guncang NTT: Kami Lari Bawa Lansia dan Tinggalkan Rumah
-
Ilusi Kenaikan Gaji: Kenapa Hidup Justru Terasa Makin Pas-pasan?
-
Keberhasilan Transformasi Desa Kemiren bersama Kang Edai dan Astra
-
Sinopsis Coyote vs. Acme, Debut dengan Skor Tinggi dan Tuai Pujian Kritikus
-
Jelang HUT RI: Flare Latihan TNI AU Nyasar ke Mobil Warga, Ini Respon TNI