Kulit merupakan salah satu organ tubuh yang paling besar yang melingkupi hampir seluruh permukaan tubuh manusia. Kulit dapat digambarkan sebagai selimut yang menyelubungi hampir semua permukaan tubuh serta memiliki fungsi utama sebagai perlindungan dari berbagai macam gangguan serta rangsangan dari luar yang merugikan organ di bawahnya.
Luas kulit manusia sendiri rata-rata 2 meter persegi, dengan berat mencapai 10 kg jika dihitung dengan total lemak. Kulit memiliki dua lapisan utama yaitu lapisan epidermis di bagian paling luar serta lapisan dermis yang ada di bawahnya.
Berikut ini adalah beberapa fungsi biologik kulit dikutip dari buku yang berjudul Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik karya Retno Iswari Tranggono dan Fatma Latifah terbitan Gramedia Pustaka Utama. Yuk disimak!
1. Berfungsi sebagai proteksi atau pelindung
Letaknya yang paling luar membuat kulit menjadi pelindung utama tubuh dari berbagai trauma mekanik dengan adanya serabut elastis serta jaringan lemak subkutan.
Lapisan tanduk dan mantel lemak kulit juga berperan dalam menjaga kadar air agar tetap stabil. Matel asam yang terdapat pada kulit juga berfungsi untuk mencegah pertumbuhan bakteri di permukaan kulit.
2. Berfungsi sebagai termoregulasi
Termoregulasi adalah mekanisme mempertahankan suhu tubuh. Kulit dapat berfungsi sebagai termoregulasi dengan mengatur temperatur tubuh selama mekanisme dilatasi serta konstriksi pembuluh kapiler dan melalui perspirasi.
Kulit akan menyesuaikan kondisi tubuh, saat temperatur badan turun, akan terjadi vaskonstriksi, sedangkan ketika temperatur tubuh meningkat, akan terjadi vasodilatasi.
3. Berfungsi sebagai indera peraba
Kulit juga termasuk ke dalam salah satu indera. Kulit bertanggung jawab terhadap rangsangan dari luar berupa suhu, tekanan, tekstur, rasa nyeri, melalui beberapa reseptor. Rangsangan yang berasal dari luar akan diterima oleh reseptor dan selanjutnya akan diinterpretasikan oleh korteks serebri.
4. Berfungsi sebagai pengabsorbsi
Bahan-bahan yang berfungsi sebagai kosmetik biasanya mengalami mekanisme absorbsi atau penyerapan ke dalam lapisan epidermis kulit untuk dapat memberikan efek. Beberapa bahan dapat masuk atau diabsorbsi melalui dua mekanisme yaitu jalur epidermis serta jalur kelenjar sebasea.
Itulah empat fungsi utama kulit bagi tubuh manusia. Selain empat fungsi di atas, terkadang kulit juga dapat berfungsi untuk menggambarkan keadaan emosional seseorang, seperti memerah ketika sedang marah dan pucat ketika sedang sakit. Kesehatan kulit harus kita jaga dengan baik agar fungsinya dapat berjalan dengan baik.
Baca Juga
-
Bosan Parfum Cepat Hilang? Ini 5 Rekomendasinya yang Tahan 24 Jam
-
Bye Minyak Berlebih! 5 Rekomendasi Micellar Water Bikin Muka Matte Seharian
-
5 Sepatu Bola Terbaik 2026: Harga Mulai 100 Ribuan, Kualitas Nggak Main-Main
-
Membongkar Perempuan di Titik Nol: Kisah Nyata yang Lebih Ngilu dari Fiksi
-
Laptop Berat dan Susah Dibawa? Ini 5 Rekomendasi Paling Tipis dan Ringan!
Artikel Terkait
-
Kulit Wajah dan Tubuh Rawat dengan Wortel, Ketahui 12 Manfaatnya
-
Kulit Putih Alami, Coba Kosumsi 7 Sayuran Ini
-
Pernah Alami Tumit Kaki Pecah-pecah, Buah Ini Disarankan untuk Dikonsumsi
-
Usai Berkeringat dan Olahraga, Bolehkah Langsung Mandi? Ini Penjelasan Dokter
-
6 Cara Menggunakan Masker Kopi agar Kulit Tampak Lebih Bercahaya
Ulasan
-
The Bodyguard From Beijing: Film Jet Li yang Bikin Masa Kecil Kita Berdebar-debar
-
Ulasan The Auditors, Kisah Seru Tim Audit yang Bekerja Layaknya Detektif
-
Ulasan Film Jangan Buang Ibu: Ego Anak, Penyesalan, dan Air Mata di Panti Jompo
-
Hospitality: Seni Memanusiakan Pelanggan di Tengah Persaingan Bisnis
-
Ketika Darah Rakyat Mengakhiri Takhta: Sumatera dalam Kacamata Anthony Reid
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Cetak Rekor, Erling Haaland Kian dekat Raih Gelar Topskor
-
Prediksi Curacao vs Pantai Gading: Misi Panas Kedua Tim di Philadelphia
-
Analisis Taktik Ekuador vs Jerman: Die Mannschaft Jaga Mental Juara
-
5 Serial Netflix Terbaik 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan
-
Turki vs Amerika Serikat: Ujian Mental di Akhir Fase Grup Piala Dunia 2026