Dalam serial Anime Naruto, ada salah satu karakter yang merupakan tokoh sampingan yang menarik perhatian banyak penonton. Uchiha Itachi, seorang ninja sekaligus Kakak dari Uchiha Sasuke yang merupakan tokoh utama. Meski bukan tokoh utama, tapi dia berhasil membuat penonton takjub dan mendapatkan banyak penggemar. Itu dikarenakan sosok yang dia miliki sangat berwibawa dan memiliki kharisma yang bagus.
Kewibawaanya yang ditunjukkan dalam Anime Naruto memberikan kita pelajaran berharga dalam hidup yang bisa kita teladani. Oleh karena itu, bagi penggemar Anime Naruto, karakter satu ini termasuk tokoh yang paling diingat dan dijadikan panutan dalam hidup mereka.
Berikut 3 pelajaran berharga dalam hidup yang bisa kita ambil dari Uchiha Itachi.
1. Selalu berambisi untuk mendalami ilmu baru
Sejak kecil, Itachi diberkati kecerdasan alami yang membuatnya dikagumi di akademi ninja. Kecerdasan dia terbentuk karena ambisinya yang sangat tinggi dalam setiap mempelajari ilmu pengetahuan baru. Bahkan pada saat umurnya beranjak menuju remaja, dia sudah diangkat menjadi kapten tim ninja elite di Desa Konoha. Pelajaran yang bisa diambil adalah pentingnya literasi untuk kita tingkatkan. Sifat teladan yang satu ini mengajak kita untuk memahami betapa pentingnya literasi untuk meningkatkan kapasitas keilmuan kita.
2. Rela dibenci demi melindungi orang tersayang
Sifat alami Itachi yang membuat penggemar kerap "baper" saat menonton adalah dia rela dibenci semua orang termasuk adiknya sendiri demi melindungi mereka. Dalam serial Anime Naruto, Itachi pernah dihadapkan pilihan sangat berat di mana dia harus memutuskan untuk memihak klannya sendiri atau Desa Konoha pada saat itu. Umumnya, orang akan lebih memilih berpihak kepada klannya sendiri. Namun, tidak untuk Itachi, dia lebih memilih berpihak pada desa karena klannya ingin melakukan kudeta terhadap desa.
Parahnya, dia sampai membantai seluruh klannya untuk mencegah kudeta yang akan dilakukan klannya. Tujuannya hanya satu, melindungi Desa Konoha dan adiknya sendiri karena adiknya sudah didoktrin untuk melakukan kudeta. Sayangnya, warga desa tidak ada yang tahu tentang itu sehingga mereka menilai perbuatan Itachi tersebut sangat salah dan tidak pantas dicap sebagai ninja.
Jika dihubungkan ke kehidupan kita, teladan yang bisa diambil adalah harus rela mengambil risiko terburuk demi menjaga sesuatu yang berharga untuk keberlangsungan hidup masyarakat luas. Meskipun harus menentang keluarga sendiri, kita harus tetap melakukannya karena keluarga sendiri bisa merusak keberlangsungan hidup masyarakat luas.
3. Bersikap keras untuk mengembangkan kekuatan adiknya
Itachi juga dikenal keras dalam memperlakukan adiknya. Dia bergabung organisasi kriminal untuk mengawasi dan melindungi desa beserta adiknya dengan berpura-puran menjadi jahat. Di dalam Anime Naruto, Itachi sering diperlihatkan bertarung dengan adiknya, Uchiha Sasuke. Itachi bertarung dengan serius dan seolah-olah ingin membunuh adiknya dengan tujuan untuk merangsang kekuatan adiknya.
Tidak tanggung-tanggung, dia juga kerap sengaja mencederai mental adiknya hingga adiknya membencinya. Namun, itu dilakukannya untuk mengembangkan kekuatan adiknya yang belum bangkit. Sebab, dengan cara seperti itulah kekuatan adiknya bisa keluar dengan luar biasa.
Poin yang harus kita ambil adalah kita harus bersikap keras untuk melatih seseorang yang kita sayang agar orang itu bisa menjaga dirinya sendiri. Cara keras akan efektif untuk merangsang keterampilan seseorang untuk ditingkatkan lebih drastis.
itulah 3 pelajaran berharga yang pantas diteladani dan kita ambil hikmahnya untuk mengintropeksi diri kita sendiri. Ambil poin pentingnya, karena itulah yang akan bisa meningkatkan kualitas dari diri kita. Semoga bermanfaat.
Baca Juga
-
Selamat Datang di Era Attention Economy: Ketika Kebenaran Kalah Penting dari Sensasi Viral
-
Childfree hingga Kabur Aja Dulu: Pelarian Anak Muda atau Bentuk Protes terhadap Realitas?
-
Ancaman 'Inflasi Kepintaran' di Era AI: Masihkah Kita Belajar untuk Berpikir?
-
Kenaikan Dana Riset 2026: Mahasiswa Siap Disibukkan Dengan Inovasi Nyata?
-
Deepfake dan Manipulasi Emosi: Ketika AI Memegang Kendali Realita dan Ilusi
Artikel Terkait
-
Anime Lovers! Rekomendasi Anime Shoujo Terbaik yang Wajib Ditonton
-
8 Selebriti Dunia Ini Suka Anime, Siapa Saja?
-
UPDATE Tanggal Rilis Ao Ashi Episode 19 Sub Indo yang Sempat Ditunda
-
5 Anime yang Populer Tahun 90-an, Menontonnya Bikin Nostalgia
-
5 Anime Kuliner tentang Makna Kehidupan di Balik Sedapnya Makanan
Ulasan
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya
-
Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam
-
How to Make Millions Before Grandma Dies: Ketika Warisan Bukan Lagi Tujuan Utama
-
Ulasan Perumahan Laddaland: Sajian Horor Spesial Awi Suryadi yang Kelam!
Terkini
-
ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop Tipis yang Mengubah AI Menjadi Teman Bisnis
-
Arsip Angin dan Janji yang Tertunda
-
Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK
-
Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang