Suara Community Institute (SCI) merupakan suatu kegiatan yang mewadahi anak muda dalam belajar Digital Journalism, Creative Thinking, Video Content Creation, dan Social Media yang tentunya diarahkan oleh mereka yang berpengalaman di bidangnya. Kegiatan SCI batch 2 ini diadakan di UPN Veteran Yogyakarta pada hari Sabtu dan Minggu, 6-7 Agustus 2022.
Dibuatnya program SCI ini adalah untuk memperluas jaringan komunitas yang biasanya diadakan secara online. Pada bulan Januari 2022, SCI mengadakan pelatihan batch 1 yang secara offline untuk memperluas jaringan komunitas secara langsung (non-luring). Disisi lain program ini ingin memberikan wadah serta gambaran kepada mahasiswa mengenai dunia jurnalistik dan implementasinya dalam kehidupan secara langsung.
Pemilihan topic pada SCI batch dua mengalami sedikit perubahan dibandingkan dengan batch 1 yaitu pada pelatihan social media dan creative thinking. Hal ini karena team Suara.com dan Yoursay_id merasa bahwa saat ini social media merupakan platform yang sedang naik daun dan banyak digunakan oleh masyarakat. Creative thinking sendiri membantu mahasiswa untuk memperdalam keahlian dalam proses berfikir yang efektif dan efisien.
“Sosmed saat ini kan lagi naik daun, apalagi TikTok sama Instagram. Kita merasa bahwa kita harus mensosialisasikan ke kalian mengenai potensi dari platform tersebut. Hal itu juga merupakan implementasi langsung dari creative thinking itu tadi.” Ujar Adelaide selaku ketua panitia SCI batch 2 (06/08/22)
Kegiatan SCI batch 2 ini juga memberikan insight dan pemahaman mengenai dunia jurnalistik yang terkadang kental dengan clickbait dan berita yang tidak sesuai fakta. “Untuk SCI sendiri para reporternya sudah disediakan pelatihan mengenai cek fakta. Bagi temen – temen yang kedepannya bakal bergabung bersama kami juga pasti di ikut sertakan untuk cek fakta.” Ujar Danny selaku Plt Kabiro Suara Jogja (06/08/22).
Suara.com juga termasuk kepadan media yang terverifikasi Internasional Check Tracking yang mana keabsahan dari isi berita bisa di pertanggung jawabkan. Walaupun memang harus menggunakan judul yang sedikit clickbait, Suara.com mengajarkan para mahasiswa mengenai bagaimana mengatasi hal tersebut. Hal ini dilakukan dengan menaruh diksi yang bermakna netral pada judul dan menambahkan disclaimer di bagian tubuh berita. Selain itu melakukan check ulang terhadap narasumber dan melakukan update berita terbaru jika terdapat perubahan.
Hasil yang ingin di capai dalam kegiatan pelatihan ini memiliki harapan bahwa mahasiswa yang mengikuti pelatihan dapat mengenal secara lebih jelas tentang implementasi kerja khususnya di bidang media dan komunikasi. Disisi lain, para alumni SCI diharapkan dapat membantu dan berkontribusi langsung untuk kegiatan SCI berikutnya.
Adapun waktu yang digunakan dalam melakukan persiapan SCI batch 2 ini terbilang singkat dibanding dengan batch 1 yaitu hanya satu bulan. UPN Veteran Yogyakarta sendiri dipilih menjadi tempat diberlangsungkan nya kegiatan ini karena Suara.com memiliki jalinan kerjasama dalam jangka panjang.
SCI batch 2 ini dirasa sukses menarik public yang lebih banyak. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan peserta yang terjadi dibandingkan dengan SCI batch pertama. “SCI 2 ini jelas lebih rame ya, soalnya kenaikan peserta nya juga cukup tinggi. Aku sebagai alumni SCI 1 ngerasa bangga banget sih ngeliat kesukesan program ini.” Ujar Hayyu (06/08/22)
Baca Juga
Artikel Terkait
Ulasan
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Leave No One Behind Membawa Napas Baru Lewat Aksi Bertema Perdagangan Orang
-
Samakdo: Film Horor Korea Selatan Terbaik dengan Misteri Sekte yang Sesat!
-
Stalactite & Stalagmite: Kisah Dua Batu Menyaksikan Kepunahan Dinosaurus, Berakhir Mengharukan
Terkini
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
The Boy in the Striped Pajamas: Kisah Persahabatan Anak-anak di Tengah Kelamnya Perang Dunia II
-
Juminten Edan Nantang Rumus Lama Horor Indonesia yang Bergantung pada Gore
-
Ketika Tumpukan Kardus Paket Menjadi Jejak Perilaku Konsumsi Gen Z
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup